Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri pendidikan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 April 2016

Modal 1 Juz, Berhak Mengikuti Seleksi Calon Peserta Program Beasiswa Tahfizh Al-Qur’an Kementerian Agama-UICCI Tahun 2016

www.gurumuda.web.id - - - Program Tahfiz Qur'an di lingkungan pesantren/madrasah/sekolah menjadi salah satu program unggulan. Karena banyak peluang dari program pencetakan generasi Qur'ani.

Kali ini Guru Muda akan berbagi informasi seputar beasiswa bagi anak-anak yang sudah mencapai hafalannya minimal 1 Juz.

Berikut informasinya:

Program Beasiswa Tahfizh al_Qur’an (PBTQ) Kementerian Agama-UICCI adalah bentuk pelaksanaan kerjasama antara Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama dengan Yayasan Pusat Persatuan Kebudayaan Islam Indonesia- Turki / United Islamic Cultural Centre of Indonesia-Turkey (UICCI) dalam pengembangan kemampuan santri di bidang Qira’at al-Qur’an, Tahfizh al-Qur’an, Kajian llmu-llmu Keislaman (Aqidah, Akhlaq, Tasawwuf, Fiqh, Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam, dan Bahasa Arab), serta Bahasa Turki.

PBTQ dilaksanakan dalam bentuk pemberian beasiswa pendidikan bagi peserta yang lulus seleksi untuk mengikuti program pendidikan non-degree di Indonesia dan di Turki.

ADA 2 PROGRAM

PBTQ Kementerian Agama-UICCI dilaksanakan dalam 2 (dua) kelompok program, yaitu Program Tahfizh Kelompok Usia 18-22 Tahun dan Program Tahfizh Kelompok Usia 13-18 Tahun. 

1. Program Tahfiz Kelompok Usia 18-22 Tahun

Program Tahfiz Kelompok Usia 18-22 Tahun ditujukan bagi mereka yang telah menyelesaikan hafalan al-Qur’an 30 Juz, lancar membaca al-Our’an sesuai kaidah membaca al-Qur’an yang baik dan benar, serta telah memiliki dasar pengetahuan bahasa arab. 

Peserta yang lulus seleksi Program Tahfiz Kelompok Usia 18-22 Tahun akan mengikuti layanan pendidikan sebagai berikut:

A. Pendidikan di Indonesia
Peserta yang lulus seleksi akan diberikan layanan pendidikan selama 1 (satu) tahun pada lembaga pendidikan yang ditunjuk oleh Kementerian Agama di Indonesia untuk memantapkan tahfizh al-Qur’an 30 (tiga puluh) juz, bahasa Arab dan bahasa Turki.
B. Pendidikan di Turki
Setelah menyelesaikan pendidikan di Indonesia, peserta program akan mengikuti
layanan pendidikan di Turki selama 3 (tiga) tahun untuk mendalami tahfizh alQur’an,
pengetahuan keagamaan Islam, serta kemampuan berbahasa Arab dan
Turki.
C. Masa Pengabdian
Setelah menyelesaikan pendidikan di Turki, peserta program diwajibkan untuk
mengabdi sekurangnya selama 1 (satu) tahun dalam rangka mengembangkan
pengetahuannya di:
  1. Pondok pesantren Tahfizh al-Qur’an di Indonesia dengan ketentuan yang diatur oleh Kementerian Agama
  2. Lembaga pendidikan yang dikerjasamakan oleh UICCI di sejumlah negara, dengan persetujuan dan ketentuan yang diatur oleh Kementerian Agama.
D. Paska Pengabdian
Setelah masa pengabdian, peserta program dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi atau pengembangan program lainnya.
2. Program Tahfiz Kelompok Usia 13-18 Tahun
Program Tahfiz Keiompok Usia 13-18 Tahun ditujukan bagi mereka yang telah menyelesaikan hafalan al-Qur’an 1 Juz sekurangnya Juz ‘Amma (Juz 30), serta lancar membaca al-Qur’an sesuai kaidah membaca al-Qur’an yang baik dan benar.

Peserta yang lulus seleksi Program Tahfiz Kelompok Usia 13-18 Tahun akan mengikuti layanan pendidikan sebagai berikut:

a. Pendidikan di Indonesia
  1. Peserta yang lulus seleksi akan diberikan layanan pendidikan selama 2 (dua) tahun pada lembaga pendidikan yang ditunjuk oleh Kementerian Agama untuk dapat menghafal (tahfizh) al-Qur’an 30 juz, peningkatan kemampuan bahasa Arab dan Turki serta pendidikan keagamaan Islam.
  2. Di awai tahun ke-3, dilakukan seleksi peserta yang akan diberangka tkanke Turki untuk mengikuti program lanjutan
  3. Bagi peserta yang tidak lulus seleksi program lanjutan ke Turki, bagi yang belum memiliki ijazah pendidikan menengah (MA/sederajat) dan memenuhi ketentuan diwajibkan tetap mengikuti pendidikan di Indonesia selama 1 (satu) tahun untuk menyelesaikan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C
  4. Bagi peserta yang tidak lulus seleksi program lanjutan ke Turki, setelah menyelesaikan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang Iebih tinggi atau pengembangan program lainnya 
b. Pendidikan di Turki
Peserta yang telah mengikuti pendidikan di Indonesia seiama 2 (dua) tahun dan lulus seleksi program lanjutan ke Turki peserta program akan mengikuti layanan pendidikan di Turki selama 3 (tiga) tahun untuk mendalami tahfizh al-Qur’an, pengetahuan keagamaan Islam, serta kemampuan berbahasa Arab dan Turki.
c. Masa Pengabdian
Setelah menyelesaikan pendidikan di Turki, peserta program diwajibkan untuk mengabdi sekurangnya selama 1 (satu) tahun dalam rangka mengembangkan pengetahuannya di:
  1. Pondok pesantren Tahfizh al-Qur’an di Indonesia dengan ketentuan yang diatur oleh Kementerian Agama
  2. Lembaga pendidikan yang dikerjasamakan oleh Yayasan Pusat Persatuan kebudayaan Islam Indonesia-Turki atau United Islamic Cultural Centre of Indonesia-Turkey di sejumlah negara, dengan persetujuan dan ketentuan yang diatur oleh Kementerian Agama.
d. Paska Pengabdian 
Setelah masa pengabdian, peserta program dapat melanjutkan ke jenjang
pendidikan yang Iebih tinggi atau pengembangan program lainnya.

Untuk Mengetahui Informasi dan Pengumumannya silakan di download DI SINI
Sumber Gambar ada di sini

Semoga ada diantara anak didik kita yang bisa lolos Seleksi Calon Peserta Program Beasiswa Tahfizh Al-Qur’an Kementerian Agama-UICCI Tahun 2016 ini.

Read More

Rabu, 04 Januari 2017

AGUPENA: Wadahnya Guru Penulis Indonesia

GuruMuda.web.id - Pentingnya guru membudayakan menulis menjadi tugas penting bagi guru yang lainnya untuk mewadahi guru penulis atau calon penulis. Maka, diperlukan organisasi untuk memfasilitasinya.

Asosiasi Guru Penulis Indonesia (AGUPENA) adalah salah satu organisasi nonprofit di Indonesia yang anggotanya adalah para guru/pensiunan guru, dosen/pensiunan dosen dan tenaga kependidikan/pensiunan tenaga kependidikan yang memiliki minat dalam kepenulisan.

AGUPENA yang berkedudukan di Kota Tangerang, Banten ini berdiri sejak 28 November 2006 di Jakarta. Achjar Chalil (almarhum) adalah pendiri dan sekaligus ketua umum pertama.

Achjar Chalil, S.Pd (alm)

Tujuan dibentuknya AGUPENA untuk membantu pemerintah dalam rangka membangun peradaban dan mencerdaskan kehidupan bangsa, melalui kegiatan penulisan karya tulis: fiksi atau nonfiksi, karya ilmiah maupun karya sastra, serta bahan ajar yang mengandung nilai-nilai agama, moral, etika, estetika, akhlak mulia, pengembangan dan penguasaan teknologi. Ini selaras dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003: Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen.

AGUPENA Didirikan oleh Para Pemenang Lomba Penulisan Naskah Buku Bahan Bacaan

Atas usulan dan dukungan Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) yang saat itu dijabat oleh Prof. DR. Fasli Jalal, AGUPENA didirikan pertama kali pada tanggal 28 November 2006 di Jakarta oleh para Pemenang Lomba Penulisan Naskah Buku Bahan Bacaan yang diselenggarakan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

AGUPENA ini bersifat keilmuan, profesional, dan mandiri dengan memiliki tiga fungsi:

Pertama, sebagai wadah persatuan, pembinaan dan pengembangan guru penulis Indonesia.
Kedua, sebagai wadah partisipasi aktif profesional guru penulis dalam usaha menyukseskan pembangunan nasional. 
Ketiga, sarana penyalur aspirasi anggota dan komunikasi sosial timbal-balik antarorganisasi profesi, kemasyarakatan, dan pemerintah. 


Kegiatan dan Usaha AGUPENA

Tentunya sebuah organisasi harus di dukung dengan kegiatan dan usahanya. Adapun Kegiatan dan Usaha AGUPENA sebagai berikut:
  • Memberikan  pembinaan dan pelatihan kepada para guru, dosen, dan tenaga kependidikan agar mampu menulis bahan bacaan, buku pelajaran, karya ilmiah dalam bentuk tulisan yang selaras dengan tujuan pendidikan Nasional sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  • Membantu Pemerintah mendorong peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara;
  • Menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah dan swasta di dalam maupun di luar negeri bagi kemajuan dan kesejahteraan serta peningkatan kualitas profesi guru penulis;
  • Menerima/melayani guru, dosen, dan tenaga kependidikan yang menulis bahan bacaan yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta diperuntukan bagi peserta didik dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai Perguruan Tinggi;
  • Menyelenggarakan penelitian, pelatihan, dan pengembangan di bidang ilmu pengetahuan serta studi banding keilmuan dan profesi;
  • Melakukan kegiatan dan usaha lain yang halal yang dapat mewadahi dan menghidupi kegiatan organisasi dan para anggotanya.

Keanggotaan AGUPENA

Ada tiga kategori keanggotaan di AGUPENA, yaitu :

1. Anggota Biasa
Guru/Pensiunan Guru
Dosen/Pensiunan Dosen
Tenaga Kependidikan/Pensiunan Tenaga Kependidikan
2. Anggota Luar Biasa
Mereka yang masih mengikuti pendidikan sebagai calon guru dan siapa pun yang memiliki perhatian kepada dunia kepenulisan yang relevan dengan pendidikan
3. Anggota Kehormatan
Mereka yang karena keahliannya, sifat pekerjaannya, atau kedudukannya oleh organisasi dipandang dapat memberikan partisipasi bagi perkembangan dan kemajuan AGUPENA.
Mereka yang karena minat dan kegiatannya telah berjasa terhadap perkembangan dunia kepenulisan
***
Untuk mengetahui hasil karya tulis Guru Indonesia sila untuk mengunjungi situs AGUPENA: www.agupena.or.id

Read More

Selasa, 18 Agustus 2015

EDUSPEC Indonesia Adakan Kompetisi Guru Tingkat Nasional 2015

GuruMuda.web.id - - - Eduspec Indonesia sebagai perusahaan yang menyediakan jasa konsultansi pendidikan, memiliki visi untuk menjadi solusi atas tantangan pendidikan global melalui program- program yang disiapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di seluruh Indonesia.

Bersama Global Educational Supplies & Solutions (GESS),  EDUSPEC INDONESIA mengadakan Kompetisi Guru Tingkat Nasional dengan tema “Peran Teknologi dalam Inovasi Pendidikan”



TUJUAN LOMBA
  • Memberikan ruang dan sarana bagi guru untuk berkompetisi secara kreatif dalam proses pengajaran menggunakan teknologi terkini
  • Sebagai ruang untuk memberikan apresiasi kepada guru – guru berprestasi yang aktif mengembangkan cara pengajaran demi meningkatkan kualitas pendidikan peserta didik untuk dapat menjawab tantangan masa depan
  •  Mendorong peningkatan pengetahuan serta pemanfaatan teknologi dalam proses pengajaran di kelas
  •  Sebagai ruang bagi guru untuk berbagi model-model pengajaran kreatif yang mereka praktekkan dalam proses pembelajaran di kelas
  •  Sebagai ruang untuk saling menginspirasi untuk meningkatkan cara pengajaran yang sesuai dengan tuntutan pendidikan terkini
 PENILAIAN
  • Kelengkapan syarat administrasi (surat ijin kepala sekolah dan surat pernyataan) (5 poin)
  • Pemanfaatan penggunaan perangkat teknologi selama proses pembelajaran tersebut (25 poin)
  • Proses pembelajaran yang memfasilitasi dan mendorong kemampuan berpikir kritis siswa (25 poin)
  • Proses pembelajaran yang memfasilitasi kolaborasi antar siswa, serta kolaborasi siswa dan guru (25 poin)
  • Proses pembelajaran yang mendorong komunikasi aktif dan proaktif antar siswa, serta siswa dan guru (25 poin)
  • Proses pembelajaran yang memfasilitasi dan mendorong kreativitas siswa (25 poin)
  • Kreatifitas peserta dalam penulisan dan design karya tulis proses pembelajaran tersebut (20 poin) 6. Proses pembelajaran yang memfasilitasi dan mendorong kreativitas siswa (25 poin) 7. Kreatifitas peserta dalam penulisan dan design karya tulis proses pembelajaran tersebut (20 poin)

KETENTUAN LOMBA
  1. Lomba besifat perorangan untuk guru yang masih aktif mengajar, baik di sekolah negeri maupun swasta
  2. Peserta hanya dapat mengirimkan satu karya lomba dan belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lain
  3. Hasil karya lomba harus merupakan hasil karya sendiri, ide orisinil
  4. Lomba dibagi dalam 3 kategori: kategori guru SD sederajat; kategori guru SMP sederajat; dan kategori guru SMA sederajat
  5. Lomba dapat diikuti oleh semua guru dari seluruh bidang studi
  6. Kirimkan karya tulis tentang proyek atau proses pembelajaran yang sudah Anda lakukan bersama peserta didik dalam bentuk format PDF (maks. 15MB) ke email : ntc2015@eduspecindonesia.com dengan tema Peran Teknologi Dalam Inovasi Pendidikan. Tuliskan dalam subyek email: nama Anda dan kategori lomba yang Anda ikuti
  7. Karya tulis tersebut berisikan:
        a) Latar belakang topik pembelajaran
        b) Tujuan pembelajaran
        c) Perangkat teknologi yang digunakan
        d) Alat/aplikasi yang digunakan
        e) Metode pembelajaran
        f) Hasil yang diperoleh dari pembelajaran tersebut
        g) Dokumentasi kegiatan pembelajaran tersebut Kreatifitas design dan rangkaian karya tulis Anda tidak dibatasi Contoh salah satu karya silakan kunjungi www.eduspec.co.id
  8. Lampirkan biografi Anda maksimal 200 kata yang mencakup data diri (nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat, sekolah tempat mengajar), latar belakang pendidikan, rangkuman karir mengajar, sertifikasi, kegiatan organisasi, dan seminar yang pernah diikuti
  9. Lampirkan surat pernyataan bahwa karya Anda adalah ide orisinil dan belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan lain
  10. Lampirkan surat ijin dari kepala sekolah yang menyetujui Anda untuk mengikuti lomba ini. Serta ijin untuk mengikuti karantina di Jakarta selama 3 hari jika lolos ke babak final
  11. Kirimkan karya tulis proses pembelajaran tersebut selambat-lambatnya 20 September 2015
  12. Pengumuman finalis dapat dilihat di www.eduspec.co.id pada tanggal 23 September 2015
  13. Finalis dari ketiga kategori akan diundang ke Jakarta untuk karantina babak final pada tanggal 30 September 2015 hingga 2 Oktober 2015
  14. Selama masa karantina tersebut, finalis akan mempresentasikan karya tulisnya kepada dewan juri, serta akan mengikuti rangkaian seminar dan pelatihan yang sudah disediakan. 15. Finalis akan melakukan presentasi final pada hari Jum’at, 2 Oktober 2015
Sumber Informasi: EDUSPEC INDONESIA

Read More

Sabtu, 18 Juli 2015

Peluang Bagi Guru Madrasah untuk Mendapatkan Beasiswa S-2 Tahun 2015

GuruMuda.web.id --- Ini peluang bagi guru madrasah yang sudah sarjana  untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang berikutnya. Beasiswa S-2 di 6 Perguruan Tinggi (Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang, IAIN Antasari Banjarmasin, STAINU Jakarta, dan IAIN Imam Bonjol Padang.
Adapun untuk memperoleh beasiswa S-2 tersebut dengan 9 pilihan prodi, diantaranya:  Bahasa Inggris, Matematika, IPA/Sains, Fisika, Biologi, Kimia, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab dan  Islam Nusantara.
Beasiswa yang diberikan berupa bantuan untuk studi S-2 selama 2 (dua) tahun atau 4 (empat) semester  pada tahun akademik 2013/2014 dan 2014/2015 di perguruan tinggi yang ditetapkan. Bantuan Beasiswa bagi guru Madrasah meliputi: Biaya pendidikan, Living Cost setiap bulan sebesar Rp 1.200.000,- selama dua tahun, Bantuan Sumber Belajar, dan Bantuan transport pergi dan pulang satu kali perjalanan selama studi.
Sasaran Beasiswa adalah Guru PNS Kementerian Agama yang mengajar pada MTs atau MA; Guru Tetap Yayasan (Bukan PNS) yang mengajar pada madrasah swasta (MTsS /MAS); dan Guru Bukan PNS yang mengajar pada madrasah negeri (MTsN atau MAN), sesuai dengan pengumuman beasiswa S-2 bagi guru Madrasah tahun 2013.
Syarat & Ketentuan  Umum Penerima Beasiswa adalah guru madrasah (MTs atau MA) yang memenuhi  sebagai berikut:
  1. Berpendidikan S-1/D-IV;
  2. Pengampu salah satu dari mata pelajaran berikut: Matematka, Bahasa Inggris, Sains (Fisika, Biologi, Kimia), keagamaan (Akidah-Akhlak, Alqur`an-Hadis, Fikih, Sejarah dan Kebudayaan Islam) atau Bahasa Arab yang ijasah S-1/D-IV-nya sesuai/relevan dengan tugas mengajarnya;
  3. Diutamakan yang belum sertifikasi;
  4. Berusia maksimal 40 tahun pada tahun 2013;
  5. Memiliki IPK minimal 2,75 pada skala 4,00 pada jenjang pendidikan S-1/D-IV;
  6. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Syarat & Ketentuan  Khusus Penerima Beasiswa adalah guru madrasah (MTs atau MA) yang memenuhi sebagai berikut:
  1. Diangkat dalam jabatan guru minimal 2 (dua) tahun (khusus untuk PNS);
  2. Mendapat persetujuan dari atasan (untuk PNS dan Bukan PNS yang mengajar pada madrasah negeri);
  3. Memiliki pengalaman mengajar di satuan administrasi pangkal (satminkal) minimal 5 tahun (guru tetap yayasan dan guru Bukan PNS yang mengajar di MTsN atau MAN). Dibuktikan dengan Surat Keputusan yang ditandatangani oleh pejabat yang berwenang;
  4. Memperoleh ijin belajar dan diijinkan kembali mengajar di satminkal dari ketua yayasan penyelenggara pendidikan (khusus untuk Bukan PNS);
  5. Program studi yang dipilih sesuai (relevan) dengan ijasah S-1 dan tugas mengajarnya;
  6. Lulus seleksi;
  7. Membuat pernyataan tentang kesanggupan nyelesaikan studi dalam 2 (dua) tahun di atas kertas bermeterai;
  8. Selama mengikuti program, peserta tidak dibenarkan mengikuti studi S2 lain atas biaya sendiri atau beasiswa dari instansi lain;
  9. Selama mengikuti program, yang bersangkutan dibebastugaskan dari tugas keguruan atau tugas lainnya.
Perguruan Tinggi Penyelenggara Beasiswa
Prodi
  1. Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Prodi: Bahasa Inggris ; Matematika
  2. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).Prodi: Sains/IPA Terpadu ; Bahasa Inggris
  3. Universitas Negeri Semarang (Unnes). Prodi: Fisika ; Biologi ; Kimia
  4. IAIN Antasari Banjarmasin. Prodi: Pendidikan Agama Islam
  5. STAINU Jakarta. Prodi: Islam Nusantara
  6. IAIN Imam Bonjol Padang. Prodi:Bahasa Arab

Sumber: 
http://madrasah.kemenag.go.id
http://pasca.unesa.ac.id/detail/pengumuman/beasiswa-s-2-guru-madrasah
Demikian saya bagikan informasi ini. 
Semoga bermanfaat!
Read More

Kamis, 06 Oktober 2016

Kamaruddin Amin, Dirjen Pendis Mewajibkan Guru Baru Ikut PPG

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis), Kamaruddin Amin mengatakan, guru-guru baru yang belum mengajar tidak lagi mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG). Tetapi semua wajib mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pra Jabatan.

"Saya rencanakan tahun 2017 sudah mulai, jadi untuk untuk guru agama, kita mulai pelaksanaan dulu di fakultas untuk calon-calon guru. Untuk guru-guru yang sudah pernah mengajar itu mengikuti PLPG," kata Kamaruddin yang gurumuda.web.id kutip dari Kemenag.go.id, saat memberikan arahan dan membuka acara Koordinasi Pelaksanaan Program Sertifikasi Guru Madrasah di Bogor, Jumat (30/9).


Masih menurut Kamaruddin, perlu diketahui, ke depan yang menjadi guru itu tidak hanya lulusan tarbiyah, tetapi juga dari fakultas-fakultas non tarbiyah. Karena lulusan Fakultas Ushuluddin, Dakwah, Adab itu juga bisa menjadi guru. Syaratnya harus mengikuti PPG dulu dan mengikuti training di tarbiyah.

"Jadi tarbiyah tidak perlu juga merasa kaplingnya diambil, tetapi seluruh fakultas mengikuti pelatihan intensif PPG sekitar enam bulan sampai setahun untuk bisa mendapatkan ilmu pedagogig di tarbiyah, akan tetapi kontennya fakultas-fakultas lain," ucap Kamaruddin.

Dirjen Pendis juga mengatakan, Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG) tahun 2016 ini tidak hanya guru umum saja, guru agama juga harus mendapatkan sertifikasi tahun ini.

"Kita lihat dan secepatnya kita putuskan berapa kuota berapa guru umum, berapa guru agama," kata Dirjen,

"Kita akan berkoordinasi dengan kementerian terkait akan hal ini," tambahnya.

Kamaruddin Amin mengatakan, kita ada rencana melakukan reformasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Menurutnya, ini juga penting untuk diketahui. Rencana desain LPTK yang sedang kita desain itu adalah nanti kita akan melaksanakan PLPG.

"Jadi PLPG ini untuk menyelesaikan kewajiban-kewajiban kita ini," jelas Dirjen.

Diceritakan Dirjen, saat dirinya melakukan kunjungan ke Skandinavia beberapa waktu lalu, ternyata di Denmark, Finlandia, dan Norwegia, yang namanya guru itu mempunyai dua keahlian yang berimbang antara pengetahuan tentang materinya dan pengetahuan pedagoginya. Itu harus dibuktikan dengan sertifikat dan pelatihan-pelatihan yang intensif.

Penguasaan Konten Guru Madrasah Lemah


"Nah, ini yang menjadi kelemahan mendasar. Guru-guru kita yang berada di madrasah itu khususnya guru-guru agama kita itu, penguasaan kontennya, penguasaan materinya itu lemah sekali. Karena di tarbiyah di seluruh Indonesia desain kurikulumnya lebih pada pedagogignya, tetapi penguasaan materinya lemah," ucap Dirjen.


Ditambahkannya, selama ini desain fakultas tarbiyah itu memang lebih pada pedagogignya,daripada kontennya. Padahal untuk menjadi guru itu harus menguasai materi juga - menguasai ilmunya- kalau hanya menguasai pedagogignya, maka tidak bisa mentranfer ilmunya secara maksimal.

"Jadi kedua duanya harus seimbang. Antara kompetensi pedagogig dengan penguasaan materi itu harus seimbang dan itu harus disempurnakan melalui PPG, yang akan dilaksanakan pada saat yang akan datang," imbuhnya.

Penguasaan Pendagogig Fakultas Tarbiyah harus Kuat

Masih menurut Dirjen, untuk fakultas tarbiyah misalnya, yang pedagoginya kuat itu harus ditambah materi pelajarannya, dan kurikulum tarbiyah akan kita ubah. Kita akan lakukan review kurikulum secara fundamental untuk mencetak guru yang menguasai atau kapasitas bidang materi dan juga pedagogig.

Harapan Dirjen, mahasiswa Fakultas Tarbiyah nantinya tidak akan seperti sekarang. Dimana sarjana pendidikan langsung bisa menjadi guru. Akan tetapi mereka mengikuti pelatihan lagi yang kemudian ketika diwisuda langsung sudah mempunyai sertifikat pendidik.

GURU sama dengan DOKTER

"Jadi sama dengan dokter, kalau dokter itu nanti mencetak sarjana kedokteran kemudian mengikuti kelas lagi untuk bisa menjadi dokter, jadi dokter itu profesi, sama dengan guru, guru itu juga profesi," ucap Dirjen.

"Seorang guru menjadi profesional itu setelah mengikuti PLPG selama tujuh hari, padahal itu sangat tidak cukup. Oleh karena itu, nanti ke depannya harus kita reformasi," pungkas Kamarudin Amin.
Read More

Rabu, 20 Mei 2015

Guru Era Baru Wajib Ikuti Kompetisi Ini!

GURUMUDA.WEB.ID - Selama mendidik dan mengajar peserta didik pastilah banyak menyisakan kisah atau pengalaman. Senang, susah, bahkan kisah yang menggelitik.

Nah, daripada kisah itu mengendap di pikiran saja, kenapa nggak berbagi saja lewat tulisan?


Baiklah, saya akan berbagi informasi seputar lomba menulis bagi guru.

Berikut informasinya yang saya ambil dari blog GURARU:

Guraru, untuk memeriahkan Bulan Pendidikan Mei 2015, Pengelola Guraru (Guru Era Baru) mengadakan kontes blog bertajuk “Lomba Menulis Bulan Pendidikan bersama Acer Guraru“.

Ceritakan pengalaman-pengalaman menyenangkan selama menjalani profesi sebagai guru. Guraru juga bisa bercerita atau sharing mengenai pengalaman seru saat melakukan proses belajar-mengajar di luar kelas, atau mengangkat tema yang berhubungan dengan teknologi di dunia pendidikan.

Sebagai contoh, pengaplikasian gadget terhadap proses belajar mengajar dan sebagainya. Melalui kompetisi menulis ini, kami berharap Guraru bisa berbagi semangat positif kepada rekan guru maupun siswa yang akan menjadi calon guru di masa mendatang.

Event ini dilaksanakan sejalan dengan bentuk nyata visi dan komitmen Acer Indonesia, di mana Acer ingin mendorong para guru memanfaatkan teknologi dalam proses belajar mengajar, agar lebih efektif, kreatif dan juga tentunya interaktif.

Untuk mengikuti kontes blog ini, berikut mekanisme detail “Lomba Menulis Bulan Pendidikan bersama Guraru”.

Setiap peserta menuliskan artikel sesuai topik pilihannya di website guraru.org pada periode lomba 2- 21 Mei 2015.

Pilihan topik:
- Pengalaman menyenangkan dari menjadi seorang guru
- Pengalaman belajar dan mengajar di luar kelas

Setiap peserta diperbolehkan mensubmit lebih dari satu artikel. Ceritakan sekreatif mungkin!
Penambahan foto dan video akan mendapatkan nilai tambahan
Artikel yang dibuat harus disertakan keterangan “Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10” di bagian bawah artikel.

Peserta harus mencantumkan link artikelnya pada kolom komen di bawah artikel pengumuman di bawah ini.

Periode kontes blog:
2-21 Mei 2015   : Penulisan artikel di website komunitas Guraru
21-25 Mei 2015 : Pemilihan pemenang oleh Dewan Juri
26 Mei 2015       : Pengumuman pemenang

Tim Acer Indonesia dan pihak agensi sebagai juri akan memilih sepuluh orang kandidat.

Dua pemenang beruntung masing-masing akan mendapatkan 1 unit Acer One 10.

Tiga finalis akan mendapatkan paket merchandise dari Acer Guraru.

Acer One 10 adalah notebook hybrid terbaru dari Acer Indonesia dengan sistem operasi terbaru Windows 8.1. Perangkat ini bisa dioperasikan dalam empat mode berbeda, menjadikannya fleksibel terutama saat berinteraksi dengan para siswa di dalam maupun di luar kelas. Akses terhadap ribuan aplikasi di Windows Store akan menjadikan Guraru sebagai yang terdepan dalam penggunaan teknologi terdepan khususnya di bidang pendidikan.

Read More

Senin, 03 Oktober 2016

Layakkah gurumuda.web.id Mengikuti ID WEBSITE Awards?

GURUMUDA.WEB.ID - Pengelola Pengelola Nama Domain Internet Indonesia atau disingkat PANDI dibentuk untuk mengelola nama berdomain .ID secara profesional, akuntabel, dan transparan sesuai dengan kaidah hukum Republik Indonesia.



Di tahun ini, PANDI menyelenggarakan sebuah ajang untuk mengapresiasi situs-situs internet terbaik di Indonesia yang menggunakan .ID

Ada 10 Kategori Website dalam Ajang ID WEBSITE AWARDS ini, dainataranya:

1. Pendidikan

Situs sekolah, kursus, perguruan tinggi, dan situs-situs yang mendidik, mempromosikan pendidikan, menyediakan pendidikan jarak jauh secara daring, termasuk menyediakan materi sekolah dan perkuliahan, konten-konten pendidikan untuk anak-anak dan dewasa .

2. Pemerintah

Situs milik instansi pemerintah Republik Indonesia, termasuk pemerintahan daerah.

 3. Komunitas dan lembaga nirlaba

Situs milik sekelompok masyarakat atau lembaga nirlaba yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia.

4. Online Store

Situs yang menjual produk berbentuk barang atau jasa milik sendiri.

5. Berita dan Media

Situs yang menyediakan konten berita mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik.

6. Travel dan Wisata

Situs yang mempromosikan, memberitakan, maupun menyediakan informasi terkait destinasi wisata di Indonesia.

7. Korporat

Situs informasi perusahaan.

8.  Marketplace

Situs yang menyediakan platform jual-beli di internet yang dapat digunakan oleh pihak lain di luar perusahaannya.

9. Blog atau Personal

Situs dan blog individu yang dapat berisi informasi mengenai blogger tersebut, atau topik lain seperti politik, kuliner, budaya, dan lainnya

10. Hiburan

Situs yang bertujuan menghibur atau menyediakan fasilitas hiburan bagi masyarakat.



Konten

Konten yang dimaksud adalah informasi yang disediakan pada situs. Tak hanya berupa tulisan, namun juga berupa suara, animasi, grafik, atau video.
Struktur dan Navigasi

Struktur dan Navigasi
Kerangka situs, pengorganisasian atau pengelompokan konten, pemilihan prioritas informasi, dan metode navigasi situs.

Desain

Desain yang baik adalah desain yang relevan dengan audiens dan pesan yang disampaikan.

Fungsional

Situs dapat diakses dengan cepat, live-links, menggunakan teknologi yang relevan dengan audiens, dapat bekerja cross-platform, dapat mengantisipasi perbedaan kebutuhan pengguna mulai dari ukuran file hingga kecepatan akses internet. Situs paling fungsional memikirkan pengguna dengan kebutuhan special.

Interaktifitas

Interaktifitas yang dimaksud dapat berupa kolom pencarian, chat rooms, real-time feedback, maupun notifikasi. Interaktifitas merupakan hal yang membedakan antara situs dengan media lainnya.



• 26 September – 14 Oktober 2016
Penerimaan usulan nominator ID WEBSITE AWARD dari masyarakat

• 17 Oktober – 20 Oktober 2016
Penilaian oleh dewan juri seleksi

• 24 Oktober 2016
Penetapan pemenang tiap kategori oleh dewan juri final

28 Oktober 2016
Malam penganugerahan ID WEBSITE AWARD

Lalu bagaimana dengan domain www.gurumuda.web.id dengan kategori Blog atau Personal???

Layakkah? Atau hanya yang berdomain langsung dot ID saja?




Read More

Sabtu, 01 Agustus 2015

Garut Punya Majalah yang Super Edukasi

GuruMuda.web.id - - - Punya hobi menulis dan membaca tentu saja sangat senang jika ada media yang benar-benar sarat dengan dunia pendidikan. Apalagi di tulis oleh yang benar-benar terjun di dunia pendidikan sendiri.

Ternyata saya salah selama ini yang menilai guru di Garut kurang produktif untuk tulis menulis. Tapi, cukup beralasan juga kenapa saya menilai produktivitas tulis menulis di kalangan guru sangat kurang. Karena jarangnya terekspos di dunia maya. Nyatanya, di dunia nyata mereka cukup giat untuk mengirimkan artikel seputar pendidikan ke media massa seperti Majalah Kandaga dan Jaleuleu.

Majalah Kandaga sebagai majalah bulanan ini lebih dulu berkiprah lebih fokus di dunia pendidikan, meskipun ada beberapa rubrik semisal mengupas pemuda dan olahraga.

Sementara, Majalah Jaleuleu baru mengeluarkan tujuh edisi. Terbitnya sama sebulan sekali. Uniknya, Majalah Jaleuleu ini lebih intens kepada bahasa daerah, Sunda.


Ternyata Garut punya majalah seperti ini. Patut diapresiasi.

Read More

Rabu, 22 Juli 2015

Kenapa Saya membuka EduPromo?

GuruMuda.web.id - - - EDUKASI dan Promosi, yang saya singkat EduPromo. Merupakan salah satu cara untuk membantu mempromosikan produk orang lain. Saya dapatkan kata “Edu Promo” secara tidak sengaja, kebetulan kategori sebelumnya ada Edu Design, untuk berbagi seputar ilmu dan hasil desain grafis yang sedikit saya kuasai. Juga ada Edu Contest, ini khusus informasi seputar lomba/kontes bertemakan pendidikan.

SAYA mencoba membantu rekan guru/ustad atau praktisi pendidikan yang mempunyai produk di bidang pendidikan dan dakwah. Akan saya review produk tersebut supaya lebih terasa kemanfaatannya bagi khalayak banyak.

Kejujuran & Kepercayaan

Hanya ada 2 syarat ini saja yang menjadi landasan saya dan pemilik produk untuk dibantu dalam pemasarannya. Dimana pemilik produk mengirimkan data lengkap ke email saya, siapa yang akan dihubungi dan kemana harus mentransfer. Saya hanya pihak ke-3 saja. Dimana sebagai penyambung kedua belah pihak. Dengan modal pulsa dan akses internet.

Kenapa harus ada EduPromo?

Belajar dari pengalaman yang sudah saya alami, setelah menjadi penyambung Buku “ICE BREAKER”nya Kak Kusumo Suryohardjuno. Saat itu saya menulis resensi buku di blog gurumuda.info, dan jika ada yang berminat silakan hubungi saya. Ternyata sudah lebih 100 orang memesan buku tersebut. Alhamdulillah, ada royalty dari Kak Kusumo hasil dari penjualan itu. Maka, saya pun mencoba mengulang kembali untuk membuatkan tulisan/review dengan kategori EDUPROMO.

Semoga antara pemilik produk, saya, dan pemesan menjadi jalan untuk saling bekerja sama. Berbuat kebaikan di bidang pendidikan & dakwah.

Adapun caranya, silakan untuk membaca ketentuannya DI SINI

Read More

Senin, 20 Juli 2015

Guru PAI yang Jago Nyastra

GuruMuda.web.id - - - MEMANG tidak salah jika seseorang menyukai hal-hal di luar bidangnya. Apalagi bidang itu yang agak nyeleneh -bukan yang biasa-. 

Seperti sosok guru yang satu ini. Beliau seorang guru PAI di Mts Negeri Wonosobo. Sangatlah biasa bila seorang guru PAI menulis buku Islami nonfiksi. Namun, berbeda dengan guru yang lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga,Jogjakarta ini. Beliau banyak menelurkan karya-karya yang sangat luar biasa di bidang sastra. Padahal jurusan semasa kuliahnya bukan di jurusan sastra. 

Jusuf AN adalah nama pena di dunia sastra, lengkapnya M. Yusuf Amin Nugroho. Bakat penulisan sastra beliau dapatkan sewaktu ikut bergabung di komunitas teater bernama Sanggar Jepit, Yogjakarta. Siapa disangka dengan modal niat untuk menambah wawasan tentang dunia sastra, kini prestasi di dunia nyelenehnya pun sangat membanggakan. Diantaranya Jusuf pernah meraih sebagai guru penulis puisi terbaik, penulis cerpen terbaik dan segudang prestasi yang lainnya.

Tak hanya itu, sampai saat ini Jusuf sangat produktif menulis. Ini terlihat dari beberapa tulisan yang pernah dimuat di media massa, beliau tuangkan di blog pribadinya. Bahkan, sudah berpuluh-puluh buku yang beliau terbitkan. Mulai dari kumpulan cerita pendek, puisi sampai novel. Kerennya lagi novel berjudul “Burung-burung Cahaya” akan diangkat untuk pembuatan skripsi oleh salah satu mahasiswa Fakultas Tarbiyah UIN Sunankalijaga. Semoga saja bisa diangkat ke layar lebar. (Aamiinin dong, Pak Jusuf)

Bagi saya, seorang Jusuf AN adalah guru sastra saya. Karena saya sama seperti beliau, bukan di jurusan sastra. Meskipun belum bertemu di dunia nyata. Hanya dengan karya-karya beliau di rumah maya yang menjadi ilmu bagi saya. 

Ternyata sangat sederhana untuk menjadi seorang guru yang nyastra seperti guru berprestasi yang satu ini. “MENULIS, MEMBACA, MENULIS.”

Menurut penulis kumpulan cerpen "Gadis Kecil yang Mencintai Nisan"ini tentunya untuk menjadi penulis fiksi tidak sekedar menulis saja, diperlukan riset dengan referensi dari buku atau pengalaman dari orang lain.

Menjadi guru yang jago nyastra tak membuat beliau besar hati. Dengan ilmu yang dimiliki sebagai guru yang juga dosen ini, beliau merasa punya tanggung jawab untuk membagi ilmu kepada sejumlah pelajar di Wonosobo. Salah satu langkah yang ia lakukan adalah dengan membuat Komunitas Sastra Tuk Bimalukar. Melalui komunitas inilah  Yusuf rajin mendampingi pelajar yang memiliki minat menulis sampai melahirkan karya.

Tinta Guru: Untuk Pendidikan yang Lebih Maju

Masih sedikitnya sejumlah guru yang memanfaatkan blog sebagai media berbagi seputar pendidikan atau artikel lainnya, menyemangati saya untuk mereview blog guru yang aktif menulis. Salah satunya blog Tinta Guru milik Pak Jusuf AN. Sengaja saya mereview blog guru inspiratif ini, karena saya banyak belajar dari tulisan-tulisan sastranya. Sering saya menyempatkan berjam-jam untuk membaca tulisan fiksinya. Keren. Semoga saya pun bisa mengikuti jejaknya. Produktif menulis.



Dengan tagline Untuk Pendidikan yang Lebih Maju, di blog TintaGuru.com tidak hanya diisi dengan tulisan sastra. Melainkan, banyak juga opini beliau seputar pendidikan atau catatan hariannya sebagai Guru MTs Negeri Wonosobo.  

Cukuplah saya mereview blog Tinta Guru, supaya Anda penasaran. Jika Anda ingin tahu lebih banyak dan ingin belajar sastra seperti saya. Silakan cicipi tulisan beliau di blog pribadinya www.tintaguru.com [***] Sumber gambar & referensi tulisan setelah saya baca di blog Tinta Guru.


Salam Ta'dzim,
Guru Muda

Read More

Kamis, 21 Mei 2015

Ini Artikel Saya dalam Kompetisi Guru Blogger

GURUMUDA.WEB.ID - Untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional di tahun 2015, Guru Era Baru (GURARU) menyelenggarakan kontes untuk guru.

Berikut tulisan saya yang diikutersertakan dalam kompetisi tersebut.



Bila seorang guru ditanya, “Apa motivasi ibu atau bapak menjadi guru?”

Kebanyakan menjawab, “Ingin mencerdaskan anak bangsa.”

Jawaban di atas sama halnya ketika saya ditanya serupa, mungkin juga jawabannya sama dengan Guraru. Tujuan sama bukan berarti caranya pun sama. Termasuk saya.

Selain mengajar di MTs IQRO, aktivitas lain saya di dunia pendidikan yaitu mengasuh sebuah perpustakaan Rumah Baca Asma Nadia Garut. Dimana sebuah perpustakaan yang dikonsep dengan sistem mandiri. Maksudnya disesuaikan dengan kebutuhan lingkungan setempat. Kondisi masyarakat yang bisa dikatakan ‘belum mengerti’ akan pentingnya pendidikan.

Maka, berawal dari fakta yang ada, saya bersama istri terus mengampanyekan minat baca. 

Kenapa harus membaca?

Telah kita mafhumi bersama, membaca menjadi tolak ukur seseorang dikatakan cerdas dan berpendidikan. Dengan membaca, seseorang akan dihargai meskipun tak ingin dihargai. Dengan membaca seseorang akan menjadi pembelajar.

Dengan beberapa ratus koleksi buku yang ada di Rumah Baca, saya mencoba memanfaatkannya. Menunggu pengunjung untuk meminjam buku merupakan salah satu perpustakaan itu kaku. Saatnya untuk beraksi. Harus ada gebrakan.

Maka, dengan membagi waktu. Saya mulai menjadwalkan untuk keliling kampung. Dengan membopong puluhan buku, pindah dari kampung satu ke kampung lain. Mencetuskan Gerakan Kampung Cerdas Kampung Membaca. Dengan tujuan masyarakat luas bisa merasakan bagaimana rasanya memantaskan diri menjadi manusia yang cerdas. Manusia yang terbuka.

Mencerdaskan Anak Bangsa tentu saja diawali dari saya yang harus cerdas terlebih dahulu. Alhamdulillah, masih dikarunia potensi yang sangat luar biasa, yang wajib saya syukuri. Sebagai bentuk kebersyukuran, saya rela menyebarkan keahlian yang saya miliki.

Program-program yang saya jalankan dengan Gerakan Kampung Cerdas Kampung Membaca adalah:

  • Pelatihan Komputer dengan 5 Modul (Ms. Office Word, Excel, Power Point, Corel Draw & Photoshop). Dengan tujuan mereka mempunyai kecakapan hidup. Supaya
  • Pelatihan Kepenulisan.
  • Public Speaking
  • Pelatihan Menyablon, dan lain-lain

Semoga dengan Gerakan Kampung Cerdas Kampung Membaca yang saya jalani, terlahir anak-anak yang cerdas.

Artikel ini diikutkan dalam Lomba Menulis Guraru untuk Bulan Pendidikan berhadiah Acer One 10

Read More

Sabtu, 17 Juni 2017

KURIKULUM MANDIRI GURU MUDA

GURUMUDA.WEB.ID - Hebohnya isu Full Day School bikin marah bagi pemerhati pendidikan. Kebijakan sekolah selama lima hari yang direncanakan Pak Menteri dengan durasi delapan jam setiap harinya, ternyata  tidak hanya memicu kekhawatiran di kalangan siswa, tetapi juga para guru. 

Ternyata merebaknya opini di masyarakat, bikin marah juga bagi Pak Menteri sang pembuat kebijakan, karena demo opini dari para tokoh pendidikan terus menyebr di media sosial.


Menanggapi semacam ini, saya sih nyantai-nyantai aja, karena saat ini saya sedang/sudah merancang formula kurikulum mandiri ala guru muda yang insya Allah semua pihak akan setuju.

Kenapa saya begitu yakin Kurikulum Mandiri ini akan di setujui semua pihak???

Dalam kurikulum mandiri yang saya buat ini ada kolaborasi antara teori dan praktik yang berbeda dengan saat ini.

Teori dan Praktik harus Apik
Ilmu dan Amal harus Bersama

Dengan kurikulum mandiri ala guru muda ini anak tak akan jenuh belajar meskipun fasilitas sekolah/madrasah kurang memadai. Dimana kurang meratanya fasilitas pendidikan di daerah, apalagi di pedalaman nusanatra tercinta ini.

Ada strategi lain untuk siswa yang tak melulu belajar di dalam kelas. Diantaranya penilaian anak  tidak melulu mengedapankan nilai akademik saja. Melainkan ada nilai tambah bagi mereka siswa yang lemah nilai akademiknya.

Bisa jadi, dengan kurikulum mandiri ala guru muda ini, siswa yang punya IQ pas-pasan, tetapi mempunyai hafalan Qur'an, katakanlah 3 juz, bisa menjadi rangking ke-1.

Rangking ke-2 nya, siswa yang bisa membuat aplikasi android. Game, misalnya...

Keren bukan???

Insya Allah rancangan metoda Kurikulum Mandiri Guru Muda ini insya Allah dibukukan...

#gurumuda
#kurikulumgurumuda
#gurumudainstitute
Read More

Senin, 03 April 2017

Kini Terbit Digital Buletin Guru Muda Edisi Perdana

GURUMUDA.WEB.ID - Alhamdulillah, beberapa hari ini disela-sela kesibukan beraktivitas harian, akhirnya saya bisa menerbitkan digital bulletin Guru Muda yang perdana. Cukup menguras waktu meskipun hanya 4 halaman saja. 


Berapa hari pembuatan Buletin Digital Guru Muda ini?

Bagi pemula seperti saya, butuh 2 hari untuk membuat buletin digital ini. Bisa dibilang sebentar, bisa juga lama. Ini demi mengajar deadline yang harus siap terbit tanggal 3 April 2017. Adapun hasilnya itu kembali kepada penilaian pembaca.


Siapa saja ikut berkontribusi?

Karena ini merupakan media personal yang ditujukan untuk umum. Maka, dalam pembuatannya pun semua oleh saya. Mulai dari penulisan naskah, editing, lay out dan desain. Tujuannya sebagai media pembelajaran juga buat saya atau sebagai learning test

Insya Allah ke depan , di bulletin digital ini akan menerima kiriman  teks atau gambar dari murid-murid saya di sekolah maupun di pesantren.

Baca Juga



Apa saja  isi Buletin Digital Guru Muda?

Untuk mengawali terbitnya bulletin digital ini, di halaman pertama ada opini saya yang berjudul Pentingnya Guru Menulis. Ditambah lagi undangan kerjasama dari Ruangguru.com kepada saya untuk menjadi Master Teacher.

Halaman kedua adalah informasi lanjutan dari halaman pertama. Ditambah lagi kata-kata motivasi.

Untuk halaman ketiga, ada sedikit kata demi kata yang dibalut menjadi kalimat puitis. Puisi Guru Muda menjadi bahan tulisan di bulletin digital ini. Ke depan, tidak hanya puisinya saja, melainkan apa pesan dan nilai yang terkandung di dalam puisi yang akan saya buat.
Masih di halaman ketiga, ada content TATAROS.  Di rubrik TATAROS  ini seperti halnya ensiklopedia, atau kamus penting dengan tulisan yang singkat, padat dan ilmiah. 



Dan untuk halaman empat, ada rubrik EduJournalism. Di rubrik ini, gaya tulisan seperti halnya di media Koran, majalah atau yang lainnya. Liputan langsung saya seputar dunia pendidikan dan dakwah.



Disisipi dengan komik pendidikan. Pada kali ini komik pendidikan dibuat oleh seorang guru kreatif, yang saya ambil dari blognya langsung ayip7miftah.wordpress.com

Baiklah, semoga saya bisa istiqomah untuk terus menerbitkan bulletin digitalnya seminggu sekali.

Untuk versi PDF, bisa Anda lihat di Google Drive.

Semoga bermanfat.

Read More

Selasa, 31 Januari 2017

AKSIOMA 2017 Digelar di Yogyakarta

GuruMuda.web.id - Sejak tahun 2009 Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) terbukti memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi terwujudnya semangat belajar siswa di lingkungan madrasah.

Terciptanya suasana tersebut di lingkungan pendidikan madrasah menumbuhkembangkan siswa dalam meraih prestasi belajar yang membanggakan.

AKSIOMA sebagai program unggulan 2 tahunan Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama untuk tahun 2017 ini akan digelar di Yogyakarta

Dirjen Pendis melihat perkembangan dan dinamika nasional, bahwa futsal adalah olahraga yang banyak digandrungi masyarakat masa kini. Pada penyelenggaraan Aksioma tahun ini Dirjen Pendis menganggap perlu futsal masuk dalam olahraga yang ikut dikompetisikan.

Harapnnya bakat-bakat terpendam siswa madrasah pada olahraga futsal ini dapat tersalurkan dan dapat meraih prestasi yang gemilang.

Tidak menutup kemungkinan hasil AKSIOMA tingkat nasional merupakan bibit-bibit yang bisa juga diorbitkan pada kejuaran olahraga dan seni tingkat nasional maupun internasional.



Read More

Senin, 25 April 2016

GERAKAN LITERASI SEKOLAH: Menumbuhkan Budaya Literasi di Sekolah

www.gurumuda.web.id - - - Sebagai aktivis di dunia baca tulis, tentu saja saya sangat menyambut baik dengan program pemerintah berkenaan dengan Gerakan Literasi Sekolah. Ini bisa menjadi ladang saya sebagai kepanjangan tangan mencerdaskan anak didik.

Apalagi saat ini saya mengasuh Perpustakaan Dhuafa Rumah Baca AsmaNadia Garut. Sebelum Gerakan Literasi dicanangkan, Alhamdulillah saya sudah mulai mengampanyekan literasi di masyarakat dengan Program Kampung Cerdas Kampung Membaca.

Baiklah, mari kita telisik mengenai Gerakan Literasi Sekolah

APA GERAKAN LITERASI SEKOLAH?

Sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Seperti apakah sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang literat ?
Sekolah yang menyenangkan dan ramah anak di mana semua warganya menunjukkan empati, kepedulian, semangat ingin tahu dan cinta pengetahuan, cakap berkomunikasi dan dapat berkontribusi kepada lingkungan sosialnya.
Apa Pelibatan publik ?
Peran serta warga sekolah (guru, kepala sekolah, peserta didik, orang tua, tenaga pendidikan, pengawas sekolah, dan Komite Sekolah) akademisi, dunia usaha dan industri dan pemangku kepentingan di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

TUJUAN UMUM
Menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah yang diwujudkan dalam Gerakan Literasi Sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.

TUJUAN KHUSUS

  • Menumbuhkembangkan budaya literasi membaca dan menulis siswa di sekolah 
  • Meningkatkan kapasitas warga dan lingkungan sekolah agar literat
  • Menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah anak agar warga sekolah mampu mengelola pengetahuan 
  • Menjaga keberlanjutan pembelajaran dengan menghadirkan beragam buku bacaan dan mewadahi berbagai strategi membaca
Silakan DOwnload Buku Saku Gerakan Literasi Sekolahnya DI SINI


Read More

Rabu, 10 Februari 2016

Class Meeting ke-5 di Lembaga Pendidikan IQRO Salurkan Bakat Siswa

GURUMUDA.WEB.ID- - - Claas Meeting merupakan program unggulan di Lembaga Pendidikan IQRO (MI, MTs & SMK IT) IQRO. Tak lain kegiatan tahunan ini menjadi ajang penyaluran bakat dan minat peserta didik. Tahun 2016 merupakan tahun ke-5 Class Meeting di IQRO ini.

Kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari mulai tanggal 9 s.d 13 Februari 2016 ini diisi dengan berbagai lomba. Misalnya saja Lomba Tahfiz Qur'an, Murottal, Kaligrafi, Praktik Shalat Berjamaah, Hafalan Do'a, Lomba Tumpeng, Modelling, Cerdas Cermat dan Pidato.

Dengan kegiatan seperti inilah Lembaga Pendidikan IQRO merangsang para peserta didik untuk membangkitkan minat dan bakat masing-masing.

Kegiatan postif ini menjadi ajang pencarian bibit prestasi, melatih mental dan memeprerat tali silaturahmi antar siswa.

Siswi MTs IQRO sedang melayani pengunjung bazar.
BACA JUGA: 


Bazzar siswa pun meramaikan kegiatan yang sekaligus Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW  ini. Ada beraneka jajanan sehat yang dijual oleh siswa. Diantaranya: Tahu Gejrot, Sop Buah, Cemilan KKN, Puding, Agar-agar, dll.

Read More

Kamis, 09 Juli 2015

Lembaga Pendidikan IQRO Gelar Tafaruqon Pesantren Ramadhan

Haflah Quran MI - MTs - SMK IT IQRO
Sebagai agenda tahunan, Lebaga Pendidikan IQRO menggelar acara tafaruqon Pesantren Ramadhan yang diselenggarakan pada tanggal 29 Juni - 9 Juli 2015.

Acara tafaruqon adalah acara penutupan Pesantrren Ramadhan yang diikuti siswa siswa MI, Mts, dan SMK IT IQRO, Leles, Garut.

Acara tafaruqon sendiri diisi dengan sejumlah acara, diantaranya Kreasi Siswa, Marawis, Pembacaan Puisi dan Santunan Yati Piatu Dhuafa.

Tak hanya itu, haflah Al Quran pun menjadi acara yang ditunggu-tunggu peserta pesantren.


Penampilan Nabila Dai JINAK Sangat Memukau


Nabila adalah salah satu Dai Cilik yang termasuk anggota dari Dai JINAK (Ngaji Bareng Anak). Kali ini Nabila tampil di acara Tafaruqon Pesantren Ramadhan di Lembaga Pendidikan IQRO, Kampung Cicapar Kaler Desa Leles Ke. Leles, Garut.

Penampilan Nabila mampu menghipnotis peserta pesantren. Bagaimana ia menjelaskan tentang pentingnya bersyukur.


Read More