Tampilkan postingan dengan label Puisi Nabi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Nabi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

Semalam Bersama Rasul

Semalam Bersama Rasul

Indah
Terlalu indah bahkan
Malam tadi aku mencoba mengirim setitik salam
Lima belas ribu bersila
Di atas sajadah lusuh

Terpejam
Lebih dalam mengarungi keindahan cinta
Dalam gumpalan salawat api
Palung qalbu merindu 
Bergemuruh 

18 Juni  2016
01.20 WIB
- Pesantren Nurul Musthofa - Kadungora
Read More

Al Musthofa

Wahai Al Musthofa
Dalam jiwamu ada darah Tuhan
Yang terus saja menjalar di setiap denyut nadimu
Yang terus saja mengalir deras


Wahai Al Musthofa
Jiwamu telah menyatu dengan Tuhan
Ayat-Nya memenuhi di setiap pori-porimu
Bertasbih karena titah-Nya

Wahai Al Musthofa
Engkau terpilih dari orang-orang pilihan
Engkau pemenang dari orang-orang yang menang



21.56 WIB
8 Februari 2015
Ma’had Nurul Musthofa
Read More

Ketika kucari cinta

Ketika kucari cinta
Kulampaui terjalan tak bermakna
Semakin aku menggalinya
Semakin jauh dan lebih dalam kutelusuri

Oh… nyatanya aku tertipu eloknya di panggung ini

Dan ketika kuarahkan kepada cinta lain
Cinta bermakna mendekat
Cinta hakiki kian menghampiri
Ketika kudalami, cintanya semakin melekat tanpa sekat
Tiap kudekati satu hasta
Ia mendekati aku satu jengkal

Duhai Engkau…
Cahaya-Mu mampu membawa di kedalaman cinta tak berbatas


17 Sep 2013

Read More

Syafaat

Syafaat


Siapakah yang akan menolong diantara kita-kita
Ketika kita terasing di tanah tandus tak bertuan
Melihat sekeliling melonglong tak karuan
Tanpa busana tak terelakan

Lautan manusia gundah berbingung diri
Siapakah yang akan menolong?
Tetapkanlah kami, surga atau neraka
Jangan biarkan dalam ketidak pastian

Adam diburu
Yang dihadap tak bisa berharap
Ia tersungkur dalam keaiban mengejar Hawa

Pun mereka berbondong memburu 
Mengejar manusia pilihan 
Mengadu nasib 

Mereka sampai pula mengahadap
Kepada manusia yang dianggap Tuhan
“Aku malu dengan diriku sendiri
Aku dianggap Tuhan oleh pengikutku!
Malulah aku dengan Tuhanku dan Tuhan kalian


17 September 2013

Read More

Rabu, 03 Mei 2017

Allah Tuhanku Muhammad Nabiku

Puisi Guru Muda - Puisi ada karena inspirasi. Inspirasi terlahir karena amanat illahi.

Berikut 2,5  bait sekumpulan kata yang mahal bagi saya. Inspirasi itu datang saat mengasuh anak-anak kampung setiap sore.

Dari dua setengah bait inilah tercipta kata dan nada.


Langkah demi langkah
Terus berjalan
Detik demi detik
Terus berlari

Berjuang
Berkorban

Allah Tuhanku
Muhammad Nabiku
Al Qur'an pedoman hidup
Kami semua

@Rumah Qur'an Nurul Musthofa
5 April 2017
16.15 WIB
Read More

Kamis, 30 Mei 2013

Mana Utang Budimu?

PUISI GURU MUDA -  Contoh puisi ini adalah buncahan kerinduan saya pada sosok yang sangat dicintai.





ketika nabi diludahi yahudi
apa yang ia lakui?
tak membalas apalagi mencaci

ketika nabi hendak dibunuh 
ia tak gentar melawan musuh
apalagi mundur walau separuh
karena yakin Yang Maha Pengasuh



03 April 2013
Read More

Cahaya Putih Kehijauan

remang-remang kudapati setitik cahaya putih kehijauan
mataku begitu lemah untuk ditajamkan 
perih tak terperi

cahayanya semakin mendekat
namun mata ini semakin membuta
teriknya matahari tak mampu menandingi
cahaya yang pernah bersanding di samping -Nya

06 Desember 2012
Read More