Selasa, 31 Juli 2018

Kelas Siswa: Mapel Quran Hadist Bab I Kuperindah Bacaan Al-Quran dengan Tajwid (Hukum Bacaan Mad ‘Iwadh, Mad Layyin dan Mad ‘Aridh Lissukun)

GURUMUDA.WEB.ID - Membaca al-Quran dengan benar dan fasih menjadi kewajiban bagi setiap umat Islam. 



Tahukah kalian, panjang atau pendeknya bacaan dalam membaca al-Quran dapat mempengaruhi arti/ makna ayat-ayat al-Quran? 

Oleh karena itu, dalam membaca al-Quran kalian harus berhati-hati agar tidak terjadi kesalahan bacaan. Membaca al-Quran dengan benar juga akan menambah kesempurnaan kalian dalam beribadah kepada Allah Swt. 

Dan untuk bisa membaca al-Quran dengan benar, kalian harus memahami ilmu tajwid. 
Maka, berikut ini kita akan mempelajari materi hukum bacaan mad; mad ‘Iwadh, mad Layyin, dan ‘aridh lis-sukun.

1. HUKUM MAD 'IWADH


Secara bahasa mad artinya panjang, dan ‘Iwadh berarti pengganti. Sedangkan menurut istilah, mad ‘Iwadh adalah mad yang terjadi apabila ada fathatain yang berada di akhir ayat atau tanda waqaf. 


Bacaan mad di sini menggantikan bunyi fathatain. Cara membacanya dipanjangkan dua harakat atau satu alif. Contoh hukum bacaan mad ‘Iwadh terdapat pada surah al-Kahfi [18] ayat 110. Perhatikan lafal yang berwarna merah.


قُلْ إِنَّمَآ أَنَا۠ بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَىٰٓ إِلَىَّ أَنَّمَآ إِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَٰحِدٌ ۖ فَمَن كَانَ يَرْجُوا۟ لِقَآءَ رَبِّهِۦ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَٰلِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِۦٓ أَحَدًۢا

Khusus fathatain yang berada pada huruf  ta marbutah (ة)  tidak di baca mad, karena huruf tersebut jika diwaqafkan berubah bunyi menjadi huruf ha
(ه).

Contoh ini terdapat pada surah Ali Imran [3] ayat 8. Perhatikan lafal yang berwarna merah berikut ini.



رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِن لَّدُنكَ رَحْمَةً ۚ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْوَهَّابُ

2. HUKUM MAD LAYYIN


Menurut bahasa mad berarti panjang, dan Layyin artinya lunak. 


Sedangkan menurut istilah Mad Layyin adalah mad yang terjadi apabila ada wau sukun atau ya sukun yang didahului huruf berharakat fathah dan setelahnya berupa huruf hidup yang dibaca waqaf. 

Cara membacanya boleh dipanjangkan sebanyak dua, empat, atau enam harakat. Contoh mad Layyin terdapat pada surah Quraisy [106] ayat 1-2, surah Ali ‘Imran [3] ayat 26. Perhatikan lafal yang berwarna merah.

Surat Quraisy Ayat 1 & 2


لِإِيلَافِ قُرَيْشٍ
إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِ

Surat Ali 'Imran Ayat 26:
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ


3. MAD 'ARIDH LISSUKUN

Secara bahasa, mad artinya panjang, ‘aridh berarti baru/ tiba-tiba ada dan sukun artinya mati. 

Menurut istilah, Mad 'Aridh Lissukun adalah mad yang terjadi apabila ada huruf mad (wau, alif, atau ya) yang berada di akhir ayat atau tanda waqaf. Cara membaca mad ‘aridh lissukun ada tiga macam:
  • boleh dibaca dua harakat (qashr), 
  • empat harakat (tawassuth), 
  • atau enam harakat (thul). 
Tetapi yang paling utama dibaca dengan panjang bacaan enam harakat

Contoh bacaan mad ‘aridh lissukun terdapat pada surah al-Ma’un [107] ayat 1; surah Yasin [36] ayat 9; az-Zumar [39] ayat 20. Perhatikan lafal yang berwarna merah.

Untuk menguji bacaan kalian, bukalah al-Quran surah al-Waqiah, kemudian tuliskan bacaan mad ‘Iwadh dan bacaan mad ‘aridh lissukun, lalu bacalah dihadapan orang tua atau teman kalian. Jika kalian melaksanakan dengan sungguh-sungguh maka wawasan dan pemahaman kalian tentang “hukum bacaan mad ‘Iwadh dan Mad ‘aridh Lissukun” akan semakin luas. 


Kemudian, bacalah secara perlahan dan tartil. Apabila kamu selalu berlatih dengan baik, maka bacaan tartilmu akan semakin meningkat, dan insya Allah nilai ibadahmu di hadapan Allah akan bertambah sempurna.

Rangkuman Bab ke-1 Pelajaran Qur'an Hadist Kelas 8:

  1. Menurut istilah mad ‘Iwadh adalah mad yang terjadi apabila ada fathatain yang berada di akhir ayat atau ada tanda waqaf. Bacaan mad di sini menggantikan bunyi fathatain.
  2. Panjang bacaan mad ‘Iwadh adalah dua harakat atau satu alif.
  3. Mad Layyin adalah mad yang terjadi apabila ada wau sukun atau ya sukun didahului dengan huruf berharakat fathah dan sesudahnya berupa huruf hidup.
  4. Panjang bacaan mad Layyin dua, empat, atau enam harakat.
  5. Mad ‘aridh lissukun adalah mad yang terjadi apabila ada huruf mad (wau, alif, atau ya) yang berada di akhir ayat atau pada tanda waqaf.
  6. Panjang bacaan mad ‘aridh lissukun adalah dua, empat, atau enam harakat.

Sekarang saatnya kalian berlatih!!!

  1. Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka ia akan mendapat kebaikan. Dan tiap kebaikan mempunyai pahala sepuluh kali lipat”. Pahala kebajikan apakah yang dimaksud dalam Hadis tersebut?
  2. Adakah perbedaan pahala bagi orang yang membaca al-Quran secara tartil dengan yang tidak tartil?
***
Silakan Lanjutkan ke Materi Pelajaran Qur'an Hadist kelas 8, Bab II.
Read More

Senin, 23 Juli 2018

Kemedikbud Minta Stop PR, Ini Reaksi Orangtua MI IQRO

GURUMUDA.WEB.ID - Beberapa hari yang lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy meminta kepada seluruh guru di Indonesia untuk tidak lagi memberikan pekerjaan rumah alias PR pada siswa.

sumber foto: bangsaonline.com

Mengetahui informasi distopnya pekerjaan rumah untuk siswa, ditanggapi sejumlah orang tua Madrasah Ibtidaiyah (MI IQRO).

Dari sebagian komentar orang tua, sebagian besar tidak setuju dengan keputusan Pak Menteri.


Indra Yanti, menulis:
"tidak setuju pak, karena anak saya klo ga ada pr ga buka buku paling beresin buat bt pelajaran besok hehe...."

MPyanii ForseBa, pun menulis:
"Tidak setuju sama sekali 😂 "

Kania Rachmisari, menambhkan:
"jelas tidak setuju.....pr bikin ortu ma guru jadi ada komunikasi. .....refresh otak ortu juga kalo anak bertanya yg ga ngerti. ....pr juga mempererat silaturahmi sesama ortu murid ....(silih simbeuh informasi).....lanjutkan pa Alan Muhtar.......hehe"

Supaya tidak gagal paham, bagaimana kebijakan dari pemerintah untuk masalah PR ini?

Menurut menteri Muhajir, PR itu sejatinya sejatinya memang jangan dibebankan lagi ke siswa. Jadi sekolah-sekolah mengembangkan cara-cara belajar yang tuntas.

Ada 3 fungsi Pekerjaan rumah (PR):
1.    Pengayaan
2.    Penguatan
3.    Pengulangan

Terutama untuk hal-hal yang sifatnya praktis. Jika di sekolah tidak cukup, maka bisa dilanjutkan di rumah.

Sesuai dengan anjuran Pak Presiden Joko Widodo, PR bisa digantikan dengan kegiatan di rumah dengan cara siswa harus membantu orang tua, menjenguk temannya yang sakit.  Intinya, PR jangan dikaitkan dengan mata pelajaran, dan sebaiknya dituntaskan di sekolah.

Kalau belum tuntas, maka sebaiknya harus sesuai dengan 3 fungsi PR di atas.


Reaksi diberhentikannya PR sekolah, tidak hanya orang tua yang memberikan tanggapan. Siswa MTs IQRO pun menanggapi yang berbeda.

Anaya, misalnya. Siswi kelas IX ini menanggapi distopnya PR sekolah terlihat sangat sumringah. Apalagi dibelakukannya fullday school. Itu artinya ia lebih lama di sekolah, dan menurutnya:
"Enak, Pak. Libur jadi 2 hari sabtu dan minggu. Jadi bisa lebih lama kumpul bareng keluarga."
Read More

Sabtu, 21 Juli 2018

7 Contoh Pohon Geulis Gerakan Literasi Sekolah

GURUMUDA.WEB.ID - Kata Pohon “Geulis” diambil dari kependekan Gerakan Literasi Sekolah. Tujuannya adalah menggambarkan berseminya kegiatan dunia baca tulis di sekolah. 

Geulis juga diartikan cantik. Tak lain adalah kegiatan literasi di sekolah diharapkan benar-benar menjadi daya minat siswa pada kegiatan membaca dan menulis di sekolah.

Untuk membuat pohon geulis itu sangatlah mudah, biasanya sejumlah ranting yang menjulang ke berbagai arah. Sementara daun-daun diberi identitas buku apa saja yang sudah dibaca, dan diberi resume. 

Kali ini, Guru Muda akan berbagi desain/gambar pohon geulis yang bisa dijadikan referensi untuk membantu Gerakan Literasi Sekolah.

Berikut 7 Contoh Pohon Geulis Gerakan Literasi Sekolah:



>> Baca Juga
GERAKAN LITERASI SEKOLAH: Menumbuhkan Budaya Literasi di Sekolah
Literasi Digital Club (LDC) sebagai Ekskul Unggulan Tambahan
Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Office Word. Berikut Contoh Desain Uniknya










Semoga dengan 7 contoh pohon geulis ini bisa menambah minat baca guru dan siswa di sekolah. (RYF)

Read More

Jumat, 20 April 2018

Biru Bersholawat

GURUMUDA.WEB.ID - Bulan Rajab yang agung dijadikan moment spesial bagi muslim di seantero negeri, termasuk di Kampung Biru, Karangpawitan, Garut. Tepat di lokasi Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Kampung Biru, saya dan rekan-rekan dari Ikatan Hadorh Marawis Garut (IHMAGA) ikut memeriahkan dengan acara istimewa ini.

Baca Juga artikel menarik lainnya:


Mengajak masyarakat kampung Biru bersholawat, melantunkan, memuji Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam dengan diiringi grup Hadroh dan Terbang Tsamrotul Fuadi yang berkolaborasi dengan Santri Nurul Hikmah.

Menjadi bagian dari mulia ini adalah suatu kebahagiaan bagi saya khususnya.

Ya. Bagaimana tidak, mereka tampak terhibur, terpancar kegembiraan manakala saya lantunkan sholawat yang berjudul Ya Asyiqol Musthofa (Wahai Perindu Nabi Terpilih). Mereka asyik masyuk khidmah mengikuti apa yang saya lantunkan.


Dari anak-anak sampai para tetua tampak hadir di acara mulia itu. Alhamdulillah.
Read More

Senin, 02 April 2018

Lomba Guru Blogger: Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian

GURUMUDA.WEB.ID - Perkembangan teknologi dan komunikasi memberikan tantangan dalam pendidikan anak di zaman sekarang. Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memiliki peran penting dalam pendidikan anak. Hal ini didukung oleh Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.30 tahun 2017 tentang Pelibatan keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan.

Jangan lewatkan artikel Guru Muda lainnya:


Media digital menjadi salah satu sarana penyebarluasan informasi yang berkembang pada saat ini.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyelenggarakan lomba blog untuk periode bulan Maret - Agustus 2018. Lomba Blog Pendidikan Keluarga ini akan digelar dalam rangka sosialisasi dan  juga edukasi tentang pelibatan keluarga dalam menyelenggarakan pendidikan di masa kini.

Sebagai akibat dari perkembangan teknologi yang sangat cepat, anak-anak sekarang sangat rentan terdampak oleh keberadaan gawai yang merupakan produk perkembangan teknologi mutakhir.

Sebagai akibatnya, banyak anak yang sekarang tidak bisa lepas dari gawai, bahkan tidak sedikit yang kecanduan gawai.

Teknologi telepon genggam banyak melahirkan efisiensi dan banyak kemudahan dalam bentuk aplikasi, akan tetapi tidak sedikit pula efek negatif yang berakibat terhadap pendidikan anak.

Lomba Blog ini mengangkat tema: "Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian", yang akan mengajak guru blogger yang memiliki minat dalam pendidikan keluarga, untuk membuat tulisan sesuai dengan tema tersebut.

Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemendikbud 2018 Berhadiah Total 46 Juta Rupiah
DEADLINE: 14 Agustus 2018

Dalam rangka sosialisasi dan edukasi tentang pelibatan keluarga dalam menyelenggarakan pendidikan di masa kini, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Ditjen PAUD dan Diknas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Lomba Blog.

Tema: "Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian" 

Ketentuan Lomba Blog:


  1. Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI).
  2. Setiap peserta wajib menulis artikel dengan tema: "Pelibatan Keluarga pada Penyelenggaraan Pendidikan di Era Kekinian" di blog masing-masing.
  3. Blog yang dilombakan harus mencantumkan tanda pagar (hashtag) #sahabatkeluarga di akhir tulisan.
  4. Menyertakan minimal 1 (satu) judul berikut hyperlink/tautan dari laman sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id sebagai bagian tulisan dan/atau refereensi tulisan.
  5. Peserta dapat mengikutkan lebih dari satu tulisan.
  6. Tidak adapostingan/konten blog yang menyinggung Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA), serta mengandung unsur pornogrfi, dan/atau konten ilegal lainnya.
  7. Blog yang dilombakan dipublikasikan antara tanggal 1 Maret 2018 - 14 Agustus 2018.
  8. Keputusan juri akan bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Mekanisme Lomba:

Prosedur seleksi diatur sebagai berikut:


  1. Karya tulis yang sudah dipublikasikan di blog milik sendiri selama periode 1 Maret 2018 sampai 14 Agustus 2018.
  2. Karya tulis diterima Panitia paling lambat tanggal 14 Agustus 2018.
  3. Peserta mengirimkan tulisan yang telah dimuat di blog melalui alamat surat elektronik ke: lombablog.keluarga@kemdikbud.go.id dengan melampirkan: 

a. Print screen tulisan yang ada di blog.
b. Link blog yang memuat tulisan tersebut.
c. Identitas pengirim yang terdiri atas nama sesuai KTP, alamat, surat elektronik /email, dan nomor telepon yang dapat dihubungi.
d. Salinan /scan kartu identitas (KTP/SIM) yang terbaca dengan jelas.

4. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 8 September 2018 dan dapat dilihat melalui laman sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id.
5. Hadiah akan diberikan pada kegiatan Apresiasi Pendidikan Keluarga pada bulan Oktober 2018.

HADIAH:

Total hadiah adalah Rp.46.000.000,-


Pemenang I : Rp.7.000.000,- + Trophy + Sertifikat
Pemenang II : Rp.6.000.000,- + Trophy + Sertifikat
Pemenang III : Rp.5.000.000,- + Trophy + Sertifikat
Pemenang Harapan : 7 orang @Rp.4.000.000,- + Trophy + Sertifikat

*Pajak ditanggung pemenang

Penyelenggara:

Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga,
Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas,
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Komplek Kemdikbud, Gedung C, Lt. 13,
Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat, 10270.
Telp: 021-5703336 • Fax: 021-5703336 •
Email: sahabatkeluarga@kemdikbud.go.id

Semoga Bisa berkontrbusi.

Anda bisa membaca artikel saya yang lainnya:

Read More

Sabtu, 03 Maret 2018

Siswa Berprestasi, Guru Tambah Energi. Good Luck KAYLA!!!

GURUMUDA.WEB.ID – Jika siswa menjadi salah satu juara Olimpiade SAINS, bangga dan bersyukur menjadi bagian tak terelakan bagi guru pembimbingnya. 

Selama dua hari (2-3 Maret 2018), OSIS SMAN 2 Garut mengadakan Olimpiade SAINS. Olimpiade SAINS ((Matematika, IPA dan IPS) itu sendiri merupakan ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SMP/sederajat se-Kabupaten Garut. 


Baca juga:
Ibu Ani Terpilih Menjadi Guru Teladan Periode Agustus 2016 

Tidak menyia-nyiakan kesempatan, MTs IQRO pun ikut andil menyemarakkan kegiatan positif ini sebagai ajang pengembangan diri siswa/siswi.






Dengan mengirimkan utusannya dari berbagai bidang, Alhamdulillah salah satu siswa MTs IQRO bisa menjadi bagian dari yang terbaik.

Kayla ‘Afa Aghniya

Dari utusan terbaik MTs IQRO yang berhasil lolos ke-3 besar adalah Kayla ‘Afa Aghniya. Awalnya Kayla, biasa disapa Kekey, menempati peringkat 2 besar untuk tahap pertama. Panitia mengambil 10 besar dari masing-masing bidang (Matematika, IPA & IPS). Kayla yang mewakili bidang IPA harus bersyukur bisa menjadi  terbaik ke-3 bidang IPA.



Guru Tambah Energi

Bagi guru, siswa yang sekaligus anak di sekolah menjadi objek bagaimana caranya potensi, kemampuan mereka terarahkan. Salah satunya dengan mengikuti olimpiade. Menjadi juara bukan perkara penting, meraih juara adalah berkah dari hasil kemauan dan kerja keras yang maksimal. 

Kalah dan menang bukanlah tujuan utama. Pengalamanlah yang akan mengajarkan mereka bagaimana harus berbuat di kemudian hari.

Melihat, merasakan anak didiknya berprestasi, guru akan bertambah energy. Bagaimana caranya melahirkan anak-anak yang lain bisa berprestasi dengan bakat dan potensi yang dimilikinya.

Tentu saja, pekerjaan guru sangatlah berat. Tidak hanya mengajar di depan kelas, tetapi mendidik dengan nurani akan tampak hasilnya.
Read More

Selasa, 27 Februari 2018

Cara Membuat Buletin Guru Muda dengan CorelDRAW

GURUMUDA.WEB.ID - Buletin adalah salah satu media publikasi yang diterbitkan secara berkala. Seperti halnya, koran, majalah, tabloid, dan yang lainnya. Di zaman digital, buletin yang sering kita temui dalam versi cetak, bisa diubah menjadi buletin digital. 

Tak lain, tujuannnya adalah sebagai media belajar saya mengasah kemampuan di bidang desain grafis. Juga sebagai media publikasi secara offline dan online. Maka, tentu saya sangat bersemangat sekali berbagi di blog Guru Muda ini.



Sebelumnya, saya pernah menulis tutorial Cara Membuat Buletin Kreatif Sekolah dengan Microsoft Office Word. Kali ini saya membuat buletin Guru Muda dengan CorelDRAW. 

Corel DRAW bukan satu-satunya aplikasi untuk pembuatan buletin, setidaknya ada 4 Aplikasi untuk Membuat Buletin Kreatif.

Jangan lewatkan artikel sebelumnya:
Baiklah, saya tidak akan berlama-lama dalam muqoddimah ini. KIta langsung mengawali belajar membuat buletin di COrelDRAW.

Saya pastikan telebih dahulu, Anda sudah membuka program aplikasi CorelDRAW (bebas versi yang mana saja)

Inilah langkah-langkah membuat buletin kreatif:

1. Siapkan dokumen baru dengan mengklik menu File > New 
2. Pilih ukuran kertas A4
3. Ubah jenis kertas yang awalnya portlait menjadi Landscape




4. Tarik border (penggaris) yang di sebelah kiri, ke kanan. Lalu klik huruf P




5. Selanjutnya, Anda bisa berkreasi untuk membaut buletin dengan menggunakan Rectangle Tool, atau bisa langsung tekan F6.




Untuk membuat desain buletin jadi seperti Guru Muda ini, diperlukan ketelatenan, ketekunan dan kesabaran. 

Selamat Berkreasi

Untuk bisa mendapatkan Buletin Digital Guru Muda versi PDF, Silakan Anda bisa mendapatkan di Google Drive di bawah ini secara GRATIS:

  1. Edisi Perdana
  2. Edisi Bulan Februari 2018
Read More

Minggu, 25 Februari 2018

Semalam Bersama Rasul

Semalam Bersama Rasul

Indah
Terlalu indah bahkan
Malam tadi aku mencoba mengirim setitik salam
Lima belas ribu bersila
Di atas sajadah lusuh

Terpejam
Lebih dalam mengarungi keindahan cinta
Dalam gumpalan salawat api
Palung qalbu merindu 
Bergemuruh 

18 Juni  2016
01.20 WIB
- Pesantren Nurul Musthofa - Kadungora
Read More