Fiksi Edukasi: IBLISIAH

www.gurumuda.web.id – – –  Berkah dari membaca adalah semakin tergerak untuk menulis. Lama sekali saya tak menggoreskan pena untuk membuat sebuah puisi. Berikut beberapa puisi yang saya buat menjelang sahur:

IBLISIAH

Sekian lama aku duduk di lembayung pagi
Kuatnya IA yang telah menciptakan
Kebesaran-Nya tak hanya untuk kita
Tapi untuk diri-Nya

Jiwa terendus oleh syahwat duniawi
Diombang ambing dengan keraguan
Kelapakan jika tak dipenuhi
Menggugat Tuhan
Padahal Ia Maha Pemaksa

Kekeliruan yang tak pernah padam
Nafsu iblisiah diikuti
Cahaya semakin meredup
Karena tak pernah meminta cahaya
Hitam menjadi keyakinan
Kealpaan sudah menjadi obat
Kelam
Nista

12 Ramadhan 1437 H
23.51


Cinta manakah yang Engkau inginkan?

Tuhan…
Beri aku kepastian untuk memiliki cinta
Bukan cinta samar yang tak pernah tergambar
Bukan pula kepalsuan 

Tuhan…
Cinta manakah yang Engkau inginkan?
Beri aku kemudahan dalam mencintai
Mencintai Engkau dengan kefanaan

Tuhan…
Di sini banyak tuhan-tuhan
Cukupkan Engkau adalah Tuhanku


18 Juni  2016
00.49 WIB

– Pesantren Nurul Musthofa – Kadungora

***
Puisi ini juga dikirmkan ke Koran Garut Express

Leave a Comment

%d bloggers like this: