Hidup Hanyalah Istighfar, Judul Puisi yang Dibacakan Wagub Deddy Mizwar

GuruMuda.web.id – – – Bersyukur saya bisa menghadiri Majelis Ta’lim Bersatu (MTB) di Masjid Agung Sumedang, Malam Jum’at (10/3/2017). Majelis yang diselenggarakan sebulan dua kali ini sekaligus memperingati HUT Koran kebanggaan Kota Leutik Campernik ini, Sumedang Ekspress.

Wabup Jabar Dedi Mizwar sedsang membacakan puisi didampingi Abuya KH. Muhyiddin

Padahal agenda inti saya ke Sumedang untuk menghadiri acara resepsi adik saya (anak dari bibi) yang akan melangsungkan pernikahannya esok hari (Jum’at). Tiba di Sumedang Kota, sekitar jam delapan malam. Terdengar ada suara munsyid yang bersholawat dengan ditabuhi pukulan hadroh, saya yakini di Masjid Agung Sumedang sedang ada kegiatan pengajian.

Benar saja, ratusan orang sudah hadir di pelataran masjid. Tak panjang pikir, saya minta diberhentikan tepat di depan Masjid Agung Sumedang sama sopir angkot 04.

Membaca spanduk di depan, ternyata tak hanya rutinan pengajian yang dipimpin oleh Abuya KH. Muhyiddin Abdul Qodir Al Manafi saja, melainkan sekaligus tasyakuran Koran Sumedang Ekspress dalam miladya yang ke-7.

Acara ini benar-benar istimewa, bukan hanya biasa dihadiri oleh mustami’ (pendengar) setia saja, melainkan dihadiri oleh ratusan Ormas, LSM, aparat pemerintah, Kepolisian dan juga dari Yonif 301.

Istimewanya lagi, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar pun ikut menghadiri pengajian berkah ini. Selain sambutan, Wabup Deddy Mizwar pun sempat membacakan puisi yang mampu menghipnotis para jamaah.

Tidak saya sia-siakan kesempatan langka ini untuk didokumentasikan. Direkam. Lalu, ditulis di blog ini.

HIDUP HANYALAH ISTIGHFAR

Karya: Nashruddin Anshori *
malam ini kutemukan kembali sisa nafas
ada yang menjelma sayap bidadari
ada juga yang ditakdirkan menjadi empedu
hidup hanyalah istighfar
belajar mereangkai kelopak mata
menyusuri lorong sunyi
menuju jalan kembali
ada saat ketika nafas pelan-pelan 
mulai mengelupas dari lubang hidung
dan tersisa butiran kapas
hidup sejati hanyalah istighfar
hari ini kembali kuhitung sisa nafasku
tapi yang kutemukan hanya dosa yang melimpah
memenuhi sejarah dan berhamburan
sepanjang waktu
laksana bermilyar butiran debu
Tuhanku…
aku malu…
aku malu berkaca pada cakrawala
pada biru langit yang tanpa celah
aku malu bercermin
pada bumi yang selalu terinjak dan diludahi
tettapi teteap saja bersabar
dan bahkan memberikan buah paling manis
dan harum semerbak wnagi melati
hari ini…
kujumlah dekapanmu
pada helai demi helai nafasku
tapi yang tersisa hanya desiran angin
rasa bersalah dari seluruh penjuru
* Nashruddin Anshori adalah sahabat dari Wakil Gubernur Jawa Baat, Deddy Mizwar.

Leave a Comment

%d bloggers like this: