Rabu, 17 Mei 2017

Guidebook Ramadhan for Kids: Panduan Orang Tua Dampingi anak Mengisi bulan Suci Ramadhan

GURUMUDA.WEB.ID - Guidebook Ramadhan for Kids: Panduan Orang Tua Dampingi anak Mengisi bulan Suci Ramadhan

Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan sebuah pesan singkat dari rekan di grup Whatsapp. Guide book yang dibuat oleh Ragwan M Al Aydrus ini dalam bentuk ebook untuk kita orang tua di bulan suci ramadhan.

Untuk memudahkan orang tua yang lainnya, saya menulis ulang Guide Book ini di Microsoft Office Word. 


Apa itu Guide Book Ramadhan for Kids?

Ramadhan for Kids adalah panduan bagi orang tua untuk mendampingi anak mengisi waktu di bulan suci ramadhan.

Planner ini ditujukan untuk anak usia sekolah (6-7 tahun ke atas), meski tetap dapat digunakan untuk semua usia dengan penyesuaian materi dan pendekatan.

Guidebook ini isinya apa saja?
  1. Tips bagi orang tua
  2. Penanda Harian
  3. Checklist Aktifitas
  4. Silabus Topik Harian
  5. Quality Time

6 Tips  untuk Orang Tua dalam mendampingi anak beribadah di bulan Ramadhan


#1. AJARKAN IMAN DULU

Kenalkan anak kepada Allah Swt dengan mengamati alam raya dan memikirkan nikmat-nikmatNya. Jundub bin Junadah berkata, “Dahulu kami telah bersama nabi sejak kami masih remaja mendekati usia balig. Kami mempelajari iman sebelum mempelajari Al-Qur’an dan kemudian kami mempelajari Al-Qur’an sehingga iman kami bertambah dengan mempelajari Al-Qur’an tersebut.” (HR.Ibnu Majah)

#2. ALLAH AR-RAHMAN
Pengenalan Iman pertama haruslah membuat anak Cinta kepada Allah. Misal "Allah sayang sama anak yang berpuasa". Dengan begitu,  anak akan lebih optimis, menunjukkan rasa bersyukur, dan lebih termotivasi untuk beribadah. Sebaliknya, menakut-nakuti anak dengan kemurkaan Allah Swt akan membuat anak mudah putus asa dan terpuruk dengan rasa bersalah

#3. TUNJUKKAN CINTA
Orang tua wajib menunjukkan kasih sayang kepada anak. Hal yang tidak sejalan jika orang tua memperkenalkan tentang kasih sayang Allah Swt tetapi anak tidak dapat melihat dan meneladani kasih sayang tersebut dari orang tua. Rasulullah Saw bersabda : "Barang siapa yang tidak menyayangi, niscaya dia tidak akan disayangi.” (HR. Muslim)

#4. JADILAH ROLE MODEL
Teladan yang baik adalah sebaik-baiknya pendidikan. Dalam konteks Ramadhan, orang tua perlu menciptakan suasana cinta Ramadhan di dalam rumah. Percuma mengajarkan anak tentang shalat jika orang tua masih meninggalkannya, sia-sia mengajarkan anak untuk mengontrol amarah jika orang tua masih melampiaskan amarah dengan berteriak-teriak di hadapan anak.

#5. NO IMBALAN DI  AWAL         
Dalam mengajarkan ibadah kepada anak, hindari memberitahukan imbalan kepada anak di awal. Seperti “kalau adek puasanya full, nanti ayah kasih tas sekolah baru!” Sebaiknya, berikan imbalan di akhir tanpa memberitahukannya. Kemudian saat orang tua memberikan apresiasi melalui hadiah, tekankan juga bahwa hadiah tersebut adalah rezeki dari Allah Swt.

#6. SABAR 
Dalam membiasakan anak beribadah, orang tua perlu bersabar. Karenanya mengajarkan ibadah perlu dilakukan sejak dini agar proses pendidikan dapat dilakukan secara bertahap. Allah Swt berfirman: "Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya." (QS. Thaha: 132)


Topik Harian: Obrolan Ramadhan bersama Anak

Hari ke-1:  Mengenalkan Ramadhan 
Mengapa berpuasa? Ceritakan mengenai puasa sebagai salah satu rukun  Islam dan latihan untuk membangun kebiasaan baik.  Kemudian ajarkan tata cara berpuasa dan apa saja yang membatalkan puasa. 

Hari ke-2:  Pentingnya Niat 
Melalui pelafalan niat berpuasa, orang tua bisa menyisipkan pelajaran mengenai niat sebagai asas dari setiap amalan. 

Hari ke-3:  Ramadhan Di Masa Rasulullah Saw 
Ceritakan puasa di masa Rasulullah Saw yang penuh dengan suasana ibadah yang khusyuk yang disertai dengan peningkatan ibadah dibanding hari-hari biasanya. 

Hari ke-4:  Keutamaan Makan Sahur 
Orang tua dapat menjelaskan hadits tentang keutamaan makan sahur dan manfaatnya untuk kesehatan. 

Hari ke-5:  Puasa dalam Perjalanan 
Orang tua memberitahu bagaimana hukum berpuasa dalam perjalanan. 
"Apabila tiba bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan setan-setan dibelenggu " (HR. Muslim)

Hari ke-6: Pentingnya makanan yang baik 
Selain mengenalkan sunnah berbuka orang tua j uga bisa menjelaskan makanan yang baik dan sehat untuk sahur dan berbuka.  

Hari ke-7: Shalat Tarawih 
Sambil mengajak anak shalat tarawih, orang tua bisa menceritakan mengenai keutamaan Sunnah ini. 

Hari ke-8: Kisah Perang Badar 
Sambil menceritakan sejarah heroik perang Badar, orang tua bisa menanamkan kepada anak bahwa berpuasa tidak membuat kita lemah, melainkan semakin kuat dan produktif 

Hari ke-9: 10 Hari Pertama Bulan Ramadhan 
Hadits mengenai 10 hari pertama Ramadhan adalah rahmat. Orang tua dapat menyampaikan sifat Allah Swt yang Maha Pengasih dan Penyayang. 

Hari ke-10: Menahan Amarah 
Ajarkan anak bahwa di samping menahan diri untuk tidak makan dan minum, kita j uga tidak boleh mengekspresikan kemarahan. 

"Ada tiga golongan orang yang tidak ditolak doanya mereka: orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan donya orang yang dizalimi"  (HR. Tirmidzi)

Hari ke-11: Ramadhan di Penjuru Dunia 
Ajak anak menonton video mengenai Ramadhan di berbagai negara, lalu bahas hal yang menarik dari kebiasaan muslim luar negeri dan tantangan yang mereka hadapi. 

Hari ke-12: Bersedekah di Bulan Ramadhan 
Orang tua bisa menyampaikan keutamaan sedekah dan kisah bagaimana pemurahnya Rasulullah Saw di bulan Ramadhan. 

Hari ke-13: Menyayangi Anak Yatim 
Sambil menceritakan kasih sayang Rasulullah kepada anak yatim, orang tua bisa mengajak anak berkunjung ke panti asuhan lalu bangkitkan perasaan empati anak. 

Hari ke-14: Pentingnya Bersyukur 
Ajarkan anak untuk mensyukuri nikmat Allah Swt melalui doa berbuka. 

Hari ke-15: Kejujuran 
Beritahu anak bahwa puasa j uga melatih kej uj uran, di mana saat hanya Allah Swt yang tahu bahwa anak benar-benar berpuasa atau tidak. 
 "Barangsiapa yang tidak menahan perkataan keji dan perbuatan buruk didalamnya, maka Allah tidak butuh (orang itu) menahan makan dan minumnya" (HR. Bukhari) 

Hari ke-16: Sifat Malu 
Ajarkan sifat malu sebagai adab kepada anak untuk tidak makan di depan orang berpuasa. 

Hari ke-17: Nuzulul Qur'an 
Ceritakan kisah bagaimana Al-Qur’an diturunkan dan keutamaan membacanya. 

Hari ke-18: Puasa Bagi Anak 
Orang tua bisa menjelaskan konsep usia baligh kepada anak di mana hal tersebut menandakan waj ibnya menjalankan  syariat termasuk puasa Ramadhan. 

Hari ke-19:10 Hari kedua Ramadhan 
Hadits mengenai 10 hari pertama Ramadhan adalah ampunan Allah Swt (magfirah). Dari sini orang tua bisa menjelaskan sifat Allah Swt yang Maha Pengampun. 

Hari ke-20:  Shalat Witir 
Orang tua dapat menjelaskan tata acara shalat witir dan keutamaannya.  
"Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa. " (HR. Bukhari & Muslim)

Hari ke-21:  Lailatul Qadr 
Orang tua dapat menceritakan keutamaan malam lailatul qadr untuk memotivasi anak agar tetap semangat beribadah di 10 hari terakhir.

Hari ke-22:  10 Hari terakhir Ramadhan 
Ceritakan kepada anak bahwa di 10 hari terakhir Ramadhan Rasulullah Saw dan para sahabat ra. semakin meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadahnya. 

Hari ke-23:  I't ikaf 
Ajarkan anak apa itu itikaf, dan bila memungkinkan ajak anak ke masj id untuk membuatnya merasakan pengalaman ber-i’tikaf. 

Hari ke-24:  Pintu Ar-rayyan 
Orang tua dapat mengapresiasi usaha anak untuk berpuasa dengan menceritakan mengenai hadits “pintu ar-rayyan”. 

Hari ke-25:  Persiapan Idul Fitri 
Ajarkan anak mengenai keutamaan idul fitri sebagai hari raya ummat  Islam. Bangun suasana menyambut idul fitri sejak awal. 

"Dahulu Nabi Shallallaahu ‘alaihi wasallam jika telah memasuki sepuluh hari  terakhir (bulan Ramadhan) maka beliau mengencangkan sarungnya, beliau menghidupkan malam-malamnya (dengan ibadah) dan beliau membangunkan keluarganya."  (HR. Bukhari)

Hari ke-26:  Puasa Syawal 
Ceritakan kepada anak keutamaan Puasa Syawal. Kenalkan pula macam puasa Sunnah selain puasa wajib Ramadhan. 

Hari ke-27: Sunnah Idul Fitri 
Beritahu anak Sunnah-sunnah idul fitri dan buat komitmen untuk menjalankannya bersama. 

Hari ke-28: Pentingnya Silaturahim 
Kenalkan anak tradisi bersilaturahim yang sangat dianj urkan dalam  Islam. 

Hari ke-29: Bersedih akan berakhirnya Ramadhan 
Bangun kecintaan anak pada bulan Ramadhan sebagai bulan penuh keutamaan, ajak anak untuk berdoa bersama agar bisadisampaikan kembali pada Ramadhan berikutnya. 

Hari ke-30: Refleksi Bersama 
Pada malam 'Id, sempatkan untuk berefleksi bersama anak, sampaikan bahwa orang tua bangga karena anak telah berusaha untuk mengisi bulan Ramadhan dengan aktivitas yang bermanfaat. Tekankan bahwa setelah Ramadhan orang tua dan anak akan tetap berkomitmen membangun kebiasaan baik bersama. 

"Dan sempurnakanlah puasa kamu mengikut bilangan dari dalam bulan Ramadhan (29 hari atau30 hari) dan bertakbirlah (membesarkan Allah Swt) atas petunj uk-Nya yang diberikan kepada kamu, semoga kamu bersyukur." (Surah al-Baqarah:185)

Topik-topik di atas sebatas  rekomendasi. Jika seandainya ayah/bunda  sudah  pernah mengajarkan anak  mengenai salah satu atau  beberapa topik di atas, ayah/ bunda  bisa me-recall  pemahaman anak atau  mengaitkannya dengan  pengalaman anak (dengan mengajak anak  berdiskusi ringan/meminta anak  berpendapat). 

Mungkin juga anak sudah terbiasa melakukan suatu amalan, misal makan sahur, namun bisa jadi anak  belum paham  manfaat dari  makan sahur tersebut. 

Di sini orang tua dapat menjelaskan  lebih dalam agar anak  memahami  hikmah di  balik Sunnah  Rasulullah Saw. Selain itu, ayah/ bunda juga  bisa  mengganti topik  yang ada dengan  kisah-kisah  Para Nabi, Sahabat Saw, atau tokoh-tokoh Islam (mengenalkan anak dengan  role model yang baik).  

Dalam  menyampaikan topik-topik di atas, orang tua  bisa  memanfaatkan momen apa saja: sambil  berkendara di  mobil, saat akan tidur, selesai shalat  berjamaah, bahkan saat
bermain  bersama selama orang tua  bisa memancing  perhatian atau  rasa ingin tahu anak. 

Sebaiknya  kaitkan  bahan diskusi  Ramadhan di atas dengan  pengalaman anak,  karena anak akanlebih  mampu untuk  memahami dan  mengingat  pengetahuan  barunya jika pengetahuan tersebut cukup  bermakna secara  personal.

Untuk mendapatkannya, saya sudah mengunggah di Google Drive: DI SINI
Read More

Sabtu, 29 April 2017

Ice Breaker Guru Muda di SMPN 1 Leles

GURUMUDA.WEB.ID --- Ketika anak didik merasa bosan saat guru memberikan materi ajar, perlu cara menyiasatinya supaya anak betah bahkan tetap fokus pada materi dan pemateri/guru.


Kamis, 27 April 2017, saya diberikan kesempatan untuk memberikan 'sesuatu' kepada siswa kelas 9 di SMPN 1 Leles, Garut.

Bersama 3 rekan guru, mendampingi SMK IT IQRO untuk memberikan penerangan seputar visi misi SMK IT IQRO yang baru berdiri dua tahun yang lalu.

Ada kesempatan saya untuk memberikan Ice Breaker sama anak-anak yang sebentar lagi akan keluar untuk melanjutkan ke jenjang SMA.

Anak-anak SMP 1 Leles sangat antusias ketika saya ajak mereka untuk senam otak. Kebanyakan dari mereka tidak tahu apa itu Senam Otak. Padahal senam otak ini yang merupakan bagian dari ice breaker harus menjadi bagian dari kegiatan pembelajaran.

Menurut Guru Muda, setiap guru harus bisa menciptakan atau mengolaborasikan metoda pembelajaran supaya disukai siswa.





.
Read More

Selasa, 18 April 2017

Garut Memang Gila

GURUMUDA.WEB.ID - Suasana Garut di Bulan Rajab ini memang sangat berbeda dari biasanya. Rajab membawa keberkahannya bagi siapa saja yang meyakininya. Ya. Peringatan Isra wal Mi'raj menjadi agenda tahunan bagi para penggerak, pendakwah, pengiring, dan orang-orang sebagai pelaku kebaikan. 

Tak terkecuali bulan Rajab ini. Dengan seantero kegiatan mulai dari yang sederhana sampai acara mengundang pejabat. Bahkan yang agak "memaksa" calon bupati yang ingin ikut berkumpul atas nama silaturahmi.

Garut Memang Gila. Salah satu kegilaanya adalah masyarakat dari tiap-tiap daerah atau kecamatan mengadakan festival marawis. Ini terlihat mulai bulan Maret yang lalu. Bisa jadi festival marawis akan berlanjut sampai bulan Ramdhan/Juni 2017.

Tahu sendiri, Marawis di Kabupaten Garut sangat membanggakan. Kurang lebih ada sekitar 500-an grup marawis dari  42 kecamatan ini. Belum lagi grup marawis dari pelosok yang belum tercatat oleh Ikatan Hadroh Marawis Garut atau IHMAGA.

Gilanya lagi, Anak-anak TK pun sudah lihai memainkan alat perkusi kolaborasi kesenian Timur Tengah dan Betawi ini. Karena biasanya grup marawis didominasi oleh orang-orang remaja dan dewasa, tapi tidak dengan grup marawis di Garut. 
Grup Marawis yang didominasi oleh anak-anak TK. dokpri

Bangga. Bersyukur. Dari sepak terjak IHMAGA yang saya tahu, sepak terjangnya membendung seni budaya barat harus didukung oleh semua pihak, termasuk oleh pemerintah. Bagaimana mereka blusukan ke daerah-daerah, melakukan sosialisasi, pembinaan, perekrutan, dan lainnya.

Festival Marawis di Bayongbong. dokpri

Semoga kegilaannya mengadakan festival marawis dilandasi dengan niat baik, keikhlasan dan yang paling penting "ngahiap" masyarakat dengan cara yang baik.
Read More

Senin, 03 April 2017

Kini Terbit Digital Buletin Guru Muda Edisi Perdana

GURUMUDA.WEB.ID - Alhamdulillah, beberapa hari ini disela-sela kesibukan beraktivitas harian, akhirnya saya bisa menerbitkan digital bulletin Guru Muda yang perdana. Cukup menguras waktu meskipun hanya 4 halaman saja. 


Berapa hari pembuatan Buletin Digital Guru Muda ini?

Bagi pemula seperti saya, butuh 2 hari untuk membuat buletin digital ini. Bisa dibilang sebentar, bisa juga lama. Ini demi mengajar deadline yang harus siap terbit tanggal 3 April 2017. Adapun hasilnya itu kembali kepada penilaian pembaca.


Siapa saja ikut berkontribusi?

Karena ini merupakan media personal yang ditujukan untuk umum. Maka, dalam pembuatannya pun semua oleh saya. Mulai dari penulisan naskah, editing, lay out dan desain. Tujuannya sebagai media pembelajaran juga buat saya atau sebagai learning test

Insya Allah ke depan , di bulletin digital ini akan menerima kiriman  teks atau gambar dari murid-murid saya di sekolah maupun di pesantren.

Baca Juga



Apa saja  isi Buletin Digital Guru Muda?

Untuk mengawali terbitnya bulletin digital ini, di halaman pertama ada opini saya yang berjudul Pentingnya Guru Menulis. Ditambah lagi undangan kerjasama dari Ruangguru.com kepada saya untuk menjadi Master Teacher.

Halaman kedua adalah informasi lanjutan dari halaman pertama. Ditambah lagi kata-kata motivasi.

Untuk halaman ketiga, ada sedikit kata demi kata yang dibalut menjadi kalimat puitis. Puisi Guru Muda menjadi bahan tulisan di bulletin digital ini. Ke depan, tidak hanya puisinya saja, melainkan apa pesan dan nilai yang terkandung di dalam puisi yang akan saya buat.
Masih di halaman ketiga, ada content TATAROS.  Di rubrik TATAROS  ini seperti halnya ensiklopedia, atau kamus penting dengan tulisan yang singkat, padat dan ilmiah. 



Dan untuk halaman empat, ada rubrik EduJournalism. Di rubrik ini, gaya tulisan seperti halnya di media Koran, majalah atau yang lainnya. Liputan langsung saya seputar dunia pendidikan dan dakwah.



Disisipi dengan komik pendidikan. Pada kali ini komik pendidikan dibuat oleh seorang guru kreatif, yang saya ambil dari blognya langsung ayip7miftah.wordpress.com

Baiklah, semoga saya bisa istiqomah untuk terus menerbitkan bulletin digitalnya seminggu sekali.

Untuk versi PDF, bisa Anda lihat di Google Drive.

Semoga bermanfat.

Read More

Sabtu, 01 April 2017

Miliki Buletin Digital Guru Muda Mulai 3 April 2017 secara GRATIS

GURUMUDA.WEB.IDTak bisa dimungkiri, buletin menjadi media cetak yang sampai saat ini masih dimanfaatkan suatu organisasi. Di era digital, bulletin versi cetak diupgrade menjadi E-Bulletin (bulletin elektronik) untuk memudahkan pembaca yang sudah terbiasa mengakses informasi melalui internet.



Tak terkecuali dengan Guru Muda, saya mencoba membuat dan menerbitkan Digital Bulletin yang bisa dibaca oleh siapa pun tanpa dibatasi oleh umur. 


Apa itu Buletin Digital?


JIka menilik pada pengertian Koran elektronik atau koran digital (bahasa Inggris: e-paper) yang berarti surat kabar dalam format elektronik yang dapat diakses dengan komputer atau ponsel cerdas.

Maka, Buletin Digital tidak jauh berbeda dengan koran digital yaitu salah satu media komunikasi visual yang berbentuk kumpulan lembaran-lembaran atau buku-buku diusahakan secara teratur oleh suatu organisasi atau instansi. Dan dalam buletin dimuat pernyataan-pernyataan resmi dan singkat bagi publik.

Karena perkembangan teknologi, buletin yang hanya berbentuk cetak, kini tersedia versi digital atau elektronik. Koran versi cetak secara digitalisasi dibuat persis atau menyerupai sumbernya yang biasanya menggunakan metode pemindaian.


Apa Tujuan Saya Membuat Buletin Digital?


Saya berusaha untuk selalu berinovasi. Dengan membiasakan diri memiliki mental inovasi, saya harus siap berpikir, bertafakur, mencari referensi, berkreasi tanpa batas. Ujung-ujungnya, bagaimana supaya saya bisa bermanfaat, khususnya buat diri saya pribadi. Syukur-syukur bisa bermanfaat juga buat pembaca atau pelanggan.


Apa Kelebihan Buletin Digital versi Guru Muda?


# 1. Dari Nama

Untuk membedakan, saya namai dengan Digital Bulletin, bukan dengan e-bulletin. Meskipun versi jadinya akan berupa gambar (jpg) atau Pdf seperti ebook.

# 2. Bukan Organisasi

Buletin Digital ini dibuat secara personal/pribadi, bukan atas nama suatu lembaga atau organisasi komunitas yang sudah biasa dipasaran.

# 3. Untuk Semua Umur

Buletin Digital Guru Muda dibuat dan diterbitkan untuk semua umur tanpa ada batasan. Ini menandakan bahwa tulisan atau gambar yang ada di bulletin digital ini aman dari SARA, Pornografi, RAS, dan lain-lain.

# 4. Desain Eksklusif

Saya mencoba mempraktikkan sedikit keahlian desain grafis dengan membuat desain Buletin Digital ini semenarik mungkin, kekinian, dan enak dipandang. Dengan tambahan kartun animasi yang diambil dari Google.

# 5. Terbit Mingguan

Buletin Digital Guru Muda akan diterbitkan secara berkala, mingguan, tepatnya setiap Hari Senin.

# 6. Tetap ada Edukasi

Karena dunia saya di pendidikan, maka konten yang ada di buletin digital ini tidak jauh dari dunia pendidikan. Ditambah dengan tulisan bermuatan dakwah.

# 7. GRATIS diperbanyak

Dengan ikhlas saya berikan secara GRATIS bulletin digital ini. Caranya dengan silakan copy versi pdf, lalu silakan diprint dan disebarluaskan.


Lalu, Apa Kekurangan dari Buletin Digital Guru Muda?


Ketika ada kelebihan, pasti ada kekurangan. Dua sisi ini akan selalu bergandengan. Untuk itu, saya menerima kritik, saran dan masukannya untuk perbaikan bulletin digital setiap kali terbitnya.

Semoga bisa Bermanfaat.

Read More

Jumat, 24 Maret 2017

6 Langkah-langkah Membuat Buletin Sekolah yang Kreatif

GURUMUDA.WEB.ID - Buletin sekolah adalah salah satu media informasi, kreativitas, dan penggalian potensi peserta didik di sekolah. Dibuat untuk memberikan keleluasaan ekspresi positif dengan menjadikan kertas sebagai media informasinya. Tentunya dengan memadukan media digital (perangkat IT) sebagai penunjangnya.

Ada beberapa langkah untuk membuat buletin sekolah. Dimana buletin sekolah ini dibuat oleh peserta didik dengan dibimbing oleh guru yang mendukung dan memahami dunia jurnalistik. 


Ada hal-hal yang sangat penting untuk diaplikasikan untuk membuat media informasi seperti buletin sekolah ini. Namun, saya ringkas hanya enam saja.

Berikut 6 Langkah-langkah Cara Membuat Buletin Sekolah yang Kreatif:

PertamaMenyusun Rencana (Planning)

Perencanaan adalah langkah awal untuk mempraktekkan sesuatu. Begitu pun dengan membuat buletin. Di dalam penyusunan rencana ini, kira-kira apa yang akan menjadi bahan berita, tema apa yang akan dipublikasikan untuk minggu ini.

Yang mesti diingat, karena buletin adalah adiknya tabloid, majalah atau koran. Maka, yang unsur pemberitaan di dalam buletin harus memenuhi syarat 5 W + 1 H
google.com

Kedua, Pengumpulan Bahan-bahan Tulisan


Setelah perencanaan, tahap selanjutnya adalah pengumpulan bahan-bahan tulisan atau disebut juga hunting. Dalam tahap hunting ini, anggota Komunitas Jurnalistik atau kalau anak-anak didik yang saya bimbing di MTs IQRo adalah D-LiC alias Digital Literacy Club, harus bisa menyiapkan bahan-bahan untuk nantinya dimuat di buletin.

Bahan-bahan bisa berupa tulisan maupun gambar/ilustrasi. Tulisan untuk memperjelas apa yang hendak diinformasikan ke publik. Sementara gambar sebagai penguat dari tulisan tersebut. Bahkan, gambar bisa menjadi hiburan bagi pembaca buletin. Gambar bisa berupa kartun, karikatur atau komik. Gambar/ilustrasi ini sebagai bumbu dari tulisan inti.

Ketiga, Penulisan Naskah (Writing)



Tahap selanjutnya adalah penulisan naskah. Untuk menulis naskah, tentunya kita memanfaatkan Microsoft Office Word sebagai aplikasi pengolah kata. Meskipun nantinya buletin yang akan kita buat pun dengan mengggunakan Ms. Office Word. Tetapi, tak menutup kemungkinan kita pun ke depannya kita belajar membuat buletin dengan program CorelDRAW, Photoshop atau Adobe Indesign.

Penulisan naskah untuk buletin bersumber pada apa yang kita lihat, apa yang kita dengar dan apa yang kita perhatikan di sekeliling kita. Misalnya, kalau di sekolah, kegiatan seputar ekstrakurikuler, upacara hari Senin, atau kegiatan Class Meeting bisa menjadi bahan naskah yang nantinya dimuat di buletin sekolah.

Tak hanya itu, anggota Komunitas Jurnalistik pun bisa menampung tulisan dari teman-teman sekolahnya. Entah itu puisi, cerpen, komik, kata mutiara, dan tulisan.gambar lainnya. Justru ini akan meringankan anggota komunitas dalam pencarian naskah.

Keempat, Tahap Editing

Editing atau proses penyuntingan, koreksi dan adaptasi naskah merupakan tahap selanjutnya setelah terkumpulnya naskah yang telah ada. Mengedit naskah susah-susah gampang, karena kita harus sedikit menguasai Ejaan yang telah Disempurnakan (EyD) bahasa Indonesia. 

Mengenai EyD, kita bisa meminta bimbingan guru Bahasa Indonesia di sekolah. Karena masih banyak siswa yang belum jeli dalam EyD ini. Ternasuk banyak yang saya dapati ketika memeriksa naskah-naskah cerpen yang meminta saya untuk mengeditnya.

Kelima, Desain Buletin


Tahap kelima dalam pembuatan buletin sekolah adalah desain buletin yang meliputi tata Letak (Lay Out) dan Artistik (mempunyai nilai seni). Pembuat desain ini disebu dengan designer atau lay outer atau juga tim artistik.

Dimana tugas layouter ini :

  1. Mendesain setiap halaman dengan naskah atau gambar
  2. Mengatur halaman (biasanya untuk buletin ada 4 halaman)
  3. Memadukan kreativitas layouter dengan semua unsur dibutuhkan
  4. Selain mendesain halaman buletin dan menata foto, desainer juga bertugas  mendesain promo/pengumuman
  5. Mengedit naskah yang sudah diedit oleh editor


Keenam, Nge-PRINT Buletin


Jika kelima tahapan ini sudah dicapai, maka bersiap untuk mencetak/menge-print naskah yang sudah siap dicetak.

Cara Mencetak Buletin nanti akan dibahas selanjutnya.

Read More

Minggu, 12 Maret 2017

Hidup Hanyalah Istighfar, Judul Puisi yang Dibacakan Wagub Deddy Mizwar

GuruMuda.web.id - - - Bersyukur saya bisa menghadiri Majelis Ta'lim Bersatu (MTB) di Masjid Agung Sumedang, Malam Jum'at (10/3/2017). Majelis yang diselenggarakan sebulan dua kali ini sekaligus memperingati HUT Koran kebanggaan Kota Leutik Campernik ini, Sumedang Ekspress.

Wabup Jabar Dedi Mizwar sedsang membacakan puisi didampingi Abuya KH. Muhyiddin
Padahal agenda inti saya ke Sumedang untuk menghadiri acara resepsi adik saya (anak dari bibi) yang akan melangsungkan pernikahannya esok hari (Jum'at). Tiba di Sumedang Kota, sekitar jam delapan malam. Terdengar ada suara munsyid yang bersholawat dengan ditabuhi pukulan hadroh, saya yakini di Masjid Agung Sumedang sedang ada kegiatan pengajian.

Benar saja, ratusan orang sudah hadir di pelataran masjid. Tak panjang pikir, saya minta diberhentikan tepat di depan Masjid Agung Sumedang sama sopir angkot 04.

Membaca spanduk di depan, ternyata tak hanya rutinan pengajian yang dipimpin oleh Abuya KH. Muhyiddin Abdul Qodir Al Manafi saja, melainkan sekaligus tasyakuran Koran Sumedang Ekspress dalam miladya yang ke-7.

Acara ini benar-benar istimewa, bukan hanya biasa dihadiri oleh mustami' (pendengar) setia saja, melainkan dihadiri oleh ratusan Ormas, LSM, aparat pemerintah, Kepolisian dan juga dari Yonif 301.

Istimewanya lagi, Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar pun ikut menghadiri pengajian berkah ini. Selain sambutan, Wabup Deddy Mizwar pun sempat membacakan puisi yang mampu menghipnotis para jamaah.

Tidak saya sia-siakan kesempatan langka ini untuk didokumentasikan. Direkam. Lalu, ditulis di blog ini.


HIDUP HANYALAH ISTIGHFAR

Karya: Nashruddin Anshori *


malam ini kutemukan kembali sisa nafas
ada yang menjelma sayap bidadari
ada juga yang ditakdirkan menjadi empedu

hidup hanyalah istighfar

belajar mereangkai kelopak mata
menyusuri lorong sunyi
menuju jalan kembali

ada saat ketika nafas pelan-pelan 
mulai mengelupas dari lubang hidung
dan tersisa butiran kapas

hidup sejati hanyalah istighfar

hari ini kembali kuhitung sisa nafasku
tapi yang kutemukan hanya dosa yang melimpah
memenuhi sejarah dan berhamburan
sepanjang waktu
laksana bermilyar butiran debu

Tuhanku...
aku malu...
aku malu berkaca pada cakrawala
pada biru langit yang tanpa celah
aku malu bercermin
pada bumi yang selalu terinjak dan diludahi
tettapi teteap saja bersabar
dan bahkan memberikan buah paling manis
dan harum semerbak wnagi melati

hari ini...
kujumlah dekapanmu
pada helai demi helai nafasku
tapi yang tersisa hanya desiran angin
rasa bersalah dari seluruh penjuru

* Nashruddin Anshori adalah sahabat dari Wakil Gubernur Jawa Baat, Deddy Mizwar.
Read More

Jumat, 03 Maret 2017

Blusukan ke Kampung Pataruman

GuruMuda.web.idPataruman, salah satu kampung di wilayah Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora, Garut. Sebuah kampung yang memiliki sejarah panjang jika dikaitkan dengan jaman penjajahan atau gerombolan.
Gapura Selamat Datang Kampung Pataruman

Malam ini, lepas ratiban dan shalawatan yang menjadi rutinitas mengisi jadwal santri di malam Jum'at, saya menyambangi Kampung Pataruman yang berbatasan dengan kampung Cihaur. Sekedar bersilaturahim sama orangtuanya anak-anak santri.
Malam Jum'at diisi dengan Ratiban dan Istighasah Shalawat
Baru kali ini blusukan malam-malam di kampung dulunya sebagai basis pertarungan pribumi dan penjajah. Karena biasanya saya jambangi orang tua santri yang ada di Kampung Lunjuk Girang.

Saya maklumi ketika kedatangan saya disambut dengan kekagetan penuh tanya oleh orang tua santri. 

Wajar karena ini pertama kalinya mengunjungi rumah anak-anak. Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.

Saya awali mengunjungi rumah orang tua Sandi. 

"Assalamu'alaikum..."

Baru dapat jawaban salam ketiga kalinya. Saya yakin penghuni rumah ada.

Yang membuka pintu Sandi. Saya mencoba untuk tidak memperlihatkan bahwa saya tahu santri ini cukup kaget dengan kedatangan saya. Berhubung hampir sebulan ini Sandi tak lagi mengaji. Ia langsung kabur ke kamarnya.

Bapak,ibu dan adik Sandi tak kalah kaget. Mereka langsung mempersiapkan karpet untuk saya duduki. Ayahnya yang sedang menonton pertandingan antara PERSIB vs PBFC langsung mempersilakan.

"Silakan, A, duduk!"

Tidak ada obrolan yang sangat serius yang saya awali. Pun dengan orang tuanya. Tampaknya mereka masih bingung, ada apa dengan kedatangan saya.

"Saya hanya ingin bersilaturahim, mumpung saya lagi nyantai." saya mencoba untuk menjawab kebingungan mereka.

"Oh iya, A" singkat

Tak lama saya di sana. Karena harus menuju ke rumah santri yang lain. Dan saya pilih Agis. Si yatim yang cukup "plus" ini menjadi target blusukan saya selanjutnya.

Saya disambut langsung ibunya yang buruh tani. Sementara Agis di rumah neneknya, di samping rumahnya.

Seperti semula, kekagetan ibunya Agis dapat saya lihat. Pun alasan sama ketika berkunjung ke rumah orang tua Sandi. Hanya bersilaturahim saja.

Namun, obrolan dengan ibunya Agis begitu mengalir. Demi menghidupi sehari-hari, ibunya Agis rela menjadi pemulung sisa yang jatuh ke tanah, dari para petani yang sudah panen. Ia lakukan dari kampung ke kampung, bahkan lintas desa.

Dari blusukan malam ini, saya banyak sekali menemukan ilmu dan hikmah yang hanya saya rasakan. Setidaknya dengan tulisan ini saya merekam jejak secuil perjalanan indahnya bersilaturahim.

Read More

Minggu, 19 Februari 2017

4 Aplikasi untuk Membuat Buletin Kreatif

Gurumuda.web.id - Buletin sebagai salah satu media informasi kepada khalayak untuk memberikan kegiatan yang dilakukan. Buletin Sekolah dibuat bisa sebagai media publikasi kepada khalayak umum, termasuk orang tua siswa.

Pun buletin menjadi media belajar siswa, sebagai aplikasi dari kegiatan belajar mengajar. Memadukan beberapa pelajaran, khususnya pelajaran Bahasa Indonesia.

Saya biasa membuat buletin dengan aplikasi yang sedikit saya kuasai, diantaranya dengan CorelDRAW atau Microsoft Office Word. Namun, ada lagi aplikasi untuk membuat buletin kreatif sekolah.


4 Aplikasi untuk Membuat Buletin Kreatif:


1. Microsoft Office Word
 Untuk membuat buletin di MNicrosoft Office Word pernah saya tulis di postingan sebelumnya berikut contohnya.

Baca: Cara Membuat Buletin Kreatif Sekolah dengan Microsoft Office Word

2. Microsoft Office Publisher
Saya anggap Anda sudah bisa membuka aplikasi Microsoft Office Publisher.
Di sana akan banyak pilihan / Tipe Publikasinya. Seperti ini.


lalu, pilih Newsletters

Silakan pilih desain yang Anda sukai, lalu isi artikel seputar kegiatan sekolah atau yang lainnya.

3. Membuat Buletin dengan CorelDRAW

Aplikasi CorelDRAW memang dispesialkan untuk membuat desain grafis, termasuk membuat buletin.
Saya sering membuat buletin dengan CorelDRAM. Salah satu contoh buletin yang saya buat di CorelDRAW di bawah ini:

4. Membuat Buletin dengan Photoshop

Photoshop ini jago membuat atau memanipulasi foto. Aplikasi ini pun bisa dimanfaatkan untuk membuat buletin kreatif sekolah. Meskipun agak sedikit bisa, saya sangat jarang menggunakan photoshop ini dalam pembuatan buletin.

Demikian yang bisa saya tulis tentang 4 Aplikasi untuk Membuat Buletin Kreatif.

Semog bermanfaat.

Read More

Selasa, 31 Januari 2017

Peraturan Kompetisi Seni Hadroh AKSIOMA 2017

GuruMuda.web.id - Euforia Seni Hadroh di Indonesia sangat membanggakan. Ini menjadi pertimbangan kembali bagi Dirjen Pendis Kementerian Agama RI untuk memasukkan kembali Seni Hadroh dalam cabang kompetisi AKSIOMA untuk tahun 2017 ini.

Bagi para peserta atau madrasah yang mengikutsertakan peserta didiknya tentu harus memahami bagaimana peraturan kompetisinya.

Ketentuan Kompetisi Seni Hadroh AKSIOMA 2017


  1. Peserta adalah 1 (satu) group hadroh putri dan putra terdiri dari 7 siswi dan siswa MTs perwakilan provinsi.
  2. Peserta melakukan daftar ulang dan pengambilan nomor undian 30 menit sebelum pelaksanaan kompetisi.
  3. Nomor urut penampilan berdasarkan undian yang dilakukan sebelum lomba.
  4. Setiap peserta lomba menyanyikan 1 (satu) lagu pilihan yang telah ditentukan oleh panitia.
  5. Setiap peserta lomba menyanyikan lagu dengan durasi waktu maksimal 10 (sepuluh) menit.
  6. Peserta yang menyanyikan lagu melebihi waktu yang telah ditentukan akan dikenakan pengurangan nilai.
  7. Pemanggilan peserta sesuai nomor undian dan nama peserta tanpa menyebutkan asal kontingen
  8. Nomor undian peserta dikenakan pada dada sebelah kiri.
  9. Pemanggilan peserta dilaksanakan maksimal 3 kali, apabila 3 kali panggilan, belum hadir maka dinyatakan diskualifikasi, kecuali ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, peserta lomba dapat tampil pada urutan terakhir.
  10. Peserta lomba berbusana muslim, rapi, dan sopan.
  11. Peserta dilarang keluar masuk ruangan tanpa ada izin dari panitia.
  12. Peserta dilarang membawa HP ke dalam ruangan lomba.
  13. Para official dan atau pendamping tidak diperkenankan memasuki ruang lomba kecuali ada kepentingan mendesak dan atas izin panitia.
  14. Tim juri menentukan pemenang medali emas, perak dan perunggu putera dan pemenang medali emas, perak dan perunggu puteri. Apabila terjadi nilai yang sama, maka Tim Juri akan menentukan pemenang berdasarkan nilai tertinggi dalam penguasaan suara/vocal.
  15. Keputusan dewan juri akan hasil lomba bersifat mutlak tidak dapat diganggu gugat.

Rampak Hadroh oleh Ikatan Hadroh Marawis Garut ( IHMAGA)

Kriteria Penilaian

Penilaian diberikan terhadap 3 (tiga) unsur nilai sebagai berikut :

  1. Harmonisasi (Materi suara)
  2. Teknik
  3. Skill (ekspresi, penjiwaan)
  4. Performance (penampilan, kekompakan dan bloking panggung)

Lagu yang Dipertandingkan

Lagu wajib yang dibawakan dapat memilih lagu berikut :

  • Rohatil - Habib Syech
  • Alfa Shollallahu - Habib Syech
  • Assalamu‟alaik zaynal anbiya - Habib Syech
  • Sholatun Bisalamin Mubin - Habib Syech
  • Ya hanana - Habib Syech
  • Subhanallah - Habib Syech

Protes


  1. Protes dalam hal non tehnis hanya dapat diajukan ke Panitia Penyelenggara
  2. Keputusan wasit yang sesuai dengan kewenangannya adalah mutlak
  3. Protes dalam hal tehnis dapat disampaikan ke Panitia Penyelenggara.

Technical Meeting

Technical Meeting (pertemuan tehnik) dilaksanakan 1 (satu) hari sebelum pertandingan dimulai dan diikuti oleh official.

Hal-Hal Lain

Hal-hal lain yang belum tercantum dalam peraturan/tata tertib dalam pertandingan ini akan ditentukan kemudian secara musyawarah mufakat pada saat technical meeting.

Read More