Tampilkan postingan dengan label Berkah itu Ketika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berkah itu Ketika. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juli 2015

Ilmu Berkah, Cari Ridha Guru

GuruMuda.web.id --- ILMU menjadikan kualitas seorang hamba berbeda satu sama lain. Ilmu yang bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Pantaslah Allah Ta'ala memberikan predikat istimewa bagi orang-orang yang berilmu. Yakinlah akan janji Allah yang akan memberikan derajat kemulyaan yang sangat tinggi bagi mereka pencari ilmu.

Namun, dengan ilmu pula seorang hamba akan menuai kecelakaan. Ilmu tanpa amal. Ilmu yang tidak berkah. Na'udzubillah.

Lantas bagaimana meraih ilmu yang berkah?


Ilmu yang berkah bukan ilmu yang banyak. Meskipun ilmu yang sedikit, bila dimanfaatkan itu salah satu tanda ilmu yang dinaungi keberkahan. Bagi pencari ilmu sejati, keberkahan ilmu adalah do'a yang sering digadang-gadangkan setelah mendo'akan orang tua.

Sekedar tahadust bi ni'mah, semoga ilmu yang saya dapat pun mendapatkan keberkahan. Selepas saya mondok di beberapa pesantren. Hanya secuil ilmu yang bisa saya dapatkan dari guru-guru mulia. Jadwal kajian ba'da Dhuha  sering tidak saya ikuti sepenuhnya. Apalagi saya sering terlambat masuk kelas. Ketiduran selepas sorogan (setoran baca kitab kuning)  ba'da Shubuh. Karena malamnya ikut Pangersa Kyai ta'lim di beberapa daerah. Atau masih mengerjakan tugas beres-beres; ngepel dan nyapu di  rumah Kyai.

Untuk urusan keilmuan, terus terang saya terlalu dangkal bila dibanding dengan sahabat santri lain. Ada dari mereka sudah hafal Nadzham Alfiyah yang isinya lebih seribu bait. Atau hafal hadist, minimal Hadist Arba'in. 

Ilmu yang Sedikit itu begitu Berkah


Saya begitu meyakini "Berkah Ilmu tergantung sejauh mana guru ridha." 
Ya. Saya begitu merasakannya. Ilmu yang sedikit ini begitu terasa manfaat ketika diamalkan oleh sendiri dan juga bisa berbagi dengan anak-anak. Mungkin ini berkah berkhidmah (membantu) Kyai. Sering saya rasakan kenikmatan yang luar biasa, manakala memijit Kyai. Saya bisa meringankan penatnya aktivitas sehari-hari Kyai yang begitu padat dengan rutinitas pengajiannya. 


Saya (kanan) bersama guru mulia, KH. Fahruddin bin Ghozali (tengah) dan sobat saya (kiri)

Terkadang, ada satu hari jadwal Kyai sampai lima tempat. Itu pun bukan jarak yang dekat. Dari Sumedang menuju Kuningan, balik ke Majalengka dan berakhir di Sumedang lagi. Hebatnya Kyai, beliau tak memperlihatkan lelahnya. Justru sebaliknya, beliau begitu bersemangat untuk urusan dakwah. 

Semoga Allah terus memberkahi ilmu kepada saya, sebab saya mencari keridhaan dari guru-guru mulia. [***]

Salam Ta'dzim,

Guru Muda

Read More

Senin, 13 Juli 2015

Berkah itu Ketika Anak Hafal Asmaul Husna

GURUMUDA.WEB.ID --- Asmaul Husna berarti nama-nama Allah yang indah. Bila diartikan satu-satu, Asma berarti Nama dan Husna berarti baik, jadi Asmaul Husna berarti nama yang baik. Allah memiliki banyak nama, ada 99 nama yang sangat Indah. Dapat kita jumpai di jilid dalam mushaf Al Qur'an. Dari mulai Ar Rahman sampai Ash Shabur.



Ketika kita hafal Asmaul Husna,  sesungguhnya ada janji Allah kepada kita yang senantiasa menghafal dan memaknainya.

Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam memotivasi kita dalam haditsnya:

عن  ابي هر يرة ان رسول الله صل الله عليه و سلم قال ان لله تسعة وتسعين اسما اوما ئة الا واحدا من احصاهاد خل الجنة (رواه  البخاري ومسلم)

Artinya: “Dari Abi Hurairah radhiallahu 'anhu, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, yaitu seratus kurang satu; barang siapa yang menghitungnya (menghafalnya) ia masuk surga.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tersemangati pada hadits itu, saya pun menargetkan anak-anak harus hafal nama-nama Allah yang baik itu. Dan momentum Ramadhan dijadikan objek penerapannya.

Bagaimana metodenya?

Pertama, Anak-anak dibagi menjadi beberapa kelompok


Saya bagi anak-anak yang jumlahnya sekitar 65 orang menjadi 5 kelompok. Dimana satu kelompok didampingi satu orang kakak pengasuh.

Tugas kakak pengasuh ini adalah mendampingi anak-anak untuk memberikan dan menerima hasil setoran hafalan Asmaul Husna.

Kedua, Berikan 3 atau 4 Asma dulu

"Yaa Alloh...
Yaa Rohman
Yaa Rohiim
Yaa Malik..."

Bila anak sudah mampu menghafalnya, tambahkan Asma selanjutnya.

Ketiga, Pakai Langgam

Anak biasanya gampang ingat bila diiringi dengan langgam atau nyanyian. Langgam bisa disesuaikan dengan kemampuan kita. Bila tidak bisa jangan memaksakan. Tapi, alangkah baiknya dipelajari juga.

Kenapa harus dengan langgam?

Langgam menjadi metode ampuh untuk menghafal. Salah satunya menghafal Asmaul Husna. Meskipun jumlah Asmaul Husna terbilang banyak, 99, dengan cara memakai langgam Insya Allah akan cepat hafal. Karena ini sudah diterapkan.


Keempat, Buat GAME

Apa hubungannya Asmaul Husna dengan permainan?
Tentu saja bagi saya sangat berhubungan. Anak-anak lebih senang dalam proses pembelajaran disertai dengan permainan.

Permainan ini bisa dilakukan sangat sederhana sekali.

Misal, dalam satu kelompok terdiri dari 13 orang. Secara berurutan setiap orang menyebut Asmaul Husna, 1 Asma 1 orang.
***
Metode di atas yang saya terapkan kepada anak-anak selama mengikuti Pesantren Ramadhan. Alhamduillah, 90% anak-anak hafal nama-nama Allah yang Indah itu.

Baca Juga:



Bagaimana rasanya bila anak kita hafal Asmaul Husna?

Ya. Bagi saya "Berkah itu Ketika Anak Hafal Asmaul Husna."

Selamat membaca tulisan selanjutnya.

Read More

Pesantren Ramadhan: Berkah itu Ketika...

GuruMuda.web.id --- Alhamdulillah, puji yang sepantasnya selalu disematkan pada Pemilik Alam ini.

Akhirnya, Pesantren Ramadhan tahun ini -1436 H - selesai dilaksanakan. Tafaruqon (acara perpisahan) yang dilaksanakan sangat sederhana diakhiri di tanggal 25 Ramadhan.


Agenda mulai tanggal 5 - 25 Ramadhan ini terlaksana sesuai dengan yang dijadwalkan. Pun dengan target peserta selepas mengikuti pesantren ramadhan yang menjadi program tahunan ini. 

Diantaranya, santri harus mampu Hafiz Asmaul Husna dan Hafiz Juz 30.
Dapat saya simpulkan, bahwa harapan dari semua aktivitas Pesantren Ramadhan ini adalah menggapai keberkahan.

Karena Berkah itu bagj saya begitu istimewa. Berkah itu harus ada nilai tambah dalam kebaikan.

Ya. Karena bagi saya:

Berkah itu ketika...
Anak-anak Hafal Asmaul Husna

Berkah itu ketika...
Anak Hafiz Juz 30

Berkah itu ketika...
Ramadhan diisi dengan Amaliah Istimewa

Berkah itu ketika...
Bisa Menyantuni Anak Yatim Piatu Dhuafa



Berkah itu ketika...
Nabila Da'i JINAK Tampil Memukau di depan Anak- anak Pondok Kreatif & Pesantren Impian Asma Nadia

Berkah itu ketika...
Bisa Menjadi Fasilitator Kebaikan

Berkah itu ketika...
Yang Kaya yang Sholeh

Berkah itu ketika...
Yang Sederhana Begitu Istimewa


Semoga tahun depan kami bisa melaksakannya kembali
Read More