Friday, March 24, 2017

6 Langkah-langkah Membuat Buletin Sekolah yang Kreatif

GURUMUDA.WEB.ID - Buletin sekolah adalah salah satu media informasi, kreativitas, dan penggalian potensi peserta didik di sekolah. Dibuat untuk memberikan keleluasaan ekspresi positif dengan menjadikan kertas sebagai media informasinya. Tentunya dengan memadukan media digital (perangkat IT) sebagai penunjangnya.

Ada beberapa langkah untuk membuat buletin sekolah. Dimana buletin sekolah ini dibuat oleh peserta didik dengan dibimbing oleh guru yang mendukung dan memahami dunia jurnalistik. 


Ada hal-hal yang sangat penting untuk diaplikasikan untuk membuat media informasi seperti buletin sekolah ini. Namun, saya ringkas hanya enam saja.

Berikut 6 Langkah-langkah Cara Membuat Buletin Sekolah yang Kreatif:

PertamaMenyusun Rencana (Planning)

Perencanaan adalah langkah awal untuk mempraktekkan sesuatu. Begitu pun dengan membuat buletin. Di dalam penyusunan rencana ini, kira-kira apa yang akan menjadi bahan berita, tema apa yang akan dipublikasikan untuk minggu ini.

Yang mesti diingat, karena buletin adalah adiknya tabloid, majalah atau koran. Maka, yang unsur pemberitaan di dalam buletin harus memenuhi syarat 5 W + 1 H
google.com

Kedua, Pengumpulan Bahan-bahan Tulisan


Setelah perencanaan, tahap selanjutnya adalah pengumpulan bahan-bahan tulisan atau disebut juga hunting. Dalam tahap hunting ini, anggota Komunitas Jurnalistik atau kalau anak-anak didik yang saya bimbing di MTs IQRo adalah D-LiC alias Digital Literacy Club, harus bisa menyiapkan bahan-bahan untuk nantinya dimuat di buletin.

Bahan-bahan bisa berupa tulisan maupun gambar/ilustrasi. Tulisan untuk memperjelas apa yang hendak diinformasikan ke publik. Sementara gambar sebagai penguat dari tulisan tersebut. Bahkan, gambar bisa menjadi hiburan bagi pembaca buletin. Gambar bisa berupa kartun, karikatur atau komik. Gambar/ilustrasi ini sebagai bumbu dari tulisan inti.

Ketiga, Penulisan Naskah (Writing)



Tahap selanjutnya adalah penulisan naskah. Untuk menulis naskah, tentunya kita memanfaatkan Microsoft Office Word sebagai aplikasi pengolah kata. Meskipun nantinya buletin yang akan kita buat pun dengan mengggunakan Ms. Office Word. Tetapi, tak menutup kemungkinan kita pun ke depannya kita belajar membuat buletin dengan program CorelDRAW, Photoshop atau Adobe Indesign.

Penulisan naskah untuk buletin bersumber pada apa yang kita lihat, apa yang kita dengar dan apa yang kita perhatikan di sekeliling kita. Misalnya, kalau di sekolah, kegiatan seputar ekstrakurikuler, upacara hari Senin, atau kegiatan Class Meeting bisa menjadi bahan naskah yang nantinya dimuat di buletin sekolah.

Tak hanya itu, anggota Komunitas Jurnalistik pun bisa menampung tulisan dari teman-teman sekolahnya. Entah itu puisi, cerpen, komik, kata mutiara, dan tulisan.gambar lainnya. Justru ini akan meringankan anggota komunitas dalam pencarian naskah.

Keempat, Tahap Editing

Editing atau proses penyuntingan, koreksi dan adaptasi naskah merupakan tahap selanjutnya setelah terkumpulnya naskah yang telah ada. Mengedit naskah susah-susah gampang, karena kita harus sedikit menguasai Ejaan yang telah Disempurnakan (EyD) bahasa Indonesia. 

Mengenai EyD, kita bisa meminta bimbingan guru Bahasa Indonesia di sekolah. Karena masih banyak siswa yang belum jeli dalam EyD ini. Ternasuk banyak yang saya dapati ketika memeriksa naskah-naskah cerpen yang meminta saya untuk mengeditnya.

Kelima, Desain Buletin


Tahap kelima dalam pembuatan buletin sekolah adalah desain buletin yang meliputi tata Letak (Lay Out) dan Artistik (mempunyai nilai seni). Pembuat desain ini disebu dengan designer atau lay outer atau juga tim artistik.

Dimana tugas layouter ini :

  1. Mendesain setiap halaman dengan naskah atau gambar
  2. Mengatur halaman (biasanya untuk buletin ada 4 halaman)
  3. Memadukan kreativitas layouter dengan semua unsur dibutuhkan
  4. Selain mendesain halaman buletin dan menata foto, desainer juga bertugas  mendesain promo/pengumuman
  5. Mengedit naskah yang sudah diedit oleh editor


Keenam, Nge-PRINT Buletin


Jika kelima tahapan ini sudah dicapai, maka bersiap untuk mencetak/menge-print naskah yang sudah siap dicetak.

Cara Mencetak Buletin nanti akan dibahas selanjutnya.

Read More

Sunday, March 12, 2017

Hidup Hanyalah Istighfar, Judul Puisi yang Dibacakan Wagub Deddy Mizwar

GuruMuda.web.id - - - Bersyukur saya bisa menghadiri Majelis Ta'lim Bersatu (MTB) di Masjid Agung Sumedang, Malam Jum'at (10/3/2017). Majelis yang diselenggarakan sebulan dua kali ini sekaligus memperingati HUT Koran kebanggaan Kota Leutik Campernik ini, Sumedang Ekspress.

Wabup Jabar Dedi Mizwar sedsang membacakan puisi didampingi Abuya KH. Muhyiddin
Padahal agenda inti saya ke Sumedang untuk menghadiri acara resepsi adik saya (anak dari bibi) yang akan melangsungkan pernikahannya esok hari (Jum'at). Tiba di Sumedang Kota, sekitar jam delapan malam. Terdengar ada suara munsyid yang bersholawat dengan ditabuhi pukulan hadroh, saya yakini di Masjid Agung Sumedang sedang ada kegiatan pengajian.

Benar saja, ratusan orang sudah hadir di pelataran masjid. Tak panjang pikir, saya minta diberhentikan tepat di depan Masjid Agung Sumedang sama sopir angkot 04.

Membaca spanduk di depan, ternyata tak hanya rutinan pengajian yang dipimpin oleh Abuya KH. Muhyiddin Abdul Qodir Al Manafi saja, melainkan sekaligus tasyakuran Koran Sumedang Ekspress dalam miladya yang ke-7.

Acara ini benar-benar istimewa, bukan hanya biasa dihadiri oleh mustami' (pendengar) setia saja, melainkan dihadiri oleh ratusan Ormas, LSM, aparat pemerintah, Kepolisian dan juga dari Yonif 301.

Istimewanya lagi, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar pun ikut menghadiri pengajian berkah ini. Selain sambutan, Wabup Deddy Mizwar pun sempat membacakan puisi yang mampu menghipnotis para jamaah.

Tidak saya sia-siakan kesempatan langka ini untuk didokumentasikan. Direkam. Lalu, ditulis di blog ini.


HIDUP HANYALAH ISTIGHFAR

Karya: Nashruddin Anshori *


malam ini kutemukan kembali sisa nafas
ada yang menjelma sayap bidadari
ada juga yang ditakdirkan menjadi empedu

hidup hanyalah istighfar

belajar mereangkai kelopak mata
menyusuri lorong sunyi
menuju jalan kembali

ada saat ketika nafas pelan-pelan 
mulai mengelupas dari lubang hidung
dan tersisa butiran kapas

hidup sejati hanyalah istighfar

hari ini kembali kuhitung sisa nafasku
tapi yang kutemukan hanya dosa yang melimpah
memenuhi sejarah dan berhamburan
sepanjang waktu
laksana bermilyar butiran debu

Tuhanku...
aku malu...
aku malu berkaca pada cakrawala
pada biru langit yang tanpa celah
aku malu bercermin
pada bumi yang selalu terinjak dan diludahi
tettapi teteap saja bersabar
dan bahkan memberikan buah paling manis
dan harum semerbak wnagi melati

hari ini...
kujumlah dekapanmu
pada helai demi helai nafasku
tapi yang tersisa hanya desiran angin
rasa bersalah dari seluruh penjuru

* Nashruddin Anshori adalah sahabat dari Wakil Gubernur Jawa Baat, Deddy Mizwar.
Read More

Friday, March 3, 2017

Blusukan ke Kampung Pataruman

GuruMuda.web.idPataruman, salah satu kampung di wilayah Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora, Garut. Sebuah kampung yang memiliki sejarah panjang jika dikaitkan dengan jaman penjajahan atau gerombolan.
Gapura Selamat Datang Kampung Pataruman

Malam ini, lepas ratiban dan shalawatan yang menjadi rutinitas mengisi jadwal santri di malam Jum'at, saya menyambangi Kampung Pataruman yang berbatasan dengan kampung Cihaur. Sekedar bersilaturahim sama orangtuanya anak-anak santri.
Malam Jum'at diisi dengan Ratiban dan Istighasah Shalawat
Baru kali ini blusukan malam-malam di kampung dulunya sebagai basis pertarungan pribumi dan penjajah. Karena biasanya saya jambangi orang tua santri yang ada di Kampung Lunjuk Girang.

Saya maklumi ketika kedatangan saya disambut dengan kekagetan penuh tanya oleh orang tua santri. 

Wajar karena ini pertama kalinya mengunjungi rumah anak-anak. Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Saya awali mengunjungi rumah orang tua Sandi. 

"Assalamu'alaikum..."

Baru dapat jawaban salam ketiga kalinya. Saya yakin penghuni rumah ada.

Yang membuka pintu Sandi. Saya mencoba untuk tidak memperlihatkan bahwa saya tahu santri ini cukup kaget dengan kedatangan saya. Berhubung hampir sebulan ini Sandi tak lagi mengaji. Ia langsung kabur ke kamarnya.

Bapak,ibu dan adik Sandi tak kalah kaget. Mereka langsung mempersiapkan karpet untuk saya duduki. Ayahnya yang sedang menonton pertandingan antara PERSIB vs PBFC langsung mempersilakan.

"Silakan, A, duduk!"

Tidak ada obrolan yang sangat serius yang saya awali. Pun dengan orang tuanya. Tampaknya mereka masih bingung, ada apa dengan kedatangan saya.

"Saya hanya ingin bersilaturahim, mumpung saya lagi nyantai." saya mencoba untuk menjawab kebingungan mereka.

"Oh iya, A" singkat

Tak lama saya di sana. Karena harus menuju ke rumah santri yang lain. Dan saya pilih Agis. Si yatim yang cukup "plus" ini menjadi target blusukan saya selanjutnya.

Saya disambut langsung ibunya yang buruh tani. Sementara Agis di rumah neneknya, di samping rumahnya.

Seperti semula, kekagetan ibunya Agis dapat saya lihat. Pun alasan sama ketika berkunjung ke rumah orang tua Sandi. Hanya bersilaturahim saja.

Namun, obrolan dengan ibunya Agis begitu mengalir. Demi menghidupi sehari-hari, ibunya Agis rela menjadi pemulung sisa yang jatuh ke tanah, dari para petani yang sudah panen. Ia lakukan dari kampung ke kampung, bahkan lintas desa.

Dari blusukan malam ini, saya banyak sekali menemukan ilmu dan hikmah yang hanya saya rasakan. Setidaknya dengan tulisan ini saya merekam jejak secuil perjalanan indahnya bersilaturahim.

Read More

Sunday, February 19, 2017

4 Aplikasi untuk Membuat Buletin Kreatif

Gurumuda.web.id - Buletin sebagai salah satu media informasi kepada khalayak untuk memberikan kegiatan yang dilakukan. Buletin Sekolah dibuat bisa sebagai media publikasi kepada khalayak umum, termasuk orang tua siswa.

Pun buletin menjadi media belajar siswa, sebagai aplikasi dari kegiatan belajar mengajar. Memadukan beberapa pelajaran, khususnya pelajaran Bahasa Indonesia.

Saya biasa membuat buletin dengan aplikasi yang sedikit saya kuasai, diantaranya dengan CorelDRAW atau Microsoft Office Word. Namun, ada lagi aplikasi untuk membuat buletin kreatif sekolah.


4 Aplikasi untuk Membuat Buletin Kreatif:


1. Microsoft Office Word
 Untuk membuat buletin di MNicrosoft Office Word pernah saya tulis di postingan sebelumnya berikut contohnya.

Baca: Cara Membuat Buletin Kreatif Sekolah dengan Microsoft Office Word

2. Microsoft Office Publisher
Saya anggap Anda sudah bisa membuka aplikasi Microsoft Office Publisher.
Di sana akan banyak pilihan / Tipe Publikasinya. Seperti ini.


lalu, pilih Newsletters

Silakan pilih desain yang Anda sukai, lalu isi artikel seputar kegiatan sekolah atau yang lainnya.

3. Membuat Buletin dengan CorelDRAW

Aplikasi CorelDRAW memang dispesialkan untuk membuat desain grafis, termasuk membuat buletin.
Saya sering membuat buletin dengan CorelDRAM. Salah satu contoh buletin yang saya buat di CorelDRAW di bawah ini:

4. Membuat Buletin dengan Photoshop

Photoshop ini jago membuat atau memanipulasi foto. Aplikasi ini pun bisa dimanfaatkan untuk membuat buletin kreatif sekolah. Meskipun agak sedikit bisa, saya sangat jarang menggunakan photoshop ini dalam pembuatan buletin.

Demikian yang bisa saya tulis tentang 4 Aplikasi untuk Membuat Buletin Kreatif.

Semog bermanfaat.

Read More

Tuesday, January 31, 2017

Peraturan Kompetisi Seni Hadroh AKSIOMA 2017

GuruMuda.web.id - Euforia Seni Hadroh di Indonesia sangat membanggakan. Ini menjadi pertimbangan kembali bagi Dirjen Pendis Kementerian Agama RI untuk memasukkan kembali Seni Hadroh dalam cabang kompetisi AKSIOMA untuk tahun 2017 ini.

Bagi para peserta atau madrasah yang mengikutsertakan peserta didiknya tentu harus memahami bagaimana peraturan kompetisinya.

Ketentuan Kompetisi Seni Hadroh AKSIOMA 2017


  1. Peserta adalah 1 (satu) group hadroh putri dan putra terdiri dari 7 siswi dan siswa MTs perwakilan provinsi.
  2. Peserta melakukan daftar ulang dan pengambilan nomor undian 30 menit sebelum pelaksanaan kompetisi.
  3. Nomor urut penampilan berdasarkan undian yang dilakukan sebelum lomba.
  4. Setiap peserta lomba menyanyikan 1 (satu) lagu pilihan yang telah ditentukan oleh panitia.
  5. Setiap peserta lomba menyanyikan lagu dengan durasi waktu maksimal 10 (sepuluh) menit.
  6. Peserta yang menyanyikan lagu melebihi waktu yang telah ditentukan akan dikenakan pengurangan nilai.
  7. Pemanggilan peserta sesuai nomor undian dan nama peserta tanpa menyebutkan asal kontingen
  8. Nomor undian peserta dikenakan pada dada sebelah kiri.
  9. Pemanggilan peserta dilaksanakan maksimal 3 kali, apabila 3 kali panggilan, belum hadir maka dinyatakan diskualifikasi, kecuali ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, peserta lomba dapat tampil pada urutan terakhir.
  10. Peserta lomba berbusana muslim, rapi, dan sopan.
  11. Peserta dilarang keluar masuk ruangan tanpa ada izin dari panitia.
  12. Peserta dilarang membawa HP ke dalam ruangan lomba.
  13. Para official dan atau pendamping tidak diperkenankan memasuki ruang lomba kecuali ada kepentingan mendesak dan atas izin panitia.
  14. Tim juri menentukan pemenang medali emas, perak dan perunggu putera dan pemenang medali emas, perak dan perunggu puteri. Apabila terjadi nilai yang sama, maka Tim Juri akan menentukan pemenang berdasarkan nilai tertinggi dalam penguasaan suara/vocal.
  15. Keputusan dewan juri akan hasil lomba bersifat mutlak tidak dapat diganggu gugat.

Rampak Hadroh oleh Ikatan Hadroh Marawis Garut ( IHMAGA)

Kriteria Penilaian

Penilaian diberikan terhadap 3 (tiga) unsur nilai sebagai berikut :

  1. Harmonisasi (Materi suara)
  2. Teknik
  3. Skill (ekspresi, penjiwaan)
  4. Performance (penampilan, kekompakan dan bloking panggung)

Lagu yang Dipertandingkan

Lagu wajib yang dibawakan dapat memilih lagu berikut :

  • Rohatil - Habib Syech
  • Alfa Shollallahu - Habib Syech
  • Assalamu‟alaik zaynal anbiya - Habib Syech
  • Sholatun Bisalamin Mubin - Habib Syech
  • Ya hanana - Habib Syech
  • Subhanallah - Habib Syech

Protes


  1. Protes dalam hal non tehnis hanya dapat diajukan ke Panitia Penyelenggara
  2. Keputusan wasit yang sesuai dengan kewenangannya adalah mutlak
  3. Protes dalam hal tehnis dapat disampaikan ke Panitia Penyelenggara.

Technical Meeting

Technical Meeting (pertemuan tehnik) dilaksanakan 1 (satu) hari sebelum pertandingan dimulai dan diikuti oleh official.

Hal-Hal Lain

Hal-hal lain yang belum tercantum dalam peraturan/tata tertib dalam pertandingan ini akan ditentukan kemudian secara musyawarah mufakat pada saat technical meeting.

Read More

Peraturan Kompetisi Seni MTQ

GuruMuda.web.id - Seni MTQ merupakan salah satu cabang yang dikompetisikan dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) tahun 2017 ini.


Adapun peraturan Kompetisinya sebagai berikut:

Peraturan Kompetisi Seni MTQ


  1. Peserta terdiri dari 1 (satu) putra dan 1 (satu) putri MI, MTs dan MA perwakilan provinsi.
  2. Peserta melakukan daftar ulang dan pengambilan nomor undian 60 menit sebelum pelaksanaan kompetisi.
  3. Pemanggilan peserta sesuai nomor undian.
  4. Nomor undian peserta dikenakan pada dada sebelah kiri.
  5. Pemanggilan peserta dilaksanakan maksimal 3 kali, apabila 3 kali pemanggilan berturut-turut tidak hadir, dinyatakan gugur, kecuali dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
  6. Maqro‟ yang dibaca oleh peserta ditentukan oleh panitia.
  7. Tanpa mengucapkan salam.
  8. Durasi lomba MTQ maksimal 7 menit.
  9. Indikator lampu : Hijau: mulai, Kuning: waktu kurang 3 menit, dan Merah : waktu habis (peserta mengakhiri lomba)
  10. Peserta kompetisi berbusana muslim, rapi dan sopan.
  11. Pemenang kompetisi adalah pemenang medali emas, perak dan perunggu putera dan pemenang medali emas, perak dan perunggu puteri.
  12. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

Kriteria Penilaian


  1. Lagu dan suara
  2. Tajwid
  3. Makhorijul Huruf/Fashohah
  4. Kesopanan

Protes


  1. Protes dalam hal non tehnis hanya dapat diajukan ke Panitia Penyelenggara
  2. Keputusan wasit yang sesuai dengan kewenangannya adalah mutlak
  3. Protes dalam hal tehnis dapat disampaikan ke Panitia Penyelenggara.

Technical Meeting

Technical Meeting (pertemuan tehnik) dilaksanakan 1 (satu) hari sebelum pertandingan dimulai dan diikuti oleh official.

Hal-hal Lain

Hal-hal lain yang belum tercantum dalam peraturan/tata tertib dalam pertandingan ini akan ditentukan kemudian secara musyawarah mufakat pada saat technical meeting.

Read More

AKSIOMA 2017 Digelar di Yogyakarta

GuruMuda.web.id - Sejak tahun 2009 Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) terbukti memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi terwujudnya semangat belajar siswa di lingkungan madrasah.

Terciptanya suasana tersebut di lingkungan pendidikan madrasah menumbuhkembangkan siswa dalam meraih prestasi belajar yang membanggakan.

AKSIOMA sebagai program unggulan 2 tahunan Direktorat Pendidikan Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama untuk tahun 2017 ini akan digelar di Yogyakarta

Dirjen Pendis melihat perkembangan dan dinamika nasional, bahwa futsal adalah olahraga yang banyak digandrungi masyarakat masa kini. Pada penyelenggaraan Aksioma tahun ini Dirjen Pendis menganggap perlu futsal masuk dalam olahraga yang ikut dikompetisikan.

Harapnnya bakat-bakat terpendam siswa madrasah pada olahraga futsal ini dapat tersalurkan dan dapat meraih prestasi yang gemilang.

Tidak menutup kemungkinan hasil AKSIOMA tingkat nasional merupakan bibit-bibit yang bisa juga diorbitkan pada kejuaran olahraga dan seni tingkat nasional maupun internasional.



Read More

Friday, January 13, 2017

Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Office Word. Berikut Contoh Desain Uniknya

GuruMuda.web.id - Pada tulisan sebelumnya, saya pernah berbagi Contoh Pohon Literasi yang dibuat CorelDRAW. Kali ini saya akan berbagi bagaimana Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Office Word. Berikut Contoh Desain Uniknya.

Bagi para pengguna komputer sudah sangat pasti mengenal mengoperasikan program Microsoft Office Word. Sebagai pengolah kata Ms. Office Word tidak hanya pintar urusan ketik mengetik, tapi membuat gambar sederhana dan unik pun sangat bisa. Menggambar Pohon Literasi, misalnya.

Baca Juga:
Contoh Pohon Literasi Sekolah
Cara Membuat Buletin Kreatif Sekolah dengan Microsoft Office Word

Literasi sebagai media Literasi Sekolah adalah Sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik.

Baiklah, langsung kepada Cara Membuat Pohon GELIS alias Gerakan Literasi Sekolah:

Pertama, Buka Microsoft Word
Kedua, Klik tombol “Insert”

 Cara Membuat Pohon Literasi di Microsoft Word

Ketiga, Klik tombol “Shapes”, selanjutnya akan muncul tab seperti berikut




Keempat, Selanjutnya klik icon “Curve”



Kelima, Terakhir silahkan anda menggambar sesuai keinginan sendiri.

SELAMAT BERKREASI

Berikut Contoh Desain Unik nan Sederhananya: DI SINI


Read More

Wednesday, January 4, 2017

Gurusiana: Solusi Bagi Guru yang Belum Memiliki Blog

GuruMuda.web.id - Bagi guru blogger, guru yang suka ngeblog, pastinya sudah terbiasa menulis atau posting di blog pribadi. Saya pun demikian. Menulis seputar pendidikan dan dakwah dituangkan di blog Guru Muda tercinta ini dengan alamat www.gurumuda.web.id.

Namun, banyak rekan sejawat yang masih belum punya blog. Banyak pula alasannya. Salah satu alasannya:

“Saya nggak bisa membuat blognya, Pak?”

Kalau saya ada waktu renggang, saya sering membuatkan blog rekan guru dan juga dosen secara FREE. Tujuannya supaya mereka aktif menulis di blog. Sayang kalau mereka menulis, apalagi yang panjang-panjang hanya ditulis di kronologi faceboknya saja. Padahal, tulisannya akan terus dihimpit dengan tulisan baru.

Adalah GURUSIANA. Yang menurut hemat saya bisa dijadikan sebagai tempat menuangkan ide tulisan, bisa fiksi maupun non fiksi. Tulisan perdana saya berjudul Selingkuh Bu Sonia. Cerita pendek yang saya tulis ulang di blog Guru Muda. Cerita yang sangat pendek sekali.

Ada beberapa kategori tulisan di Gurusiana:
- Opini
- PTK
- Best Practice
- Reportase
- Kolom
- Cerpen
- Resensi
- Parenting

Tampilannya seperti di bawah ini:



Lalu, bagaimana cara daftar di Gurusiana, Pak?

Untuk daftar di Gurusiana sangatlah gampang:
1. Sila untuk mengunjungi gurusiana.id atau silakan ketik di Pencarian Google "gurusiana.id". Jangan lupa KLIK ya...


2. Silakan nikmati dulu tulisan hasil karya guru. Jika sudah membaca artikel para guru, apalagi cerpen Cerpen Guru Muda Selingkuh Bu Sonia,
Silakan untuk meng-klik Daftar, seperti di bawah ini:


3. Anda akan diarahkan ke halaman pendaftaran:

Silakan isi:
- Nama
- Alamat Email
- Telepon
- Password

Catatan: Jangan lupa klik juga "Saya bukan robot". Lalu KLIK Register.

4. Cek Email
Jika tidak ada di kotak masuk, silakan cek di SPAM. Klik tulisan "Verifikasi Akun Sekarang Klik Disini"


5. SELAMAT
Anda sudah bisa menulis di gurusiana dan bisa mengedit data pribadi.



Salam Aktif Menulis!!!

Eitsss... Tunggu dulu

Ternyata di Gurusiana, kita tidak hanya bisa menulis saja. Menyisipkan video pun sangat-sangat bisa. Tulisan Pak Luki Burhansyah dengan judul "Tutorial Cara Membenamkan Vidio di Gurusiana" bisa membantu.

Selain menulis, Anda bisa menambahkan video sebagai penguat artikel. Selamat berkarya!!!

Semoga Bermanfaat.



Read More

AGUPENA: Wadahnya Guru Penulis Indonesia

GuruMuda.web.id - Pentingnya guru membudayakan menulis menjadi tugas penting bagi guru yang lainnya untuk mewadahi guru penulis atau calon penulis. Maka, diperlukan organisasi untuk memfasilitasinya.

Asosiasi Guru Penulis Indonesia (AGUPENA) adalah salah satu organisasi nonprofit di Indonesia yang anggotanya adalah para guru/pensiunan guru, dosen/pensiunan dosen dan tenaga kependidikan/pensiunan tenaga kependidikan yang memiliki minat dalam kepenulisan.

AGUPENA yang berkedudukan di Kota Tangerang, Banten ini berdiri sejak 28 November 2006 di Jakarta. Achjar Chalil (almarhum) adalah pendiri dan sekaligus ketua umum pertama.

Achjar Chalil, S.Pd (alm)

Tujuan dibentuknya AGUPENA untuk membantu pemerintah dalam rangka membangun peradaban dan mencerdaskan kehidupan bangsa, melalui kegiatan penulisan karya tulis: fiksi atau nonfiksi, karya ilmiah maupun karya sastra, serta bahan ajar yang mengandung nilai-nilai agama, moral, etika, estetika, akhlak mulia, pengembangan dan penguasaan teknologi. Ini selaras dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003: Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen.

AGUPENA Didirikan oleh Para Pemenang Lomba Penulisan Naskah Buku Bahan Bacaan

Atas usulan dan dukungan Dirjen Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PMPTK) yang saat itu dijabat oleh Prof. DR. Fasli Jalal, AGUPENA didirikan pertama kali pada tanggal 28 November 2006 di Jakarta oleh para Pemenang Lomba Penulisan Naskah Buku Bahan Bacaan yang diselenggarakan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.

AGUPENA ini bersifat keilmuan, profesional, dan mandiri dengan memiliki tiga fungsi:

Pertama, sebagai wadah persatuan, pembinaan dan pengembangan guru penulis Indonesia.
Kedua, sebagai wadah partisipasi aktif profesional guru penulis dalam usaha menyukseskan pembangunan nasional. 
Ketiga, sarana penyalur aspirasi anggota dan komunikasi sosial timbal-balik antarorganisasi profesi, kemasyarakatan, dan pemerintah. 


Kegiatan dan Usaha AGUPENA

Tentunya sebuah organisasi harus di dukung dengan kegiatan dan usahanya. Adapun Kegiatan dan Usaha AGUPENA sebagai berikut:
  • Memberikan  pembinaan dan pelatihan kepada para guru, dosen, dan tenaga kependidikan agar mampu menulis bahan bacaan, buku pelajaran, karya ilmiah dalam bentuk tulisan yang selaras dengan tujuan pendidikan Nasional sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
  • Membantu Pemerintah mendorong peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan bagi dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara;
  • Menjalin kerja sama dengan lembaga pemerintah dan swasta di dalam maupun di luar negeri bagi kemajuan dan kesejahteraan serta peningkatan kualitas profesi guru penulis;
  • Menerima/melayani guru, dosen, dan tenaga kependidikan yang menulis bahan bacaan yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta diperuntukan bagi peserta didik dari tingkat Taman Kanak-kanak sampai Perguruan Tinggi;
  • Menyelenggarakan penelitian, pelatihan, dan pengembangan di bidang ilmu pengetahuan serta studi banding keilmuan dan profesi;
  • Melakukan kegiatan dan usaha lain yang halal yang dapat mewadahi dan menghidupi kegiatan organisasi dan para anggotanya.

Keanggotaan AGUPENA

Ada tiga kategori keanggotaan di AGUPENA, yaitu :

1. Anggota Biasa
Guru/Pensiunan Guru
Dosen/Pensiunan Dosen
Tenaga Kependidikan/Pensiunan Tenaga Kependidikan
2. Anggota Luar Biasa
Mereka yang masih mengikuti pendidikan sebagai calon guru dan siapa pun yang memiliki perhatian kepada dunia kepenulisan yang relevan dengan pendidikan
3. Anggota Kehormatan
Mereka yang karena keahliannya, sifat pekerjaannya, atau kedudukannya oleh organisasi dipandang dapat memberikan partisipasi bagi perkembangan dan kemajuan AGUPENA.
Mereka yang karena minat dan kegiatannya telah berjasa terhadap perkembangan dunia kepenulisan
***
Untuk mengetahui hasil karya tulis Guru Indonesia sila untuk mengunjungi situs AGUPENA: www.agupena.or.id

Read More