Tampilkan postingan dengan label Literasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Literasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Juni 2019

Peduli Literasi Keluarga, Ikuti Lomba Blog Pendidikan Sahabat Keluarga Kemdikud 2019

GURUMUDA.WEB.ID - Bagi pegiat literasi atau yang peduli dengan literasi keluarga. Manfaatkan kesempatan untuk mendukung Kemdikbud dengan mengikuti Lomba Blog Pendidikan Sahabat Keluarga Kemdikbud 2019. 


Pada tahun 2019 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebuadayaan (KEMDIKBUD) kembali menyelenggarakan Lomba Blog Pendidikan Keluarga. Lomba penulisan blog ini diharapkan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam penyebarluasan informasi dan edukasi melalui media internet tentang peran penting pelibatan keluarga dalam pendidikan anak pada masa kini

Berikut cara mengikuti Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019.

Tema lomba blog pendidikan sahabat keluarga tahun 2019 ini adalah "Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Membudayakan Literasi". Bentuk lomba berupa penulisan naskah blog berbentuk opini, pemikiran, atau pengalaman sesuai dengan tema lomba. Sasaran peserta lomba blog pendidikan keluarga tahun 2019 adalah masyarakat luas tingkat nasional yang bisa diikuti dari 34 provinsi di Indonesia.

Persyaratan Peserta Lomba Blog Pendidikan Sahabat Keluarga Kemdikbud 2019

Adapun persyaratan peserta lomba dibedakan menjadi dua macam, yang terdiri dari persyaratan administratif peserta dan persyaratan penulisan blog.

Persyaratan administratif peserta ditetapkan sebagai berikut:


  1. Lomba ini bisa diikuti oleh seluruh masyarakat umum.
  2. Peserta lomba hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah blog.
  3. Lomba ini gratis, peserta tidak dipungut biaya apapun.
  4. Peserta bukan merupakan pegawai kemendikbud.
  5. Bagi peserta lomba, harus memiliki profil blogger yang jelas dan lengkap, bukan anonim.
  6. Tulisan yang diikutkan lomba harus diposting di blog sejak tanggal 15 April 2018.
  7. Untuk blog peserta yang diikutkan lomba harus sudah aktif minimal sejak tanggal 15 April 2018, ditandai dengan adanya berbagai tulisan yang telah diposting sebagai bukti aktivitas penulisan secara aktif.

Sedangkan persyaratan penulisan naskah blog ditetapkan sebagai berikut:

  1. Naskah relevan dengan tema yang telah ditetapkan.
  2. Tulisan bersifat aktual, kreatif, inovatif, dan kekinian.
  3. Naskah tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
  4. Harus karya asli, bukan hasil plagiat.
  5. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  6. Tulisan belum pernah dan/atau tidak sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis.
  7. Mencantumkan tanda tagar (hastag) #SahabatKeluarga dan #LiterasiKeluarga.


Prosedur Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019


  • Peserta lomba blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019 harus melakukan registrasi melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada kanal Lomba Pendidikan Keluarga yang ditentukan sejak tanggal 15 April s.d 30 September 2019. 
  • Tulisan sudah dipublikasikan di blog milik sendiri selama 15 April s.d 30 September 2019. Nominasi pemenang Lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud 2019 akan diumumkan melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada tanggal 25 Oktober 2019. Hadiah akan diberikan pada kegiatan Apresiasi Pendidikan Keluarga pada bulan Nopember 2019.

Penentuan Pemenang Lomba Blog Pendidikan Sahabat Keluarga Kemdikbud 2019

Karya penulisan blog yang memenuhi persyaratan dan penilaian akan masuk nominasi. Selanjutnya, juri akan menentukan pemenang dengan urutan juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1 s.d 7.

Hadiah Pemenang Lomba Blog Pendidikan Sahabat Keluarga Kemdikbud 2019

Pemenang lomba Blog Pendidikan Keluarga Kemdikbud tahun 2019 akan mendapatkan penghargaan berupa trophy, sertifikat serta uang pembinaan dengan total hadiah sebesar Rp. 46.000.000.

Adapun rincian penghargaan bagi pemenang ditentukan sebagai berikut.

Pemenang I : Rp. 7.000.000
Pemenang II : Rp. 6.000.000
Pemenang III : Rp. 5.000.000
Pemenang harapan : 7 orang @Rp. 4.000.000

Catatan : Pajak hadiah ditanggung pemenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Info selengkapnya di https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

Guru Muda sebagai pegiat literasi mesti ikut juga kesempatan yang langka ini.

Ayo Ikutan!!!
Read More

Jumat, 21 Juni 2019

Lomba Blog Literasi Keluarga Kemendikbud 2019

Lomba Blog Literasi Keluarga Kemendikbud 2019 - Kementerian Pendiikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) kembali menyelenggarakan lomba blog 2019 pendidikan keluarga.

KATA PENGANTAR
DIREKTUR PEMBINAAN PENDIDIKAN KELUARGA

Berbagai tantangan pendidikan anak pada era globalisasi perlu disikapi bersama. Keluarga
sebagai unit terkecil dalam masyarakat mempunyai peran sentral dalam pendidikan. Peran
keluarga dalam mendukung pendidikan anak di satuan pendidikan perlu ditingkatkan sehingga akan mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi tumbuh kembang anak.

Sehubungan dengan itu, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Direktorat Jenderal
Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sangat perlu menyebarluaskan informasi dan edukasi tentang pelibatan keluarga dalam penyelenggaraan pendidikan pada masa kini.

Kemudahan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana yang mendukung program tersebut. Selain itu, peran aktif masyarakat perlu didorong sehingga dapat bergerak bersama dalam keberhasilan pendidikan.

Oleh karena itu, salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui lomba blog penulisan pendidikan keluarga ini.

Kegiatan Lomba Penulisan Blog Tahun 2019 bertema “Peran Keluarga dan Masyarakat dalam Menumbuhkan Budaya Literasi”. 

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berkarya melalui tulisan dan menyebarluaskan informasi dan edukasi tentang pelibatan keluarga dan masyarakat. Sehingga berikutnya akan tercipta suasana yang dapat meningkatkan budaya literasi dalam pendidikan anak pada masa kini.

Agar kegiatan ini dapat terlaksana secara tertib, efektif, profesional, dan sesuai dengan
tujuan yang diharapkan, maka pedoman lomba penulisan blog pendidikan keluarga ini disusun.

Pedoman ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para peserta yang akan mengikuti lomba serta panitia penyelenggara kegiatan.

Berikut merupakan ketentuan lomba blog 2019 pendidikan keluarga yang diselenggarakan oleh Kemendikbud.


Lomba Blog 2019 Pendidikan Keluarga Kemendikbud


Tema Lomba Blog 2019 Pendidikan Keluarga

Lomba blog pendidikan keluarga tahun 2019 ini bertema "Peran Keluarga dan Masyarakat Dalam Membudayakan Literasi"


Bentuk Lomba Blog 2019 Pendidikan Keluarga

Lomba ini berbentuk penulisan naskah blog berbentuk opini, pemikiran, atau pengalaman sesuai dengan tema lomba.


Sasaran Peserta Lomba Blog 2019 Pendidikan Keluarga

Peserta lomba penulisan naskah blog ini dapat diikuti oleh masyarakat luas tingkat nasional diikuti dari 34 provinsi di Indonesia.

Persyaratan Peserta Lomba Blog 2019 Pendidikan Keluarga

Persyaratan peserta pemilihan lomba penulisan blog pendidikan keluarga tingkat nasional terdiri dari persyaratan administratif peserta dan persyaratan penulisan blog.

Persyaratan administratif peserta yakni sebagai berikut.

  • diikuti masyarakat umum
  • hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah blog
  • peserta tidak dipungut biaya
  • bukan pegawai kemendikbud
  • memiliki profil blogger yang jelas dan lengkap, bukan anonim
  • Peserta memposting tulisan sejak tanggal 15 April 2018 
  • Blog peserta telah aktif minimal sejak tanggal 15 Apri 2018 yang ditandai dengan adanya berbagai tulisan sebagai bukti aktivitas penulisan secara aktif.
  • Persyaratan penulisan naskah blog
  • relevan dengan tema
  • bersifat aktual, kreatif, inovatif, kekinian
  • tidak mengandung unsur SARA dan pornografi
  • karya asli yang bukan hasil plagiat
  • menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  • belum pernah dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis
  • mencantumkan tanda taga (hastag) #SahabatKeluarga dan #LiterasiKeluarga.


Prosedur Lomba Blog 2019 Pendidikan Keluarga


Lomba penulisan blog ini mengikuti prosedur sebagai berikut:

  1. untuk mengikuti lomba blog 2019 pendidikan keluarga yang diselenggarakan Kemendikbud tahun 2019, peserta harus melakukan registrasi melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada kanal Lomba Pendidikan Keluarga sejak tanggal 15 April s.d 30 September 2019
  2. Tulisan sudah dipublikasikan di blog milik sendiri selama 15 April s.d 30 September 2019
  3. Nominasi pemenang akan diumumkan pada tanggal 25 Oktober 2019 dan dapat dilihat melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/)
  4. Hadiah akan diberikan pada kegiatan Apresiasi Pendidikan Keluarga pada bulan Nopember 2019.
  5. Penentuan Pemenang Lomba Blog 2019 Pendidikan Keluarga


Karya penulisan blog yang memenuhi persyaratan dan penilaian maka juri dan panitia akan menentukan pemenang dengan urutan juara 1, 2, dan 3 serta juara harapan 1 s.d 7.

Hadiah Pemenang Lomba Blog 2019 Pendidikan Keluarga


Pemenang lomba penulisan blog tahun 2019 akan mendapatkan hadiah sebagai bentuk penghargaan berupa trophy, sertifikat serta uang pembinaan dengan total hadiah sebesar Rp. 46.000.000.

Adapun rincian penghargaan bagi pemenang ditentukan sebagai berikut.
Pemenang I : Rp. 7.000.000
Pemenang II : Rp. 6.000.000
Pemenang III : Rp. 5.000.000
Pemenang harapan : 7 orang @Rp. 4.000.000
Catatan : Pajak hadiah ditanggung pemenang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,

Info selengkapnya di https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id

#Lomba  #GuruBlogger #LiterasiKeluarga
Read More

Rabu, 21 November 2018

3 Contoh Surat Cinta untuk Guru Favorit Karya Siswa

GURUMUDA.WEB.ID - Surat Cinta untuk Guru adalah bentuk ekspresi penghormatan, penghargaan kepada guru, terlebih kepada guru favorit. Yang menjadi teladan bagi anak didiknya. Berikut 3 Contoh Surat Cinta untuk Guru yang ditulis oleh siswa.


Surat Cinta untuk Guru: MELODI PEMIMPI

Karya: Wulansari F Azzahra, Alumni MTs Unggulan IQRO, Garut, tahun 2017/2018

Jika aku seorang penyair, bakal kukisahkan seorang pecut hidupku
Sang rembulan diantara flamboyan bintang
Perangkai huruf menjadi kata
Pengutuh hidup ketika mulai rapuh

Kuucapkan padamu
Salam cintaku yang tak terbendung
Mengalir deras bak mengarah ke hujung

Para penari langit berbisik padaku
Bahwa sayapnya masih dibumi
Mengenyam tugas terbangkan utopis

Peluklah aku! Peluklah aku!
Agar aku rasakan tubuh yang menanggung bebanku
Sertakan aku dalam hebatnya cerita hidupmu

Maaf...
Tubuhmu menanggungku
Terimakasih
Perintis semua pejuang
Terimakasih
Sayap pengabul mimpi
Semoga cinta mu dalam cinta-Nya

Pengajar bertahta mulia
Guruku

Surat Cinta untuk Guru: SURAT CINTA UNTUK GURUKU

Karya: Zalsa Alawiyah, Alumni MTs Unggulan IQRO tahun 2016/2017

Tak pernah tergambarkan alangkah mulianya dirimu
Tak pernah terbayangkan alangkah besarnya hatimu
Tak pernah terlukiskan alangkah tulusnya cintamu
Engkau yang mendampingi dalam gelap dan terangnya hidup ini
Engkau yang tidak jarang kali menuntunku saat aku tak tahu arah

Guruku...
Terimakasih atas cintamu kasih sayangmu dan pengorbananmu
Terimakasih telah menolong aku guna menggapai cita-citaku
Dan terimakasih sudah mengajarkan makna hidup yang sebenarnya

Tak tidak sedikit kata yang aku hendak ucapkan kepadamu
Terima kasih sudah menjadi orangtua keduaku
Semoga Tuhan senantiasa memberimu keberkahan dalam hidup ini
Semoga tuhan menjawab semua jasa-jasamu
Aku mencintaimu wahai pahlawan tanpa tanda jasa

Surat Cinta untuk Guru: Karena Kamu Guruku

Karya: Ari Sri Mulyani, Alumni MTs Unggulan IQRO, tahun 2017/2018

Awan hitam menggelitik malam
Berkawan dengan gelap yang lumayan kelam
Rintik hujan jatuh d itanah dan menghantam
Kesendirian menjadikan kesepian
Ketidaktahuan menghadirkan kerusakan

Kamu... Kuceritakan pada dunia
Kisah penjelajah yang menapaki bumi indonesia
Sampaikan ayat-ayat pengetahuan pada sihaus ilmu
Perhatian anda mungkin semu

Kamu...
Penerang yang akubanggakan
Menari-nari diantara angin malam
Bersamaku juga sihaus ilmu lainnya
Bisikan kata-kata estetis nan meluluhkan
Tanamkan rasa sayang di masing-masing keretakan

Karena anda ...
Aku terjerat di pulau asa
Tenggelam di samudra kebajikan
Merekatkan ketenangan di tengah-tengah kegaduhan

Kamu...
Lampion malamku
Lentera hangatku
Matahari pagiku
Peta hidupku
Kamu bukansegalanya
Tapi segalanya di genggamanmu

: teruntuk guru tersayang

Read More

Jumat, 03 Agustus 2018

5 Bonus 74 Hiasan Dinding Kreatif untuk Memperindah dan Merasa Nyaman di Kelas

GURUMUDA.WEB.ID - Hiasan Dinding Kreatif untuk Memperindah dan Merasa Nyaman di Kelas - Sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa. Diantara faktor keberhasilan proses pembelajaran adalah siswa dan juga guru merasa nyaman saat berada di sekolah. Tentu saja sekolah harus didesain sedemikian rupa supaya siapa pun yang berada di sekolah merasa nyaman.


Untuk menyiasatinya, adakalanya pihak sekolah yang kreatif merasa penting untuk menghias sekolah. Termasuk di dalam kelas. Dinding kelas, misalnya.


Saya termasuk orang yang kurang merasa nyaman jika di kelas tanpa ada kesan seni. Maksudnya, kelas polos, tanpa ada pernak-pernik, tanpa desain yang mendidik.


Nah, kali ini saya merasa harus berbagi seputar Kumpulan Contoh Hiasan Dinding Kelas yang Kreatif supaya Guru dan Siswa merasa nyaman di dalam kelas.


Setidaknya ada 5 + 74 contoh display desain hiasan dinding, yang bisa dijadikan referensi buat siapa saja. Apalagi bagi guru yang hendak mendesain kelasnya. 



Koleksi desain hiasan dinding kreatif ini bisa diterapkan tidak hanya di Taman Kanak-kanak (TK) saja. Mekainkan bisa digunakan ontohnya untuk di dalam kelas Sekolah Dasar, SMP ataupun SMA. Bahkan bisa menjadi contoh untuk di madrasah.

Baca Juga:

Contoh Pohon Literasi  
Literasi Digital Club (LDC) sebagai Ekskul Unggulan Tambahan
Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Office Word. Berikut Contoh Desain Uniknya


Untuk membuat hiasan dinding seperti di atas, bisa menggunakan media karton, kertas kado, dari kayu. Bahkan dari barang bekas sekalipun.


Tentu saja menghias dinding kelas juga bagian dari Gerakan Literasi Sekolah. APalagi untuk menambah semangat gerakan literasi di sekolah ini, ada yang namanya Pohon Geulis - singkatan dari Gerakan Literasi Sekolah -. Dimana pohon geulis tersebut sebagai simbol menggambarkan berseminya gerakan literasi di sekolah.


Baca juga artikel menarik lainnya:
7 Contoh Pohon Geulis Gerakan Literasi Sekolah 
Upaya Kolaboratif Perpustakaan Sekolah


Sumber gambar di sini

Untuk bonus 74 Koleksi Hiasan Dindning Kreatif Kelas, bisa Anda dapatkan dengan cara klik gambar ini:
contoh display desain hiasan dinding

Read More

Sabtu, 21 Juli 2018

7 Contoh Pohon Geulis Gerakan Literasi Sekolah

GURUMUDA.WEB.ID - Kata Pohon “Geulis” diambil dari kependekan Gerakan Literasi Sekolah. Tujuannya adalah menggambarkan berseminya kegiatan dunia baca tulis di sekolah. 

Geulis juga diartikan cantik. Tak lain adalah kegiatan literasi di sekolah diharapkan benar-benar menjadi daya minat siswa pada kegiatan membaca dan menulis di sekolah.

Untuk membuat pohon geulis itu sangatlah mudah, biasanya sejumlah ranting yang menjulang ke berbagai arah. Sementara daun-daun diberi identitas buku apa saja yang sudah dibaca, dan diberi resume. 

Kali ini, Guru Muda akan berbagi desain/gambar pohon geulis yang bisa dijadikan referensi untuk membantu Gerakan Literasi Sekolah.

Berikut 7 Contoh Pohon Geulis Gerakan Literasi Sekolah:



>> Baca Juga
GERAKAN LITERASI SEKOLAH: Menumbuhkan Budaya Literasi di Sekolah
Literasi Digital Club (LDC) sebagai Ekskul Unggulan Tambahan
Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Office Word. Berikut Contoh Desain Uniknya










Semoga dengan 7 contoh pohon geulis ini bisa menambah minat baca guru dan siswa di sekolah. (RYF)

Read More

Minggu, 17 September 2017

Guru Muda Wakili Garut ke Bandung

GURUMUDA.WEB.ID - Menjadi pegiat literasi masyarakat sebagai relawan Perpustakaan Dhuafa di Rumah Baca Asma Nadia Garut adalah modal awal saya diundang Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DISPUSIPDA)  untuk mengikuti Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengelolaan Perpustakaan Masyarakat di Hotel Lingga Bandung. Dilaksanakan selama empat hari (5-8 September 2017).

Bersyukur saya bisa menjadi bagian dri para pegiat literasi masyarakat yang ditunjuk oleh   dispusipda. Pasalnya, dari ratusan ratusan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang ada di Garut, saya mewakili  Rumah Baca Asma Nadia Garut, dan relawan lain dari TBM  AIUEO.

3 Relawan Rumah Baca Asma Nadia Jawa Barat (Garut, CIanjur & Majalengka) bersama Dr. Hj Oom Nurrohmah, M.S.i dari Dispusipda

Lebih bersyukur lagi, saya bisa bertemu dengan pegiat literasi masyarakat yang sangat menginspirasi. Perjuangan saya mengajak masyarakat untuk lebih berminat di dunia literasi belum apa-apanya dibanding dengan Kang Ipul dari Sumedang yang setiap hari Sabtu dan Minggu buka lapak di Alun-alun Sumedang. Atau Kang Sidik dari TBM Abatatsa Kabupaten Tasikmalaya yang mengajak pemuda 'pemakai', yang dengan cerdasnya beliau bisa mengalihkan perkara yang buruk menjadi pemuda yang diharapkan di kampungnya. Terbiasa membaca dan ikut dalam komunitas positifnya.

Terlalu banyak kisah-kisah mereka pegiat literasi yang tak berdasi, apalagi bergaji itu. Mereka benar-benar patut diapresiasi. Indonesia butuh banyak orang-orang seperti mereka.

Selain dari pemateri bimtek, ilmu dan pengalaman sangat banyak saya serap dari mereka peserta pemustaka masyarakat yang berdedikasi tinggi itu. Karena, hanya sedikit orang yang peka ingin memajukan daerahnya, apalagi memberikan nilai lebih pada kampung halamannya.

Berbuat sesuatu yang 'bernilai' tak cukup rencana atau konsep belaka. Aksi nyata adalah level selanjutnya yang harus dikerjakan.

Bedanya Pustakawan Formal dan Relawan Perpustakaan Masyarakat

Saya sebut pustakawan formal, artinya mereka yang bertugas sebagai tenaga kependidikan di sekolah yang biasa berjaga di perpustakaan sekolah atau Perpustakaan Daerah (PERPUSDA)

Sementara relawan perpustakaan masyarakat adalah mereka yang ikhlas tanpa pamrih, terdorong karena melihat kondisi masyarakat yang rendah terhadap minat baca. 

Karena saya menjadi salah satunya, saya melihat ada perbedaan yang sangat jelas.

Pustakawan Formal:
- Digaji
- Punya Nomor Unik Pendidik & Tenaga Kependidikan (NUPTK) - nomor pribadi khusus
- Administratif (Harus paham seluk beluk administrasi pengelolaan perpustakaan)
- Kurang Kreatif
- Kaku

Relawan Perpustakaan Masyarakat/TBM/ Rumah Baca:
- Tidak digaji
- Tidak punya nomor pribadi khusus seperti NUPTK. Paling ada nomor anggota di Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM)
- Kebanyakan tidak mementingkan masalah administrasi perpustakaan
- Kreatif
- Lebih menjadikan perpustakaan sebagai tempat rekreasi edukasi dengan berbagai program pendukung

Kenapa Relawan/Pemustaka Masyarakat tidak begitu 'peduli' dengan administrasi perpustakaan?

Yang saya rasakan dan sudah dilakukan adalah target kita apa? Minat baca, kan? Saya termasuk yang tidak terlalu memusingkan dengan administrasi perpustakaan. Yeng penting bagaimana caranya mereka (masyarakat) bisa meningkat dalam urusan membaca, selanjutnya menulis.

Beruntung, saya disadarkan pentingnya administrasi pengelolaan perpustakaan melalui bimtek ini. Setidaknya, saya ada pekerjaan tambahan membuat label buku, mendata ulang, membuat kembali daftar peminjam, dll.

Tak hanya bersyukur, beruntung mengikuti bimtek ini. Saya pun berhamdallah bisa menjadi bagian dari pemian teatrikal puisi yang ditampilkan pada saat penutupan bimtek.

Ceritanya di postingan berikut ya...
Read More

Jumat, 13 Januari 2017

Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Office Word. Berikut Contoh Desain Uniknya

GuruMuda.web.id - Pada tulisan sebelumnya, saya pernah berbagi Contoh Pohon Literasi yang dibuat CorelDRAW. Kali ini saya akan berbagi bagaimana Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Office Word. Berikut Contoh Desain Uniknya.

Bagi para pengguna komputer sudah sangat pasti mengenal mengoperasikan program Microsoft Office Word. Sebagai pengolah kata Ms. Office Word tidak hanya pintar urusan ketik mengetik, tapi membuat gambar sederhana dan unik pun sangat bisa. Menggambar Pohon Literasi, misalnya.

Baca Juga:
Contoh Pohon Literasi Sekolah
Cara Membuat Buletin Kreatif Sekolah dengan Microsoft Office Word

Literasi sebagai media Literasi Sekolah adalah Sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Baiklah, langsung kepada Cara Membuat Pohon GELIS alias Gerakan Literasi Sekolah:

Pertama, Buka Microsoft Word
Kedua, Klik tombol “Insert”

 Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Word

Ketiga, Klik tombol “Shapes”, selanjutnya akan muncul tab seperti berikut




Keempat, Selanjutnya klik icon “Curve”



Kelima, Terakhir silahkan anda menggambar sesuai keinginan sendiri.

SELAMAT BERKREASI

Berikut Contoh Desain Unik nan Sederhananya: DI SINI



Read More