Tampilkan postingan dengan label Guru Menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guru Menulis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Desember 2020

Guru Semakin Enggan Menulis

GURU MUDA -Tantangan baru lagi baru guru untuk terus meng-upgrade diri memberikan pembelajaran yang mudah dicerna oleh murid.




Kondisi kegiatan pembelajaran secara daring, mau tidak mau guru yang yang hanya menggunakan smartphone hanya sebagai konsumtif saja. Kini banyak guru yang memanfaatkan youtube, google classroom sebagai media pembelajarannya.


Guru Jadi Tambah 'Hoream" untuk Menulis


Bagi guru blogger, guru yang senang menulis di blog. Memberikan materi pelajaran sudah sejak dulu memanfaatkan blog sebagai media pembelajaran.


Dengan skill menulis, guru yang terbiasa menulis begitu sangat mudah untuk membuat satu blog. Bahkan puluhan blog sekalipun.


Tapi tidak dengan guru yang tidak 'memaksa' untuk menulis di blog. Banyak alasan kenapa guru tidak ngeblog. Itu kembali kepada pilihannya masing-masing.


Sekarang, Youtube lebih asyik untuk berbagi informasi ketimbang dengan tulisan. Sebabnya, hanya sedikit orang yang terbiasa menulis, istiqomah menulis dan menulis sebagai gaya hidup.


Mending Youtube, hanya upload video saja, langsung bisa diakses oleh ratusan orang, ribuan, bahkan bisa viral yang ditonton dengan jutaan orang.


Maka, tak aneh jika guru semakin enggan saja menulis.


Bahkan banyak yang dulunya blogger, pindah haluan menjadi Youtuber.


Menjadikan YouTube Sebagai Media Pembelajaran


Skill guru disamping mengajar, ada juga talenta yang dimiliki oleh setiap gurunya. Karena guru sudah terbiasa berbicara di depan para murid, maka Youtube bisa dijadikan sebagai lahan anyar untuk berbagi ilmu.


Kenapa harus Youtube?


Sekarang, orang lebih memilih menonton daripada membaca. Karena banyaknya fitur media yang bisa dipakai. Audio visual, video, dll.


Dengan menggunakan aplikasi Ms. Powerpoint pun, guru bisa memanfaatkan sebagai bahan ajar yang bisa diupload di Youtube.


channel guru muda

Jika Guru semakin enggan menulis, jangan sampai enggan membagikan ilmu di Youtube.


Salam Pembelajar yang Tak Pernah Pintar.

Read More

Selasa, 29 Desember 2020

Jangan Takut Mengenai Bahwa Diri Kita tidak Sempurna

GURU MUDA - Menghilangkan minder dan rasa malu berlebihan tak semudah membalikan telapak tangan. Kita cenderung bersikap canggung ketika berhadapan dengan orang-orang yang dianggap sempurna secara kasat mata, baik sempurna jasmaninya maupun rohaninya. 




Namun, sesekali tengoklah, dibalik ketidaksempurnaan yang Allah beri,ada kelebihan yang allah selipkan untuk kita disini. 


Jangan takut mengenai bahwa diri kita tidak sempurna, karena ketidaksempurnaan inilah yang akan menjadi sulaman benang rapuh untuk mengikat kita satu sama lain. 


Pada hakikatnya, manusia hidup untuk saling melengkapi, saling mengisi dan saling menempati sehingga akhirnya kita sadar diri dimana posisi kita yang pasti. Perumpamaan hidup itu tak jauh beda dari sebuah teka-teki.


Kenali Potensi Kita Agar Memberi Manfaat Kepada Sesama


Jangan rusak nilai kita dengan membandingkannya dengan capaian orang lain. 


Berbanggalah dengan potensi yang Allah beri. Manfaatkan kelebihan dan kekurangan untuk menggali potensi diri. Kenali potensi anda dan tekuni. 


Setelah itu aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin saja dibalik ketidaksempurnaan yang kita miliki ada kelebihan yang Allah beri. Maka ,marilah kembali mengkaji dan membuka inspirasi untuk mewujudkan mimpi-mimpi.

Mungkin tanpa disadari anda ahli dalam bidang kimiawi, tasawuf, ilmu teknik 

dan kedokteran, ilmu sastra dan sebagainya. Ayo semangat !kalau bukan kita  siapa lagi,kalau bukan sekarang kapan lagi. 


Jadilah Pribadi  Yang Tangguh


Jangan mudah mengeluh dalam gumaman panjang lebar. Gumam tak akan menjadi sebuah pencapaian jika tak dibarengi dengan usaha dan kesabaran.banyak bertindak, sedikit bicara adalah kunci utamanya. 


Kita boleh lelah dengan keadaan, namun  bangkitlah dan jadikanlah keberhasilan sebagai penawar segala perih juangmu. 


Jadilah pribadi  yang tangguh serta bijak dalam bertindak.


 Jangan menjadi pemuda-pemudi yang lemah terkalahkan oleh masalah.


Genggam masalah itu ditangan kita sampai kita dapat menguasai dan mencari jalan keluarnya. 


Jangan biarkan masalah menguasai pikiran kita.Anda harus dapat mengendalikan diri tanpa melibatkan emosi, iri dan dengki.Maka libatkan Allah dalam segala hal. Mintalah untuk tetap tegar dan tangguh dalam menghadapi masalah yang sedang menimpa kita. 


Belajar Ikhlas Meski Tak Rela


"Ikhlas itu tak pake tapi sayang!".ikhlas berarti kamu menerima segalanys dengan sepenuh hati. Kekurangan dan kelebihan dalam bentuk apapun yang Allah beri,biarlah hati kita seluas lautan. 


Menerimanya dengan lapang agar curahan nikmatnya terus membentang. 


Meski terkadang hati dan pikiran tidak sejalan,tetaplah untuk belajar ikhlas dengan keadaan. 


Kesalahan Terbesar Adalah Ketika Kita Tidak Sadar Bahwa Kita Memiliki Kelebihan


Teruntuk kita, jangan menjadi keledai bodoh yang selalu menyakiti diri sendiri serta menyesali kekurangan pribadi. 


Puncak kesalahan terbesar seseorang ialah ketika kita tak menyadari bahwa dibalik ketidaksempurnaanya manusia, ada kelebihan yang Allah anugerahkan secara bersamaan. 


Maka dari itu, jangan terlalu mempermasahkan ketidaksempurnaan karena masih ada kelebihan yang harus kita apalikasikan dalam kehidupan. 


Sebenarnya Allah Selalu Memuliakan Wanita,Hanya Saja Mereka Tak Menyadarinya 




Allah swt memuliakan wanita dengan keistimewaannya. Wanita tak jauh beda dari sebuah permata yang amat berharga dan harus dipelihara keutuhannya.


Apabila permata itu tergores, maka retaknya akan kelihatan jelas dan membekas.Sehingga,jangan sampai permata itu terjatuh kepada sembarang orang. 


Karena,jika mereka jatuh kepada orang yang salah,permata itu akan dipenuhi dosa yang menodainya. 


Tanpa disadari, Allah memuliakan hak wanita diatas laki-laki.Lewat kalam sucinya, surat an-nisa menjadi bukti kasih sayang illahi.


Selain itu juga surga yang begitu agung diletakkan ditelapak kakinya. Dengan kasih sayangnya pula, rahim hanya ada pada wanita.


Riil bukan? 


Lelaki mana yang memiliki rahim?


itulah sebabnya wanita tiga kali lebih mulia derajatnya dari pada laki-laki. 


Harga Diri Seorang Wanita


Kita selalu berfikir bahwa wanita adalah sosok yang lemah tak berdaya. Padahal,dibalik itu semua, tersimpan keistimewahan dan kekuatan yang luar biasa. 


Ketika telah menjadi seorang ibu rumah tangga, mereka harus siap segalanya.Bahkan disaat melahirkan, wanita rela menahan nyeri mempertaruhkan nyawa.


Tugasnya tak henti-henti, setelah itu beban mereka bertambah lagi,wanita harus siap bangun malam untuk menyusui, menimang-nimang anaknya,menyuapi,merawat belum lagi melayani suami dan keluarganya.


Maka harga diri wanita lebih utama dari apapun itu.


Anjuran untuk para laki-laki,posisikan lah wanita ditingkat high level.Umpamakan wanita sebagai mahkota yang harus dijaga dan dipelihara agar tak jatuh kehormatannya. 


Jangan anggap wanita sebagai alas kaki yang diinjak-injak seenaknya. 


Teruntuk Perempuan, Jangan Mencoreng Arang Di muka Sendiri


Dengan anjuran menutup aurat, jangan ini dan jangan itu, sebenarnya Allah memuliakan wanita. Maka, jangan memperlihatkan keburukan diatas kemuliaan yang Allah berikan. 


Beretikalah sesuai dengan ajaran islam. Kita dianjurkan untuk menjaga adab dalam pergaulan dan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang diperbolehkan islam. 


Mencoreng arang dimuka sendiri tak lain dan tak bukan adalah mengumbar-ngumbar kejelekan,menganggap enteng aturan tuhan.


Mungkin bagi mereka yang tidak sadar dan tak mampu menjaga kehormatan,seperti mengumbar aurat dihadapan orang-orang. Adalah mereka sejatinya pencoreng arang dimuka sendiri.


Idolakan Dan Teladani Wanita Sukses Di alam Fana menuju alam Barzakh


Wanita itu punya kekuatan yang tragis, ia cenderung idealis. Banyak wanita sahalihah yang sukses dialam fana menuju alam barzakh. 


Mereka kebanyakan dari kaum yang gigih dalam memperjuangkan keinginannya untuk menjadi khoirunnisa'atau sebaik-baik wanita. 


Idolakanlah wanita -wanita pejuang yang menjadi kebanggaan bagi kejayaan agama islam. Karena dengan mengagumi mereka, akan muncul dihati kita sebuah keinginan untuk bisa seperti mereka. 


Pernah dengar !kisah wanita yang melakukan perjuangan yang tangguh untuk memikat islam dan menguatan ketauhidan umat beragama. 


Wanita itu salah satunya yaitu kisah Siti Asiyah yang menegakan kebenaran diatas kemungkaran.Adapula  kisah khadizah yang memperjuangkan dan mengorbankan seluruh harta dan tenaganya demi  ajaran islam. 


Selain itu juga,ada kisah -kisah lainnya yang membangkitkan semangat untuk berjihad dijalan illahi. Sikap mereka perlu diteladani oleh kita semua. 


Cari Jalan Terbaik, Istkhoroh Cinta Adalah Solusinya


Pada masanya, seseorang akan dihadapkan pada beberapa kessmpatan dan pilihan sampai salah satunya akan menjadi milik kita. 


Dalam memilih pasangan, Allah telah mempermudah kita dengan adanya salat istikharah dan berdo'a. Jangan diambil pusing, istikharah adalah solusinya.


Mintalah petunjuk kepada Allah supaya diberikan yang terbaik untuk kita. Tetaplah semangat dan jangan mudah tumbang oleh angin ujian yang menggoncangkan. 


Karena jika Allah hendak mempersatukan dua hati, maka ia akan menggerakkan keduanya dan bukan salah satunya. 


Istiqomah Dalam Menetapkan Satu Pilihan


Inilah pentingnya hitbah, hitbah akan senantiasa membuat seseorang istikomah dalam menjaga hubungan, perasaan dan hati nuraninya untuk orang yang ia pilih atas keridhaan tuhan. 


Dari hitbahlah ikatan makin kuat menjelang pernikahan.


Istiqomah memang tak semudah hijrah. Jika dilihat dari sudut matematika, dapat dikatakan hsnys mencapai seratus dua puluh derajat. 


Sedangkan istikomah itu adalah lingkaran penuh sekitar tiga ratus enam puluh derajat. Bahkan sudah jelas dua kali lipat lebih sulit. Namun, tak ada yang tidak mungkin bagi Allah. Kun fayakun... 


Jika Allah hendak mewujudkan itu terjadi, maka terjadilah. Berhentilah untuk menuntut sempurna kepada pasangan kita, karena yang kurang baik itu harus diperbaiki bukan ditinggalkan begitu saja. 


Berusahalah untuk menerima apa adanya kelebihan dan kekurangan pasangan. Ingatlah bahwa kesempurnaan akan tercipta jika keduanya saling menyempurnakan. 


Nikah Muda, Kenapa Tidak ? Dari Pada Berbuat Dosa


Jodoh itu telah diatur oleh Allah,kapanpun dan dimanapun dipertemukannya.Allah telah merencanakan jodoh masing-masing hamba sejak zaman ajali. 


Jangan malu,karena keberkahan dalam pernikahan itu tidak dilihat dari cepat dan lamanya usia pernikahan. Jangan segan pula dan jangan mempermasalahkan  apakah kita dan pasangan kita telah dewasa atau tidak?


Sebenarnya dewasa itu proses, karena yang tua belum tentu dewasa Menikahlah jika takut berbuat dosa jangan terlalu menunda-nunda. 


Nikah itu ibadah, nikah itu indah,kenapa?karena pengorbanan dan perjuangan bertumpu didalamnya.


Jangan malu pula apabila Allah belum mempertemukan kita dengan jodoh yang sudah dituliskan Allah dibuku takdir.


Bersabarlah, semua akan indah pada waktunya. Bagi seseorang pujangga atau gadis yang belum menikah, sebaiknya berpuasalah. 


Menikahlah Jika Ada Lelaki Saleh Yang Melamarmu


Ketika menjadi seorang remaja, wanita dilibatkan pada dua pilihan,yaitu menunggu seseorang yang dicintai datang melamar atau menerima lamaran seseorang yang serius mencintai. Menikahlah jika ada lelaki shaleh yang melamarmu. 


Tipe lelaki sholeh itu ialah baik nasabnya, baik agamanya juga akhlaknya. Jangan menunda pernikahan karena alasan materi atau kebutuhan. 


Karena Allah berjanji akan mencukupkanmu dsn memenuhi semua hajatmu dengan kasih sayang. 

Read More

Kamis, 09 Mei 2019

#Harike1: Surat untuk Rasulullah

Ya Rasulullah...
Di dimensi nyata aku memanggil
Melirih
Menggigil
Pasrah

Di atas dimensi nyata engkau tersenyum
Semoga saja
Karena tak tampak terlihat

2 Ramadhan 1440
5.33 wib
#21harimenulisbuku
Read More

Rabu, 08 Mei 2019

21 Hari Guru Muda Menulis di Bulan Ramadhan Berkah

Bismillah... Saya harus mampu untuk sekadar menulis selama 21 hari ini. Lama sekali saya tidak membiasakan diri lagi untuk menulis, meskipun di blog Guru Muda sekalipun. Padahal banyak sekali sehari-hari yang saya lakukan. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Terlalu banyak alasan yang mengantarkan untuk tidak menulis. Na'udzubillahi min dzalik.

Momentum bulan berkah Ramadhan ini meguatkan saya untuk menulis kembali. Tentunya disela-sela kegiatan yang sebenarnya tidak sibuk-sibuk amat. Karena masih banyaknya pekerjaan yang sangat nyantai. Tidur.

Untuk memotivasi diri, saya memberanikan diri untuk berjanji dengan membuat status di WhatsApp dan Facebook untuk menulis selama 21 hari. Insya Allah.

Satu persatu saya menulis ala kadarnya sesuai dengan hati yang ingin sekali ikut terlibat. Apalagi setelah melihat karya-karya Emha Ainun Najib atau Cak Nun. Karya yang sangat luar biasa bagi saya, mulai dari menulis puisi sampai essay. Belum lagi dengan cara dakwah beliau yang berbeda dengan yang lain. Kental dengan ilmu tasawwuf tingkat tinggi. Terkadang bagi oang awam seperti saya, tidak bisa menjangkau apa yang diutarakannya.

Sampai larut malam, bahkan finish sampai sahur saya tak tidur demi menjemput inspirasi seperti halnya Cak Nun membuat karya yang begitu fenomenal. Ingin rasanya saya membuat terus karya-karya yang dengannya bisa bermanfaat buat saya pribadi, dan juga orang lain yang menyeruputinya.

Insya Allah saya bisa, meskipun tidak secara full bisa apa yang dilakukan oleh Cak Nun. "Hebat bener nih orang," batin saya.

Sungguh Allah begitu sayang sama Cak Nun dengan ilmu-Nya tak terbatas dialirkan kepada Cak Nun yang sangat menyintai-Nya.

Akhirnya... saya bismillah wa laa haula wa laa quwwata illaa billah, tidak daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah Ta'ala.

Selamat Menikmati 21 Hari Menulis di Bulan Ramadhan berkah ini
Read More

Sabtu, 03 Maret 2018

Siswa Berprestasi, Guru Tambah Energi. Good Luck KAYLA!!!

GURUMUDA.WEB.ID – Jika siswa menjadi salah satu juara Olimpiade SAINS, bangga dan bersyukur menjadi bagian tak terelakan bagi guru pembimbingnya. 

Selama dua hari (2-3 Maret 2018), OSIS SMAN 2 Garut mengadakan Olimpiade SAINS. Olimpiade SAINS ((Matematika, IPA dan IPS) itu sendiri merupakan ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SMP/sederajat se-Kabupaten Garut. 


Baca juga:
Ibu Ani Terpilih Menjadi Guru Teladan Periode Agustus 2016 

Tidak menyia-nyiakan kesempatan, MTs IQRO pun ikut andil menyemarakkan kegiatan positif ini sebagai ajang pengembangan diri siswa/siswi.






Dengan mengirimkan utusannya dari berbagai bidang, Alhamdulillah salah satu siswa MTs IQRO bisa menjadi bagian dari yang terbaik.

Kayla ‘Afa Aghniya

Dari utusan terbaik MTs IQRO yang berhasil lolos ke-3 besar adalah Kayla ‘Afa Aghniya. Awalnya Kayla, biasa disapa Kekey, menempati peringkat 2 besar untuk tahap pertama. Panitia mengambil 10 besar dari masing-masing bidang (Matematika, IPA & IPS). Kayla yang mewakili bidang IPA harus bersyukur bisa menjadi  terbaik ke-3 bidang IPA.



Guru Tambah Energi

Bagi guru, siswa yang sekaligus anak di sekolah menjadi objek bagaimana caranya potensi, kemampuan mereka terarahkan. Salah satunya dengan mengikuti olimpiade. Menjadi juara bukan perkara penting, meraih juara adalah berkah dari hasil kemauan dan kerja keras yang maksimal. 

Kalah dan menang bukanlah tujuan utama. Pengalamanlah yang akan mengajarkan mereka bagaimana harus berbuat di kemudian hari.

Melihat, merasakan anak didiknya berprestasi, guru akan bertambah energy. Bagaimana caranya melahirkan anak-anak yang lain bisa berprestasi dengan bakat dan potensi yang dimilikinya.

Tentu saja, pekerjaan guru sangatlah berat. Tidak hanya mengajar di depan kelas, tetapi mendidik dengan nurani akan tampak hasilnya.
Read More

Senin, 30 Oktober 2017

Inilah Caranya Biar Guru Dikangenin Siswa

GURUMUDA.WEB.ID - Salah satu faktor penunjang siswa memahami pelajaran adalah siswa senang, enjoy dulu sama guru mata pelajaran (mapel) tersebut. Mau pelajaran Matematika sekalipun yang kebanyakan siswa ‘kurang suka’ sama pelajaran yang satu ini, tapi jika gurunya dikangenin siswa, maka biasanya siswa akan mudah dan berusaha untuk memahami pelajaran angka itu.


Dikangein Siswa, siapa yang nggak mau?

Termasuk saya dan juga Anda guru-guru yang siap naik kelas menjadi seorang pembelajar. Guru yang tak merasa puas dengan ilmu yang dimiliknya saat ini, tetapi guru yang terus mengupgrade keilmuan dan wawasannya. 

Masalah yang sering dihadapi guru, bagaimana caranya pelajaran yang kita sampaikan mudah diterima dan dipahami oleh anak-anak. Padahal cara penyampaian saat menerangkan pelajaran sangat maksimal.

Pernahkah Anda bertanya sama siswa, “kangen nggak sama Bapak?” , “kangen nggak sama Ibu?”

Tahadduts bi ni’mah, saya termasuk guru yang selalu minta kritik dan saran dari orang lain, termasuk dari anak-anak. Setidaknya ada masukan ketika kita anggap itu benar, padahal bisa jadi itu adalah kesalahan fatal. Jadi terbuka kepada siswa adalah perkara yang sudah seharusnya dilakukan guru, bertanya apakah mereka kangen sama kita atau nggak.

Jika tidak ada jawaban, apalagi ada beberapa dari mereka yang berbisik menandakan mereka nggak “ngeuh” bahkan paling parah mereka benar-benar nggak kangen sama kehadiran kita. Ini menjadi maslah buat kita selaku guru. Dan ini mesti dicarikan solusinya. 

Dengan cara apa?

Yang saya lakukan adalah pertama mencoba untuk memahami letak kesalahan saya. Tidak serta merta kita menyalahkan mereka gegara mereka tidak kangen sama kita.

Kedua, perlakukan mereka benar-benar menjadi anak kita, seperti anak kandung. Tentu ada pembatasan yang berlaku. 

Ketiga, ajak mereka berunding saat ada ada masalah di kelas. Mencari solusinya.

Keempat, perbaiki cara mengajar kita. Karena anak-anak menilai guru tidak hanya di dalam kelas saja. Tetapi, saat di luar kelas mereka terus memantau apakah kita layak menjadi guru sekaligs orang tua bagi mereka.

Setidaknya ada 4 Cara Biar Guru Dikangenin Siswa yang bisa saya bagikan.
Semoga bermanfaat.

Read More

Sabtu, 23 September 2017

Fadil dan Kerupuk Kuning

GURUMUDA.WEB.ID - Ba'da Jum'at ada agenda musyawarah Kecamatan Bersholawat di Ponpes Tarbiyatul Athfal (Pangersan Ajengan Iom). Menunggu jemputan, saja janjian di warung es kelapa depan Wihoga.

Mata saya terusik dengan mendekatnya seorang anak yang medorong roda, isinya kerupuk kuning.
Saya hentikan bocah itu untuk saya ajak ngobrol.

Fadil. Pernah sekolah di SD Karangtengah II. Tapi ia tidak melanjutkan ke SMP.
"Kenapa nggak mau sekolah?" tanya saya.

" Ah alim we..." singkatnya tersipu.

Fadil. Yatim. Ia tiap hari berkeliling jualan kerupuk kuning yang digoreng ibunya. Itu pun bukan milik mereka. Tapi harus setor ke home industri dimana ibunya bekerja.

Harga kerupuk kuning dari pabrik Rp. 4.500. Fadil menjualnya Rp. 5.000. Lumayan Fadil dapat laba per bungkus lima ratus. Kalau laku semua ia dengan bersyukur bisa bawa pulang ke rumah Rp. 15.000.

"Lima belas ribu buat apa? Jajan?" Saya berondong pertanyaan.

"Buat beli beras,"

Fadil mendorong roda kecilnya dari Kampung Salamanjah, Kadungora menuju Leles, sampai Leuwigoong. Lumayan jauh untuk ukuran anak-anak.

--->> bersambung
Read More