Tampilkan postingan dengan label #DaiTraveler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #DaiTraveler. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 April 2018

Biru Bersholawat

GURUMUDA.WEB.ID - Bulan Rajab yang agung dijadikan moment spesial bagi muslim di seantero negeri, termasuk di Kampung Biru, Karangpawitan, Garut. Tepat di lokasi Pondok Pesantren Nurul Hikmah, Kampung Biru, saya dan rekan-rekan dari Ikatan Hadorh Marawis Garut (IHMAGA) ikut memeriahkan dengan acara istimewa ini.

Baca Juga artikel menarik lainnya:


Mengajak masyarakat kampung Biru bersholawat, melantunkan, memuji Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam dengan diiringi grup Hadroh dan Terbang Tsamrotul Fuadi yang berkolaborasi dengan Santri Nurul Hikmah.

Menjadi bagian dari mulia ini adalah suatu kebahagiaan bagi saya khususnya.

Ya. Bagaimana tidak, mereka tampak terhibur, terpancar kegembiraan manakala saya lantunkan sholawat yang berjudul Ya Asyiqol Musthofa (Wahai Perindu Nabi Terpilih). Mereka asyik masyuk khidmah mengikuti apa yang saya lantunkan.


Dari anak-anak sampai para tetua tampak hadir di acara mulia itu. Alhamdulillah.
Read More

Selasa, 18 April 2017

Garut Gila Marawis. Jumlah Grup Marawis Terbanyak

GURUMUDA.WEB.ID - Suasana Garut di Bulan Rajab ini memang sangat berbeda dari biasanya. Rajab membawa keberkahannya bagi siapa saja yang meyakininya. Ya. Peringatan Isra wal Mi'raj menjadi agenda tahunan bagi para penggerak, pendakwah, pengiring, dan orang-orang sebagai pelaku kebaikan. 

Tak terkecuali bulan Rajab ini. Dengan seantero kegiatan mulai dari yang sederhana sampai acara mengundang pejabat. Bahkan yang agak "memaksa" calon bupati yang ingin ikut berkumpul atas nama silaturahmi.

Garut Memang Gila. Salah satu kegilaanya adalah masyarakat dari tiap-tiap daerah atau kecamatan mengadakan festival marawis. Ini terlihat mulai bulan Maret yang lalu. Bisa jadi festival marawis akan berlanjut sampai bulan Ramdhan/Juni 2017.

Tahu sendiri, Marawis di Kabupaten Garut sangat membanggakan. Kurang lebih ada sekitar 500-an grup marawis dari  42 kecamatan ini. Belum lagi grup marawis dari pelosok yang belum tercatat oleh Ikatan Hadroh Marawis Garut atau IHMAGA.

Gilanya lagi, Anak-anak TK pun sudah lihai memainkan alat perkusi kolaborasi kesenian Timur Tengah dan Betawi ini. Karena biasanya grup marawis didominasi oleh orang-orang remaja dan dewasa, tapi tidak dengan grup marawis di Garut. 
Grup Marawis yang didominasi oleh anak-anak TK. dokpri

Bangga. Bersyukur. Dari sepak terjak IHMAGA yang saya tahu, sepak terjangnya membendung seni budaya barat harus didukung oleh semua pihak, termasuk oleh pemerintah. Bagaimana mereka blusukan ke daerah-daerah, melakukan sosialisasi, pembinaan, perekrutan, dan lainnya.

Festival Marawis di Bayongbong. dokpri

Semoga kegilaannya mengadakan festival marawis dilandasi dengan niat baik, keikhlasan dan yang paling penting "ngahiap" masyarakat dengan cara yang baik.
Read More

Rabu, 17 Juni 2015

Sosialisasikan Gerakan #AyoMondok dan Peduli Guru Ngaji

GURUMUDA.WEB.ID - Alhamdulillah, tanggal 14 Juni 2015 saya sosialisasi gerakan #AYOMONDOK.
Memotivasi kepada masyarakat untuk mengembalikan anak-anaknya supaya dididik dan ditempa di pesantren.

Pesantren dengan basis pendidikan akhlak dan karakter telah terbukti menjawab tantangan zaman yang semakin luntur akan moral.

#AyoMondok
Read More

Senin, 25 Mei 2015

Ada JIMAT di Hegarmanah

GURUMUDA.WEB.ID - Apa yang terbayang ketika mendengar atau membaca kata "Jimat"?
Bacaan yang mengandung ilmu hikmah? Atau mantraan yang berbau unsur syirik?

Di Hegarmanah, sebuah kampung di Kecamatan Kadungora, Garut, ibu-ibu menghadiri sebuah perkumpulan demi " Jimat."

Untuk menempuhnya, mereka harus menyusuri pematang sawah yang terkadang licin bila sawah diairi. Tampak dari wajah mereka tak menandakan keluh kesah karena jarak dari rumah karena beda kampung. Ini karena ingin meraih "Jimat."

Ba'da Ashar seorang ustad muda membuka perkumpulan itu. Diawali dengan pembacaan Surat Yasin, Ratib Al Hadad dan shalawat.

Setelah itu, diisi dengan kajian ilmiah dengan tema-tema yang berbeda tiap minggunya. Namun, sering kepada kajian akhlak dan rumah tangga.

Ibu-ibu sangat percaya, dengan "Jimat" lah mereka berikhtiar untuk dunia dan akhiratnya. Mereka pun yakin, dengan "Jimat" derajat mereka akan naik.

Menurut mereka, celakalah jika mereka tak mengaitkan hati dengan "Jimat."



JIMAT itu...

Sebagian ibu-ibu ada yang  membawa air untuk membawa ke tempat "JIMAT."

Ya, JIMAT. Ngaji di Hari Jum'at. Perkumpulan ibu-ibu pengajian yang dilakukan setiap Hari Jum'at ba'da Ashar. Bertempat di Pesantren Nurul Musthofa Hegarmanah.

Sebuah perkumpulan yang diharapkan menjadi sebab berkumpulnya mereka di surga. Yakinlah, karena majelis ilmu adalah bagian dari taman-tamannya surga.

Dengan kajian ilmiah, dzikir dan shalawat menjadi jalan mereka menjadi manusia unggulan. Dengan membawa predikat husnul khotimah di akhir hayat. Dalam keadaan Alloh ridho ketika ruh dicabut dalam jasad.
Read More

Kamis, 30 April 2015

Pesantren Curug Pengkuh dengan Metode Salafiyah

GURUMUDA.WEB.ID  - - Zaman digitalisasi tak memengaruhi metode sebuah pondok pesantren di Garut, tepatnya di Kampung Curug Desa Simpangsari Kecamatan Cisurupan.

Di bawah kendali seorang kyai wara' dan istiqamah, K.H. Iip Syarif Hidayatullah dan dibawah asuhan K.H. Marzuq Abu Bakar ini, Pondok Pesantren Darul Huda masih memegang metode klasik ( tradisional).

Dimana pesantren yang jumlah santri putra putri ratusan ini masih konsisten membudayakan "ngalogat", untuk menerjemahkan kitab kuning.

Pesantren yang berlokasi tepatnya di kaki Gunung Papandayan ini  didirikan oleh K.H. Eyang Muhammad Yahya (Alm.), sekitar tahun 1800-an Masehi. 


Adapun materi ilmu yang diperdalam adalah Ilmu Kalam (Nahwu dan Shorof), materi lainnya: Tafsir, Hadits, Tauhid, Fiqih, Tashowuf, Usul Fiqih, Balaghoh, Tasrifan, Durusunnahwi, Falaq, Hikmah, Qiro'at, Kaligrafi, Suluk, Pencak Silat. 


Sementara kegiatan mingguan di Pesantren Curug diisi dengan Tarbiyatudda'wah, Tajwid Al Qur'an, Tahfiz Sorfiyah, Jurumiyah, Imrithi, Yaqulu dan Tamrian.


Untuk selalu menjaga silaturahim antara alumni, pesantren menyediakan pengajian khusus para alumni setiap hari Kamis ke-2 bulan Masehi.

Bahkan, pada tanggal 17 Syawal khusus agenda silaturahim para santri Muqimin dan Alumni. (#DaiTraveler)
Read More